
Tiga Poin Jadi Harga Mati
KABUPATEN – Perjuangan keras bakal kembali dijalani skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) di babak 16 besar lanjutan Liga 4 Nasional di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, hari ini. Tiga poin menjadi harga mati yang harus diraih The Lasmojo demi memuluskan langkah ke babak 8 besar sekaligus promosi ke Liga 3 musim depan.
Permainan efektif wajib dipertontonkan Achmad Rizal Setiawan dkk selama 90 menit laga berjalan. Pasalnya, tim yang mereka hadapi bukan lawan sembarangan, melainkan tim yang difavoritkan juara musim ini, Persibat Batang. Klub asal Jawa Tengah tersebut kini tengah berjuang kembali ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
’’Kami anggap semua tim di grup A adalah yang terbaik dan pilihan, karena mereka sudah membuktikan sampai di fase 16 besar,’’ ujar Sekretaris PSMP Deddy Wiyudhayana. Tidak sekadar bermain efektif, anak asuhan Ridwan Oesman juga dituntut berhati-hati selama bermain. Termasuk tidak membuat kesalahan atau pelanggaran agar tidak disanksi kartu.
Sebab, 15 dari 23 pemain kini telah mengantongi satu kartu kuning. Jika mendapat satu kartu lagi, maka mereka dipastiklan harus absen di pertandingan berikutnya. Hal ini yang dinilai akan merugikan tim di tengah sengitnya persaingan merebut tiket lolos 8 besar dan promosi ke Liga 3 musim depan.
’’Secara hitung-hitungan, waktu jeda antarpertandingan sangat mepet. Kami minta anak-anak lebih hati-hati dan jangan sampai terkena kartu kuning atau bahkan kartu merah. Karena pasti merugikan dan kekuatan tim akan menurun,’’ tandasnya.
Sebelumnya, skuad Laskar Majapahit digembleng dengan materi conditioning selama jeda babak 16 besar. Mereka hanya diberi materi latihan game dan sprint setelah menjalani recovery fisik selama dua hari. Materi ini terpaksa dilakukan guna menjaga fisik pemain tetap prima saat turun di pertandingan. Mengingat, jeda waktu antara babak 32 besar dengan 16 besar yang sangat sempit, hanya berselang lima hari.
Selain menghadapi Persibat, The Lasmojo juga akan ditantang dua tim asal DKI Jakarta, Batavia FC dan Persitara Jakarta Utara, yang sama-sama berhasrat promosi atau naik kasta ke Liga 3 musim depan. (far/ris)
