
KABUPATEN – Tim putra bola tangan Kabupaten Mojokerto menunjukkan tajinya di level provinsi. Dalam Kejurprov handball beach Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Blitar, 13-19 Desember lalu, Vito dkk berhasil meraih posisi runner up. Mereka hanya sekali menelan kekalahan saat tampil di final melawan Tim Kota Surabaya. Dengan hasil ini, Pengkab ABTI Mojokerto optimis anak asuhnya bakal tampil maksimal dan meraih medali di Porprov IX di Malang Raya Juli nanti.
’’Progres pembinaan tim putra menunjukkan hasil yang luar biasa. bisa menjadi modal besar menghadapi Porprov 2025 di Malang Raya,’’ ungkap Ketua Pengkab ABTI Mojokerto Denny Kusuma Fatkhur kemarin. Di partai final itu, Denny mengaku performa anak asuhnya menunjukkan progress yang maksimal. Sebab, mereka mampu menandingi tim kuat Kota Surabaya. Bahkan, selama dua babak, mereka mampu mengimbangi Surabaya dengan skor 1-1.
Hasil ini sekaligus menjadi catatan tersendiri. Mengingat selama eksis tiga tahun terakhir, cabor bola tangan belum pernah turun di kategori pantai. ’’Vito dkk dirasa hanya kalah beruntung karena kalah di babak pinalti dengan skor 3-5. Capaian ini menjadi catatan yang harus dikembangkan di sisa waktu persiapan Porprov kurang dari 6 bulan ke depan,’’ imbuhnya.
Denny menegaskan, anak asuhnya antusias menatap Porprov IX 2025 di Malang Raya, khususnya tim putra. Selain menjaring atlet dari kalangan pelajar dan mahasiswa, tim putra juga akan diperkuat dua atlet yang kini masuk skuad PON Jatim. Dua atlet itu adalah Nanda dan Cahya yang pada porprov 2023 lalu juga menjadi pemain andalan tim Kabupaten Mojokerto.
Keduanya menjadi bagian tim bola tangan Jawa Timur yang tampil di ajang PON 2024 September lalu. ’’Insya Allah mampu memberikan yang terbaik untuk kontingen Kabupaten Mojokerto,’’ pungkasnya. (far/fen)


