alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Buka Peluang Figur DPP dan DPD Jatim

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski sudah menyiapkan sejumlah nama yang bakal dicalonkan untuk mengisi kursi wakil wali kota (wawali), tetapi DPD Partai Golkar Kota Mojokerto masih merahasiakan sosoknya. Karena, partai berlambang pohon beringin ini masih membuka peluang figur dari tingkat provinsi maupun pusat.

Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo menegaskan, terdapat sejumlah nama putra daerah yang disiapkan dan diusung sebagai bakal calon Wawali Kota Mojokerto. Sayangnya, ia masih belum membeberkan sosok yang menjadi kandidat untuk disandingkan dengan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari itu. ”Saya kalau menyebut nama, tidak. Tapi kriterianya, harus mampu berkomunikasi dan bisa menjalin hubungan dengan wali kota dengan baik. Kalau bisa, dia tahu tentang Kota Mojokerto,” terangnya saat ditemui di gedung DPRD Kota Mojokerto, Senin (29/11).

Meski demikian, Sonny menyebutkan, deretan nama tersebut masih disimpan dan dalam proses penggodokan. Sebab, salah satu partai pengusung pasangan Ika Puspitasari-Achmad Rizal Zakaria pada Pilwali Mojokerto 2018 ini juga membuka peluang munculnya figur bakal calon wawali dari DPD Jawa Timur (Jatim).

Sonny menyatakan, saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan dari DPP Jatim untuk berkonsultasi terkait pengisian kekosongan kursi wawali pasca meninggalnya Cak Rizal, sapaan akrab Wawali Mojokerto pada 9 Oktober lalu. ”Kan kami mencoba barangkali dari DPD 1 (Golkar Jatim) ada calon yang mau diusulkan. Kami menunggu itu,” bebernya.

Baca Juga :  Cerita di Balik Kolam Segaran, Ada Pulau Suci yang Hilang

Bahkan, tidak menutup kemungkinan, sosok yang dicalonkan juga bisa berasal dari DPP Golkar. Karenanya, Sonny menyatakan, kini tengah fokus untuk berkoordinasi dengan internal partai di tingkat provinsi maupun pusat. ”Nggak tahu nanti dari DPP atau DPD 1. Yang jelas dari kader partai pasti, kami nggak mungkin ambil dari luar,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini.

Namun, jika hasil koordinasi itu menyerahkan kewenangan ke DPD Golkar Kota Mojokerto, Sonny mengaku sudah mengantongi sejumlah nama untuk disodorkan ke Ning Ita. Satu di antaranya akan ditunjuk untuk diusulkan ke DPRD Kota Mojokerto sebagai calon wawali melalui pemilihan di tingkat dewan. ”Karena kalau dari kota insyaallah sudah klir,” tandasnya.

Sementara, partai pengusung pasangan Ning Ita-Cak Rizal lainnya, DPC Gerindra Kota Mojokerto memastikan telah memantapkan pilihan untuk mengusulkan bakal calon wawali. Kandidat tunggal itu adalah Wakil Sekjen DPP Gerindra Udi Suharmono.

Baca Juga :  Inilah Daftar Kekayaan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto

Sekretaris DPC Partai Gerindra M. Harun memaparkan, keputusan untuk mengusung nama Udi Suharmono sebagai bakal calon wawali sudah bulat. Karena prosesnya telah melalui sejumlah pertimbangan dan rekomendasi dari pengurus partai di tingkat provinsi maupun pusat. ”Ya, sudah dipastikan Pak Udi Suharmono. Karena sudah kesepakatan dari DPD dari DPP (Partai Gerindra),” ujarnya kemarin.

Selain nama tersebut, tegas Harun, tidak ada figur lain yang disodorkan ke Ning Ita dari kader partainya. Sebab, anggota DPRD Kota Mojokerto ini berharap, kekosongan kursi wawali tidak berlangsung lama. ”Karena dalam pelayanan publik ini memang harus dibutuhkan betul wakil (wali kota),” imbuhnya.

Harun optimistis, Udi Suharmono mampu memegang estafet mendiang Achmad Rizal Zakaria untuk mendampingi Ning Ita di sisa masa jabatan dua tahun mendatang. Karena sebelumnya, Gerindra juga sudah berkomunikasi langsung dengan orang nomor satu di lingkungan pemkot tersebut. ”Sudah dibicarakan dengan Bu Wali bahwa kami mempersiapkan Pak Udi. Terkait responsnya bagaimana, kan nanti ada mekanisme yang harus dilewati,” pungkasnya. (ram/ron)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski sudah menyiapkan sejumlah nama yang bakal dicalonkan untuk mengisi kursi wakil wali kota (wawali), tetapi DPD Partai Golkar Kota Mojokerto masih merahasiakan sosoknya. Karena, partai berlambang pohon beringin ini masih membuka peluang figur dari tingkat provinsi maupun pusat.

Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo menegaskan, terdapat sejumlah nama putra daerah yang disiapkan dan diusung sebagai bakal calon Wawali Kota Mojokerto. Sayangnya, ia masih belum membeberkan sosok yang menjadi kandidat untuk disandingkan dengan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari itu. ”Saya kalau menyebut nama, tidak. Tapi kriterianya, harus mampu berkomunikasi dan bisa menjalin hubungan dengan wali kota dengan baik. Kalau bisa, dia tahu tentang Kota Mojokerto,” terangnya saat ditemui di gedung DPRD Kota Mojokerto, Senin (29/11).

Meski demikian, Sonny menyebutkan, deretan nama tersebut masih disimpan dan dalam proses penggodokan. Sebab, salah satu partai pengusung pasangan Ika Puspitasari-Achmad Rizal Zakaria pada Pilwali Mojokerto 2018 ini juga membuka peluang munculnya figur bakal calon wawali dari DPD Jawa Timur (Jatim).

Sonny menyatakan, saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan dari DPP Jatim untuk berkonsultasi terkait pengisian kekosongan kursi wawali pasca meninggalnya Cak Rizal, sapaan akrab Wawali Mojokerto pada 9 Oktober lalu. ”Kan kami mencoba barangkali dari DPD 1 (Golkar Jatim) ada calon yang mau diusulkan. Kami menunggu itu,” bebernya.

Baca Juga :  Inilah Daftar Kekayaan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto

Bahkan, tidak menutup kemungkinan, sosok yang dicalonkan juga bisa berasal dari DPP Golkar. Karenanya, Sonny menyatakan, kini tengah fokus untuk berkoordinasi dengan internal partai di tingkat provinsi maupun pusat. ”Nggak tahu nanti dari DPP atau DPD 1. Yang jelas dari kader partai pasti, kami nggak mungkin ambil dari luar,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini.

Namun, jika hasil koordinasi itu menyerahkan kewenangan ke DPD Golkar Kota Mojokerto, Sonny mengaku sudah mengantongi sejumlah nama untuk disodorkan ke Ning Ita. Satu di antaranya akan ditunjuk untuk diusulkan ke DPRD Kota Mojokerto sebagai calon wawali melalui pemilihan di tingkat dewan. ”Karena kalau dari kota insyaallah sudah klir,” tandasnya.

- Advertisement -

Sementara, partai pengusung pasangan Ning Ita-Cak Rizal lainnya, DPC Gerindra Kota Mojokerto memastikan telah memantapkan pilihan untuk mengusulkan bakal calon wawali. Kandidat tunggal itu adalah Wakil Sekjen DPP Gerindra Udi Suharmono.

Baca Juga :  Tunggu Restu Gubernur

Sekretaris DPC Partai Gerindra M. Harun memaparkan, keputusan untuk mengusung nama Udi Suharmono sebagai bakal calon wawali sudah bulat. Karena prosesnya telah melalui sejumlah pertimbangan dan rekomendasi dari pengurus partai di tingkat provinsi maupun pusat. ”Ya, sudah dipastikan Pak Udi Suharmono. Karena sudah kesepakatan dari DPD dari DPP (Partai Gerindra),” ujarnya kemarin.

Selain nama tersebut, tegas Harun, tidak ada figur lain yang disodorkan ke Ning Ita dari kader partainya. Sebab, anggota DPRD Kota Mojokerto ini berharap, kekosongan kursi wawali tidak berlangsung lama. ”Karena dalam pelayanan publik ini memang harus dibutuhkan betul wakil (wali kota),” imbuhnya.

Harun optimistis, Udi Suharmono mampu memegang estafet mendiang Achmad Rizal Zakaria untuk mendampingi Ning Ita di sisa masa jabatan dua tahun mendatang. Karena sebelumnya, Gerindra juga sudah berkomunikasi langsung dengan orang nomor satu di lingkungan pemkot tersebut. ”Sudah dibicarakan dengan Bu Wali bahwa kami mempersiapkan Pak Udi. Terkait responsnya bagaimana, kan nanti ada mekanisme yang harus dilewati,” pungkasnya. (ram/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/