
Terbentur Izin Kerja, Diimbau Manfaatkan Jadwal Tes Susulan
KABUPATEN - Tidak semua warga belajar Paket C di Kabupaten Mojokerto bisa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Faktor pekerjaan menjadi kendala utama, karena sebagian tempat kerja tidak memberikan izin libur meski ujian sudah dijadwalkan khusus di akhir pekan.
Kepala UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gedeg, Hatta Mustofa, mengungkapkan dari total 78 warga belajar Paket C kelas 12, hanya 42 orang yang terdaftar ikut TKA. Sisanya, 36 orang memilih tidak mengikuti ujian.
Menurutnya, rendahnya partisipasi tersebut salah satunya dipicu oleh aturan di tempat kerja masing-masing peserta. Meski pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah memberikan kebijakan jadwal khusus pada hari Sabtu dan Minggu, namun masih ada perusahaan atau tempat kerja yang tetap tidak mengizinkan karyawannya libur.
”Memang sifat TKA untuk kesetaraan ini tidak wajib. Akan tetapi selain itu, ada juga laporan dari warga belajar yang tempat kerjanya tidak mengizinkan libur, jadi mereka terpaksa tidak ikut,” ujar Hatta, Senin (26/10).
Ia menjelaskan, TKA gelombang khusus untuk mata pelajaran wajib akan digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, dan mata pelajaran pilihan pada 7-8 November 2026. Setiap harinya dibagi dalam tiga sesi. Jadwal ini sengaja dibuat di akhir pekan untuk memberi ruang bagi warga belajar yang mayoritas sudah bekerja sebagai karyawan pabrik maupun wirausaha.
Pemerintah masih membuka jadwal susulan pada 16-29 November 2026. Namun jika pada jadwal susulan pun masih terbentur izin kerja, maka peserta dipastikan akan melewatkan TKA tahun ini. ”Karena itu kami selalu tekankan, mumpung sudah ada jadwal khusus Sabtu-Minggu, manfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai terlewat,” katanya.
Hatta menambahkan, bagi 42 peserta yang sudah terdaftar, pihaknya memastikan kesiapan sarana dan prasarana ujian. Sementara hasil TKA sendiri akan diumumkan serentak pada 23 Desember 2026 mendatang. ”Yang sudah daftar sudah kami siapkan. Sarana di satuan pendidikan masing-masing sudah siap,” pungkasnya. (oce/fen)



