alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Ambisi Persem Dikandaskan Persiba Bantul

MOJOKERTO – Tiga poin yang diraih di laga perdana babak 32 besar Liga 3 zona nasional tak dapat diulang kembali Persem Mojokerto di laga keduanya Kamis malam (29/11).

Melawan Persiba Bantul di Stadion Mini Cibinong Bogor, Laskar Damarwulan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai ditaklukkan dengan skor tipis 1-2. Hasil tersebut sekaligus menunda sementara ambisi Badai Biru lolos ke babak 16 besar.

’’Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang sempurna. Memang ada beberapa kekurangan, baik soal teknis maupun nonteknis permainan. Tapi, kita sudah berupaya semaksimal mungkin,’’ ungkap Eri Prayogo, manajer teknik Persem.

David Aprilianto sebenarnya mampu menguasai permainan di menit-menit awal laga. Bahkan, sejumlah peluang mampu mengancam gawang Laskar Sultan Agung yang dijaga Jordyno. Namun sayang, tidak satupun dari peluang Persem mampu dikonversi menjadi gol.

Baca Juga :  Menikmati Kopi Senilai "Jutaan Rupiah" di Candi Wringin Lawang

Hingga pertandingan memasuki 30 menit, tak satupun gol mampu diciptakan kedua tim. ’’Kita sebagai tim yang baru eksis lagi, sudah terlalu bagus bisa mengimbangi Persiba yang punya catatan sejarah di semua level liga.

Semangat anak-anak untuk bisa lolos lebih cepat sebenarnya sudah sangat tinggi,’’ tambahnya. Namun, petaka datang 3 menit jelang babak pertama usai. Pemain tengah Persiba, Untung Wibowo berhasil melesakkan sepakan lurus terarah ke gawang yang tak mampu ditepis Febian Adi Praditya, kiper Persem.

Pemain bernomor punggung 14 ini bebas tak terkawal trio lini belakang Persem, Dimas-Erik-Yusuf yang terlalu konsentrasi mengawal lini depan Persiba. Namun, keunggulan Persiba hanya bertahan dua menit.

Setelah wasit menunjuk titik putih akibat pemain belakang mereka kedapatan handsball di mata wasit. Andik Kristanto sebagai eksekutor tendangan 12 pas sukses menyarangkan bola ke pojok kiri gawang Jordyno.

Baca Juga :  Labour20 Didorong Membahas Penuntasan Kemiskinan dan Pengangguran

Kedudukan imbang 1-1 itu sekaligus menutup babak pertama untuk kedua tim. Di babak kedua, Persem mencoba melepaskan beban dengan menampilkan permainan terbuka sebagai upaya membongkar rapatnya pertahanan Persiba.

Akan tetapi, upaya itu justru menjadi blunder bagi Persem. Anak asuh Suwandi HS justru mampu mencuri gol lewat heading terarah penyerangnya, Kasim Botan. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persiba.

Dan setelah gol itu, tidak ada lagi gol yang mampu diciptakan kedua tim hingga pertandingan usai. Sehingga tiga poin menjadi milik Persiba.

Atas kekalahan itu, posisi Persem kini dua strip melorot ke peringkat 3 klasemen sementara grup C di bawah Bogor FC dan Persiba yang sama-sama mengemas 4 poin dari dua kali pertandingan. 

 

MOJOKERTO – Tiga poin yang diraih di laga perdana babak 32 besar Liga 3 zona nasional tak dapat diulang kembali Persem Mojokerto di laga keduanya Kamis malam (29/11).

Melawan Persiba Bantul di Stadion Mini Cibinong Bogor, Laskar Damarwulan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai ditaklukkan dengan skor tipis 1-2. Hasil tersebut sekaligus menunda sementara ambisi Badai Biru lolos ke babak 16 besar.

’’Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang sempurna. Memang ada beberapa kekurangan, baik soal teknis maupun nonteknis permainan. Tapi, kita sudah berupaya semaksimal mungkin,’’ ungkap Eri Prayogo, manajer teknik Persem.

David Aprilianto sebenarnya mampu menguasai permainan di menit-menit awal laga. Bahkan, sejumlah peluang mampu mengancam gawang Laskar Sultan Agung yang dijaga Jordyno. Namun sayang, tidak satupun dari peluang Persem mampu dikonversi menjadi gol.

Baca Juga :  DPRD Usik Dana Kelurahan

- Advertisement -

Hingga pertandingan memasuki 30 menit, tak satupun gol mampu diciptakan kedua tim. ’’Kita sebagai tim yang baru eksis lagi, sudah terlalu bagus bisa mengimbangi Persiba yang punya catatan sejarah di semua level liga.

Semangat anak-anak untuk bisa lolos lebih cepat sebenarnya sudah sangat tinggi,’’ tambahnya. Namun, petaka datang 3 menit jelang babak pertama usai. Pemain tengah Persiba, Untung Wibowo berhasil melesakkan sepakan lurus terarah ke gawang yang tak mampu ditepis Febian Adi Praditya, kiper Persem.

Pemain bernomor punggung 14 ini bebas tak terkawal trio lini belakang Persem, Dimas-Erik-Yusuf yang terlalu konsentrasi mengawal lini depan Persiba. Namun, keunggulan Persiba hanya bertahan dua menit.

Setelah wasit menunjuk titik putih akibat pemain belakang mereka kedapatan handsball di mata wasit. Andik Kristanto sebagai eksekutor tendangan 12 pas sukses menyarangkan bola ke pojok kiri gawang Jordyno.

Baca Juga :  Diprotes karena Aroma dan Erangan Hewan yang Mengerikan

Kedudukan imbang 1-1 itu sekaligus menutup babak pertama untuk kedua tim. Di babak kedua, Persem mencoba melepaskan beban dengan menampilkan permainan terbuka sebagai upaya membongkar rapatnya pertahanan Persiba.

Akan tetapi, upaya itu justru menjadi blunder bagi Persem. Anak asuh Suwandi HS justru mampu mencuri gol lewat heading terarah penyerangnya, Kasim Botan. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persiba.

Dan setelah gol itu, tidak ada lagi gol yang mampu diciptakan kedua tim hingga pertandingan usai. Sehingga tiga poin menjadi milik Persiba.

Atas kekalahan itu, posisi Persem kini dua strip melorot ke peringkat 3 klasemen sementara grup C di bawah Bogor FC dan Persiba yang sama-sama mengemas 4 poin dari dua kali pertandingan. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/