alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Delapan Pejudo Terus Digembleng

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memecahkan rekor perolehan medali di Kejurprov Judo Jatim belum cukup memuaskan Pengkot PJSI Mojokerto. Sebanyak delapan pejudo junior kian digembleng dengan porsi latihan tinggi setiap minggu.

Bahkan, untuk mempertajam skill, 8 pejudo hanya diberi sehari libur dalam sepekan. Cara itu dinilai cukup ampuh memperkuat daya juang pejudo di sisa waktu training center (TC) kurang dari enam bulan ke depan. ’’Jadwal latihan mulai dipadatkan lagi. Dengan tiga hari latihan pagi-sore, tiga hari hanya sore, dan sehari sisanya libur,’’ terang pelatih judo Kota Mojokerto, Mochammad Saiful Raharjo kemarin.

Saiful mengakui, dari 8 anak asuhnya, baru dua yang dinilai cukup bisa diandalkan dalam merebut medali. Yakni saudara kembar Hendra Aditya dan Hendri Aditya yang masing-masing turun di nomor 60 kilogram (kg) kategori U-21 dan 55 kg kategori senior.

Baca Juga :  Pasangan Siri Jual Miras lewat Medsos

Keduanya dijagokan setelah sama-sama merebut medali emas di Kejurprov kemarin dan medali perunggu di Porprov 2019 lalu. Sementara 6 pejudo lainnya, masih belum bisa dijamin kualitasnya. Mengingat, perolehan medali yang disumbangkan baru di satu event saja. Sehingga perlu diasah dan dipertandingkan kembali di kejuaraan atau pertandingan resmi.

’’Yang lain masih diupayakan karena memang secara kualitas belum bisa diukur sejauh mana. Termasuk bagaimana persaingannya di nomor dan kelas yang diikuti. Sehingga butuh pertandingan atau kejuaraan lagi yang diikuti,’’ tegasnya. Sebelumnya, rekor capaian medali di Kejurprov dipecahkan cabor judo Kota Mojokerto, 5 Desember lalu. Delapan pejudo sukses merebut enam medali, dengan dua emas, empat perunggu, dan satu kategori atlet terbaik.

Baca Juga :  Ketua DPRD Ayni Zuroh Siap Lepas Jabatan

Jumlah tersebut menjadi torehan prestisius dibanding capaian kejurprov sebelumnya. Dua medali emas disumbang pejudo kembar, Hendra Aditya dan Hendri aditya. Sedang, empat medali perunggu direbut Aldhi Rohmatullah di nomor 60 kg U-16, Octa Widianti nomor di nomor +63 kg U-16, Rizal Akbar di kelas 60 kg senior, dan Rizky Maulidiya di kelas 45 kg senior.

Dari delapan pejudo yang diberangkatkan, dua atlet gagal meraup medali, yakni Bintang Agresia dan Rendy Ramadhan. (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memecahkan rekor perolehan medali di Kejurprov Judo Jatim belum cukup memuaskan Pengkot PJSI Mojokerto. Sebanyak delapan pejudo junior kian digembleng dengan porsi latihan tinggi setiap minggu.

Bahkan, untuk mempertajam skill, 8 pejudo hanya diberi sehari libur dalam sepekan. Cara itu dinilai cukup ampuh memperkuat daya juang pejudo di sisa waktu training center (TC) kurang dari enam bulan ke depan. ’’Jadwal latihan mulai dipadatkan lagi. Dengan tiga hari latihan pagi-sore, tiga hari hanya sore, dan sehari sisanya libur,’’ terang pelatih judo Kota Mojokerto, Mochammad Saiful Raharjo kemarin.

Saiful mengakui, dari 8 anak asuhnya, baru dua yang dinilai cukup bisa diandalkan dalam merebut medali. Yakni saudara kembar Hendra Aditya dan Hendri Aditya yang masing-masing turun di nomor 60 kilogram (kg) kategori U-21 dan 55 kg kategori senior.

Baca Juga :  Tujuh Pasar Tradisional Bakal Dipasang PeduliLindungi

Keduanya dijagokan setelah sama-sama merebut medali emas di Kejurprov kemarin dan medali perunggu di Porprov 2019 lalu. Sementara 6 pejudo lainnya, masih belum bisa dijamin kualitasnya. Mengingat, perolehan medali yang disumbangkan baru di satu event saja. Sehingga perlu diasah dan dipertandingkan kembali di kejuaraan atau pertandingan resmi.

’’Yang lain masih diupayakan karena memang secara kualitas belum bisa diukur sejauh mana. Termasuk bagaimana persaingannya di nomor dan kelas yang diikuti. Sehingga butuh pertandingan atau kejuaraan lagi yang diikuti,’’ tegasnya. Sebelumnya, rekor capaian medali di Kejurprov dipecahkan cabor judo Kota Mojokerto, 5 Desember lalu. Delapan pejudo sukses merebut enam medali, dengan dua emas, empat perunggu, dan satu kategori atlet terbaik.

Baca Juga :  Renggut Mata Sebelah Kanan, Membengkak hingga Separo Wajah

Jumlah tersebut menjadi torehan prestisius dibanding capaian kejurprov sebelumnya. Dua medali emas disumbang pejudo kembar, Hendra Aditya dan Hendri aditya. Sedang, empat medali perunggu direbut Aldhi Rohmatullah di nomor 60 kg U-16, Octa Widianti nomor di nomor +63 kg U-16, Rizal Akbar di kelas 60 kg senior, dan Rizky Maulidiya di kelas 45 kg senior.

- Advertisement -

Dari delapan pejudo yang diberangkatkan, dua atlet gagal meraup medali, yakni Bintang Agresia dan Rendy Ramadhan. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/