Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TK Swasta di Mojokerto Belum Terima Papan Interaktif Digital

I
Penulis: Indah Oceananda❯

 


Advertisement

TERBATAS: Salah satu kegiatan pembelajaran di TKN Pembina Kemlagi yang menggunakan fasilitas papan interaktif digital.
TERBATAS: Salah satu kegiatan pembelajaran di TKN Pembina Kemlagi yang menggunakan fasilitas papan interaktif digital.
Penyaluran Perangkat Dipastikan Tuntas Tahun Depan

KABUPATEN - Belum semua sekolah di bumi Majapahit menerima bantuan papan interaktif digital atau interactive flat panel (IFP) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di jenjang TK misalnya, penyalurannya baru tuntas di tingkat lembaga negeri.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Mojokerto Hariani mengungkapkan, penyaluran IFP dari pemerintah pusat sudah bergulir sejak Oktober lalu. Berdasarkan hasil rekapan data, ada 28 TK negeri di Kabupaten Mojokerto yang telah menerima bantuan tersebut. ’’Setahu saya, kalau yang TK negeri sudah dapat semua,’’ katanya, kemarin (12/12). 

Advertisement

Dia menyebutkan, sebelum perangkat didistribusikan, satuan pendidikan diminta melakukan konfirmasi kesediaan melalui data pokok pendidikan (dapodik). Hal itu agar penyaluran perangkat IFP dilakukan secara tepat sasaran. ’’Kalau yang untuk swasta, memang masih ada yang belum menerima. Karena penyalurannya bertahap terus,’’ terang kepala TKN Pembina Kemlagi ini. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati menyatakan, seluruh sekolah di Kabupaten Mojokerto bersedia menerima papan pintar. Sebab, pengadaan perangkat elektronik dari Kemendikdasmen ini memang harus disesuaikan dengan kesediaan satuan pendidikan masing-masing melalui aplikasi dapodik.  ’’Memang masih ada yang belum dapat, terutama untuk lembaga TK yang swasta,’’ katanya. 

Hingga saat ini, dispendik memantau distribusi IFP agar merata ke seluruh sekolah. Kendati demikian, Yo’ie menyebut perangkat tersebut baru bisa dibagikan 100 persen tahun depan. ’’Setiap sekolah hanya diberi satu papan interaktif, penggunaannya diserahkan kepada sekolah,” imbuhnya. 

Advertisement

Di sisi lain, sebanyak 540 lembaga telah menerima bantuan IFP. Antara lain, di jenjang SD 120 lembaga, dan SMP 420 satuan pendidikan. ”Bantuan pemerintah pusat untuk IFP semua lembaga jenjang SD-SMP negeri dan swasta semuanya dapat,” pungkasnya. (oce/ris)

 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Jawa Pos Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Fun Run Penanggungan 5K Usung Konsep Lari Gembira, tanpa Target Waktu

Fun Run Penanggungan 5K Usung Konsep Lari Gembira, tanpa Target Waktu

Fun Run Penanggungan 5K dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2027 di Lapangan Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto bakal mengusung konsep santai. Peserta tidak akan dikejar target waktu atau cut off

Pemkab Mojokerto Sabet ATM Award di Lokakarya Nasional Adinkes

Pemkab Mojokerto Sabet ATM Award di Lokakarya Nasional Adinkes

CAPAIAN ATM Award menjadi motivasi baru bagi Pemkab Mojokerto untuk mempercepat eliminasi TBC, Malaria dan AIDS. Komitmen tersebut mengantarkan Kabupaten Mojokerto kembali meraih ATM Award di Forum Lokakarya Nasional Adi

Kursi Strategis Eselon II-B hingga Camat di Kabupaten Mojokerto Diisi Pelaksana Tugas

Kursi Strategis Eselon II-B hingga Camat di Kabupaten Mojokerto Diisi Pelaksana Tugas

Daftar kekosongan posisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto kembali bertambah. Belakangan, giliran Camat Jetis, Tri Cahyo Harianto, yang resmi memasuki purna tugas terhitung mulai 1 N

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer