Galeri Bertumbuh Tantang 400 Pelajar Mojokerto Lebih Percaya Diri lewat Training Public Speaking

KEMAMPUAN komunikasi menjadi bekal penting bagi generasi muda di tengah persaingan pendidikan dan dunia kerja. Karena itu, Galeri Bertumbuh melatih sekitar 400 pelajar SMA/SMK/MA se-Mojokerto Raya dalam training public speaking “Your Voice Your Power” di Universitas Bina Sehat (UBS) PPNI Mojokerto, Sabtu (31/10).
Kegiatan dibuka oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto, Rini Trisno Wulan Tantri. Ia menekankan pentingnya pengembangan keterampilan komunikasi bagi pelajar sebagai bekal menghadapi tantangan ke depan.
"Kemampuan public speaking dapat membantu siswa menyampaikan gagasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi yang dimiliki," ujar Rini.
Training menghadirkan National Public Speaker, Septiyani, sebagai pemateri utama. Ia membawakan materi dasar-dasar public speaking, pola pikir, serta cara mengatasi rasa gugup. Peserta juga diajak memahami tiga aspek utama, yakni verbal terkait pemilihan kata, vokal mencakup intonasi dan artikulasi, serta visual yang meliputi ekspresi dan bahasa tubuh.

Chairman Galeri Bertumbuh, Muhammad Syifa’a Hanafi, menyampaikan bahwa pengembangan anak muda tidak cukup hanya dengan materi, tetapi harus membuka ruang untuk berlatih dan berani salah.
"Bagi kami, mengembangkan anak muda bukan hanya tentang memberikan materi, tetapi juga membuka ruang agar mereka berani mencoba, berani salah, dan berani bertumbuh. Kami ingin anak muda Mojokerto tidak hanya menjadi penonton atas perubahan, tetapi memiliki keberanian untuk mengambil bagian di dalamnya," ungkap Hanafi.
Ia menambahkan, "Jangan sampai seseorang kehilangan kesempatan bukan karena tidak mampu, melainkan karena belum mampu menunjukkan kemampuannya."
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada tiga pelajar. Garneta Atmayuda dari SMAN 1 Puri sebagai Peserta Terbaik, Mochammad Abhy Musthofa dari MA Syarif Hidayatullah sebagai Peserta Teraktif, dan Muhammad Andrean Zafi Saputra dari SMK Bhakti Pacet sebagai Peserta Terunik. (oce/fen)



