25.8 C
Mojokerto
Saturday, December 3, 2022

Ngos-ngosan Kejar Deadline, Dispendik Kabupaten Mojokerto Kebut Proyek Gedung

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB) tengah dikebut. Lantaran, dengan sisa waktu yang hanya sebulan, progres pembangunan masih sangat rendah. Dipastikan, rekanan pun ngos-ngosan untuk merampungkan proyek tersebut.

Kabid Sarana dan Prasarana Sekolah Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto Adi Mahendarto mengatakan, delapan proyek senilai Rp 8 miliar dan bersumber APBD 2022 itu mulai digarap sejak September lalu. Sayangnya, hingga kemarin (21/11), progres delapan proyek itu belum ada yang menyentuh 70 persen. ’’Kalau yang SD rata-rata progresnya masih 50 persen, yang TK sekitar 65 persen. Dan untuk yang SMP baru 45 persen,’’ ujarnya. Padahal, tenggat waktu pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung pada pertengahan Desember nanti.

Baca Juga :  Mangkrak, Halte Aset Pemkab Malah Jadi Warung

Disebutkannya, delapan proyek tersebut di antaranya pembangunan RKB di SMPN 2 Kutorejo, SMPN 1 Mojoanyar dan SMPN 2 Dlanggu dengan nilai pagu masing-masing Rp 387,5 juta. Sedangkan, pembangunan RKB di SMPN 2 Kemlagi menelan anggaran paling besar. ’’Kalau yang SMPN 2 Kemlagi Rp 1,2 miliar,’’ sebut dia.

Selain itu, lanjut Adi, ada dua TK yang juga mendapatkan proyek USB di wilayah Kecamatan Dawarblandong dan Mojosari. Keduanya digerojok dengan anggaran masing-masing Rp 923,9 juta. Serta rehabilitasi gedung SDN di SDN Mojowatesrejo, Kecamatan Kemlagi dan SD Claket, Kecamatan Pacet. ’’Nilai proyeknya masing-masing Rp 732,4 juta,’’ katanya.

Minimnya progres capaian pengerjaan delapan proyek itu ditengarai karena faktor cuaca dan proses lelang baru rampung Agustus lalu. Karena itu, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap delapan proyek prioritas ini melalui penyewaan konsultan pengawas. ’’Kalau memungkinkan mepet dengan deadline, bisa jadi nanti juga pekerjanya ditambah,’’ papar dia.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ribuan Siswa SMP Ikuti Asesmen Nasional

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Sopi’i mengatakan, jelang akhir tahun, pihaknya berharap pembangunan proyek gedung maupun unit sekolah bisa tuntas sesuai deadline. Sebab, pembangunan yang digarap saat ini, nantinya juga akan berdampak bagi kelancaran proses pembelajaran siswa.

’’Kami berharap gedung baru tetap diselesaikan dengan waktu yang tersisa. Secara langsung, kami berharap jangan sampai ada kebocoran, yang akhirnya mengakibatkan bangunan tidak sesuai spek atau keterlambatan waktu penyelesaian bangunan,’’ katanya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/