alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Tambah Proyeksi Target Medali

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ambisi cabor atletik mempertahankan perebutan medali emas di Porprov terus diupayakan Pengkab PASI Mojokerto. Tidak sekedar latihan rutin, Pengkab PASI juga terus menambah jumlah atlet yang diprioritaskan sebagai andalan di ajang olahraga multievent bergengsi tingkat provinsi Jatim itu.

Dua atlet di nomor lari jarak pendek kian menambah daftar medali yang ditargetkan di Porprov tahun depan. Dua atlet tersebut turun di nomor lari 100 meter dan 200 meter putra dan putri. Tidak sekedar diperhatikan, mereka juga diforsir dengan materi dan porsi latihan khusus sejak sepekan terakhir.

Penambahan mereka sebagai target medali bukannya tanpa latar belakang. Selain catatan waktunya yang meningkat pesat pasca turun di Jatim Open 11-12 Desember lalu, usia mereka juga masih cenderung muda, yakni 18 tahun. Sehingga, potensi peningkatan kualitas masih bisa diupayakan lebih tinggi lagi.

Baca Juga :  Indahnya Pura Dewa Penjaga Laut

’’Yang kami prioritaskan sebagai andalan di Porprov nanti sekarang bertambah. Sprint jarak 100 meter 200 meter dan lempar lembing,’’ terang Wakil Sekretaris Pengkab PASI Mojokerto, Bambang Risdianto kemarin. Meski begitu, tambahan dua atlet tersebut belum cukup menjamin perolehan medali, khususnya emas.

Pihaknya masih perlu mengukur kembali skill mereka lewat pertandingan resmi. Nah, Kejurnas Jatim Open Maret 2022 nanti menjadi ajang efektif untuk testcase kemampuan. Sekaligus menjadi ajang untuk mengintip kekuatan lawan yang akan dihadapi di Porprov yang dijadwalkan Juli 2022.

’’Kami memang masih minim mengikuti kejuaraan. Nah, Maret besok sekalian kami sekalian tryout-kan anak-anak di Kejurnas Jatim Open untuk mengukur sejauh mana catatannya. Sekalian untuk pedoman di porprov,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Spot Baru Berburu Gemerlap Malam Perkotaan di Atas Awan

Sebelumnya, harapan merebut medali emas di Kejurda Jatim Open, gagal diwujudkan 20 sprinter yang diturunkan. Dari 15 nomor dan kelas yang diikuti, hanya sekeping perunggu yang mampu diraih sprinter Kabupaten saat bertarung di lintasan Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS). Yakni di nomor lempar lembing putri yang berhasil direbut gadis asal Jetis, Devia. (far/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ambisi cabor atletik mempertahankan perebutan medali emas di Porprov terus diupayakan Pengkab PASI Mojokerto. Tidak sekedar latihan rutin, Pengkab PASI juga terus menambah jumlah atlet yang diprioritaskan sebagai andalan di ajang olahraga multievent bergengsi tingkat provinsi Jatim itu.

Dua atlet di nomor lari jarak pendek kian menambah daftar medali yang ditargetkan di Porprov tahun depan. Dua atlet tersebut turun di nomor lari 100 meter dan 200 meter putra dan putri. Tidak sekedar diperhatikan, mereka juga diforsir dengan materi dan porsi latihan khusus sejak sepekan terakhir.

Penambahan mereka sebagai target medali bukannya tanpa latar belakang. Selain catatan waktunya yang meningkat pesat pasca turun di Jatim Open 11-12 Desember lalu, usia mereka juga masih cenderung muda, yakni 18 tahun. Sehingga, potensi peningkatan kualitas masih bisa diupayakan lebih tinggi lagi.

Baca Juga :  Rintis Dojo Baru Saat Pandemi

’’Yang kami prioritaskan sebagai andalan di Porprov nanti sekarang bertambah. Sprint jarak 100 meter 200 meter dan lempar lembing,’’ terang Wakil Sekretaris Pengkab PASI Mojokerto, Bambang Risdianto kemarin. Meski begitu, tambahan dua atlet tersebut belum cukup menjamin perolehan medali, khususnya emas.

Pihaknya masih perlu mengukur kembali skill mereka lewat pertandingan resmi. Nah, Kejurnas Jatim Open Maret 2022 nanti menjadi ajang efektif untuk testcase kemampuan. Sekaligus menjadi ajang untuk mengintip kekuatan lawan yang akan dihadapi di Porprov yang dijadwalkan Juli 2022.

’’Kami memang masih minim mengikuti kejuaraan. Nah, Maret besok sekalian kami sekalian tryout-kan anak-anak di Kejurnas Jatim Open untuk mengukur sejauh mana catatannya. Sekalian untuk pedoman di porprov,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Berjuang Melawan Kanker Tulang, Relakan Satu Kaki Diamputasi
- Advertisement -

Sebelumnya, harapan merebut medali emas di Kejurda Jatim Open, gagal diwujudkan 20 sprinter yang diturunkan. Dari 15 nomor dan kelas yang diikuti, hanya sekeping perunggu yang mampu diraih sprinter Kabupaten saat bertarung di lintasan Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS). Yakni di nomor lempar lembing putri yang berhasil direbut gadis asal Jetis, Devia. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/