Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Distribusi Kembali Normal, MBG di Kota Mojokerto Datang Lebih Pagi

I
Penulis: Indah Oceananda❯
BERGULIR LAGI: Sejumlah pelajar menyantap menu Makan Bergizi Gratis di SMP 3 Kota Mojokerto, kemarin (17/11).
BERGULIR LAGI: Sejumlah pelajar menyantap menu Makan Bergizi Gratis di SMP 3 Kota Mojokerto, kemarin (17/11).

SPPG Klaim Operasional Sempat Mandek Akibat Perbaikan Saluran Air


Advertisement

 KOTA – Belasan sekolah yang menerima program makan bergizi gratis (MBG) dari dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Purwotengah akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, kemarin (17/11), distribusi program dari pemerintah pusat tersebut kembali beroperasi seperti biasanya. Di SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto, dengan menu nasi putih, sayur capcay, ayam semur, kacang tanah goreng dan irisan buah naga, makanan pun bisa kembali disantap siswa.

 ’’Alhamdulillah, sudah beroperasi lagi hari ini (kemarin, Red). Datangnya pagi sekitar pukul 08.00 kurang,’’ terang Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto Rodliyah. Demikian pula di SMP Tamansiswa Kota Mojokerto. Kepala SMP Tamansiswa Kota Mojokerto Adi Siswanto menuturkan, distribusi MBG sempat mandek sejak Rabu (12/11) lalu. Beruntung, kemarin (17/11) siswa kembali merasakan menu gratis tersebut. ’’Sudah normal lagi, datangnya lebih pagi dari minggu-minggu sebelumnya,’’ katanya.

 Adi menyebutkan, pihaknya langsung membagikan MBG tersebut ke siswa. Tepatnya di jam istirahat pertama pukul 09.25. ’’Kami segera bagikan untuk menghindari kalau nasinya bau jika dimakan terlambat,’’ ulasnya. Di SMPN 2 Mojokerto, program MBG yang juga disuplai dari SPPG Purwotengah di Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, tersebut berlangsung seperti sedia kala. Itu setelah sempat mandek sejak Rabu (12/11).

Advertisement

 ’’Waktu mandek itu juga tidak ada pemberitahuan, jadi siswa kadung nggak bawa bekal. Tapi, Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) sudah normal lagi, wali murid juga sudah diberitahu kalau MBG-nya sudah normal lagi,’’ papar Kepala SMPN 2 Mojokerto Mulib.

 Sementara itu, pengelola SPPG Purwotengah Herry Kiswanto membenarkan, jika unit yang ditangani memang sempat mandek beroperasi sejak Rabu (12/11) lalu. Alasannya, lanjut dia, karena dapur SPPG sedang dalam proses perbaikan saluran air. ’’Senin (10/11) dan Selasa (11/11) masih distribusi. Mulai Rabu (12/11) sampai Jumat (14/11) kita tidak beroperasi karena ada perbaikan saluran air,’’ jelasnya.

 Dia menegaskan, pemberitahuan mandeknya operasional sementara MBG yang membawahi 13 lembaga pendidikan ini memang terbilang mendadak. Praktis, banyak sekolah yang kelimpungan. ’’Memang dari pemilik SPPG-nya memberitahu ke lembaga mendadak, jadi banyak yang kebingungan karena tidak ada distribusi,’’ bebernya.

Advertisement

 Herry mengklaim, mandeknya operasional MBG untuk sementara waktu hanya disebabkan renovasi dapur. Namun, dirinya membantah adanya keterlambatan kucuran dana dari pemerintah pusat. ’’Hanya karena perbaikan saluran air saja, kalau dana alhamdulillah masih lancar pencairannya. Kita tidak mau risiko nanti makanannya terdampak karena perbaikan. Jadi, sementara kemarin kita setop untuk distribusi,’’ tandasnya. (oce/ris)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Berawal dari Suara Desis Gas SPPG, lalu Disusul Dentuman dan Kobaran Api

Berawal dari Suara Desis Gas SPPG, lalu Disusul Dentuman dan Kobaran Api

Ledakan tabung gas hingga memicu kobaran api dan ambruknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medali 1, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menyita perhatian warga.

Gas Meledak, SPPG di Mojokerto Terbakar dan Ambruk, Lima Orang Alami Luka-Luka

Gas Meledak, SPPG di Mojokerto Terbakar dan Ambruk, Lima Orang Alami Luka-Luka

Satuan Palayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medali 1, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto meledak pada Kamis (13/8) malam. Lima orang dikabarkan mengalami luka-luka. 

Benarkah Program MBG Dihentikan? Ini Penjelasannya 

Benarkah Program MBG Dihentikan? Ini Penjelasannya 

- Belakangan ini beredar kabar bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan oleh pemerintah. Informasi tersebut menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama bagi penerima manfaat yang mengandalkan program ini unt

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer