Pekan Ini Gelar Muskot
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jumlah cabor anggota KONI Kota Mojokerto dipastikan bertambah tahun ini. Adalah olahraga tinju amatir yang akhirnya terbentuk secara resmi. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Mojokerto sebagai asosiasi akan dikukuhkan melalui musyawarah kota (muskot) pekan ini.
Ketua Panitia Muskot Pertina Kota Mojokerto Juang Ade Gemilang mengatakan, forum pengesahan cabor tinju amatir itu bakal digelar di gedung KONI Kota Mojokerto, pada 19 Mei mendatang.
Agenda dalam musyawarah pertama ini, meliputi pembentukan cabor serta mengukuhan ketua dan pengurus cabor. Juang menyebutkan, muskot akan diikuti sekitar 15 orang yang berasal dari sejumlah instansi. Antara lain, pengurus Pertina Jawa Timur, KONI kota, dan belasan orang yang bakal mengisi susunan pengurus Pertina kota. ”Nanti juga akan ada pemilihan ketua secara aklamasi berikut pengurusnya,” ujar ketua Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Mojokerto itu.
Menurut Juang, sosok yang diajukan sebagai calon ketua Pertina Kota Mojokerto adalah M Aditia Akbar Maulana. Aditia memiliki latar belakang sebagai atlet sepak bola di Kota Onde-Onde. Ia didorong maju untuk memimpin cabor baru tersebut.
Dengan demikian, terbentuknya cabor tinju amatir bakal menambah deretan jumlah cabor resmi. Saat ini, KONI Kota Mojokerto menaungi 40 cabor meski dua di antaranya vakum. Yakni, sepatu roda dan tenis lapangan. Terdapat tiga cabor baru yang terbentuk tahun lalu. Ketiganya adalah anggar, kickboxing, serta barongsari.
Juang menambahkan, tinju amatir memiliki kemiripan dengan cabor yang digelutinya yakni kickboxing. Karena itu, pihaknya juga akan terlibat dalam pembinaan. ”Nantinya saya akan masuk menjadi pelatih kepala,” tuturnya. Markas latihan kickboxing dan tinju amatir pun rencananya akan dikumpulkan.
Baru-baru ini, kickboxing Kota Mojokerto memang menempati sekretariat baru di Jalan KH Mansyur Nomor 36, Kecamatan Magersari. Juang menegaskan, tempat itu nanti juga akan dijadikan pusat pelatihan. Tak hanya atlet binaannya sendiri, melainkan juga tinju amatir. ”Setelah kami renovasi, nanti ini menjadi tempat berlatih bersama,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi