alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Lindungi Kulit dengan Pelembab

Menjaga penampilan penting bagi perempuan. Tak hanya wajah, perawatan bahkan sampai menyentuh bagian bibir. Di masa pancaroba, kulit cepat mengering menjadi tantangan tersendiri.

Terik siang hari kerap mendadak beralih mendung saat sore. Septia Tri Wilujeng, 22, melihat cuaca tak menentu ini berpengaruh pada penampilannya. Sebab, sengatan matahari membuat kulitnya menjadi cepat kering. Banyak-banyak minum air putih adalah cara paling mudah supaya kondisi kulit tetap terjaga.

Terapi itu tentunya tak serta merta. Ada banyak perawatan yang tetap dilakukan. ”Kalau perawatan itu pakai yang untuk melembabkan saja. Soalnya, kalau begini khan kadang panas kadang hujan. Itu berpengaruh di kulit,” ungkap Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit (Unim) Mojokerto tersebut. Menurutnya, kulit kering dapat diatasi dengan memakai skincare dengan kandungan bahan pelembab kulit.

Baca Juga :  Alat Peraga Bernada Satir Bermunculan di Perkampungan

Perlakuan perawatan itu bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Di musim yang memasuki penghujan ini, Septia, lebih menekankan pada penggunaan sunscreen. Yakni, krim siang untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. ”Kalau aku pakai itu biar ndak tambah hitam,” ucapnya. Penggunaan krim tersebut bisa dilakukan sesuai situasi dan kondisi.

Bahkan saat cuaca mendung seperti ini. Menurut dia, meski tak seterik pada musim kemarau, kulit tetap perlu dilindungi. Yakni dengan krim tersebut. ”Meskipun mendung perlu dilindungi dengan sunscreen,” terang warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Septi menggarisbawahi, ancaman kulit kering juga bisa terjadi pada bibir. Untuk mengantisipasinya, pengguaan lip balm sangat disarankan. Produk tersebut menurutnya dapat membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah akibat cuara pancaroba saat ini. ”Meskipun pakai lipstrik tetap olesi lip balm. Karena untuk menjaga supaya tidak kering,” paparn ya. (adi/fen)

Baca Juga :  Tanaman Hidroponik dan Bonsai Jadi Pilihan

Menjaga penampilan penting bagi perempuan. Tak hanya wajah, perawatan bahkan sampai menyentuh bagian bibir. Di masa pancaroba, kulit cepat mengering menjadi tantangan tersendiri.

Terik siang hari kerap mendadak beralih mendung saat sore. Septia Tri Wilujeng, 22, melihat cuaca tak menentu ini berpengaruh pada penampilannya. Sebab, sengatan matahari membuat kulitnya menjadi cepat kering. Banyak-banyak minum air putih adalah cara paling mudah supaya kondisi kulit tetap terjaga.

Terapi itu tentunya tak serta merta. Ada banyak perawatan yang tetap dilakukan. ”Kalau perawatan itu pakai yang untuk melembabkan saja. Soalnya, kalau begini khan kadang panas kadang hujan. Itu berpengaruh di kulit,” ungkap Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Majapahit (Unim) Mojokerto tersebut. Menurutnya, kulit kering dapat diatasi dengan memakai skincare dengan kandungan bahan pelembab kulit.

Baca Juga :  Alat Peraga Bernada Satir Bermunculan di Perkampungan

Perlakuan perawatan itu bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Di musim yang memasuki penghujan ini, Septia, lebih menekankan pada penggunaan sunscreen. Yakni, krim siang untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. ”Kalau aku pakai itu biar ndak tambah hitam,” ucapnya. Penggunaan krim tersebut bisa dilakukan sesuai situasi dan kondisi.

Bahkan saat cuaca mendung seperti ini. Menurut dia, meski tak seterik pada musim kemarau, kulit tetap perlu dilindungi. Yakni dengan krim tersebut. ”Meskipun mendung perlu dilindungi dengan sunscreen,” terang warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Septi menggarisbawahi, ancaman kulit kering juga bisa terjadi pada bibir. Untuk mengantisipasinya, pengguaan lip balm sangat disarankan. Produk tersebut menurutnya dapat membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah akibat cuara pancaroba saat ini. ”Meskipun pakai lipstrik tetap olesi lip balm. Karena untuk menjaga supaya tidak kering,” paparn ya. (adi/fen)

Baca Juga :  Telur Cucakrawa Baru Menetas, Para Pembeli Sudah Mengantre

Artikel Terkait

Most Read

Renungan Kecil di Masa Pandemi

28 Penderita HIV/AIDS Meninggal

Tiga Pejabat Masuk Bursa

Artikel Terbaru


/