alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Cari Sparing, Sekaligus Petakan Lawan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perburuan lawan sparing terus diupayakan cabor basket Kabupaten Mojokerto di sisa waktu dua bulan jelang praporprov. Tak tanggung-tanggung, tim dari daerah regional tengah Jawa Timur menjadi bidikan Pengkab Perbasi Mojokerto sebagai lawan main selama masa training center (TC).

Dipilihnya mereka tak lepas dari track record kualitas permainan yang ditunjukkan selama ini. Sehingga patut dijadikan referensi untuk memetakan persaingan di kualifikasi menuju babak utama Porprov Februari nanti.

Tim-tim tersebut diantaranya, Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Kota dan Kabupaten Malang, Jombang, serta Kota dan Kabupaten Pasuruan. Dari sekian daerah itu, baru Kabupaten Pasuruan yang sudah dijajal anak asuh Andre Teddy itu, Oktober lalu. Kabupaten Ketua Harian Pengkab Perbasi Mojokerto, Mochammad Al Amin mengatakan, pemilihan lawan sparing dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana kekuatan anak asuhnya, baik dari segi kualitas permainan maupun mental pemain.

Baca Juga :  Peluang Sangat Tipis

Pengukuran menjadi poin utama untuk efektifitas perbaikan tim. Mengingat sisa waktu persiapan yang semakin sempit, yakni kurang dari dua bulan kedepan. ’’Kami ingin ada referensi akurat untuk pembenahan. Makanya, pilihan sparing-nya adalah tim-tim dengan kualitas yang paling tinggi di Jatim,’’ ungkapnya.

Tak hanya untuk pembenahan, hasil dari sparing tersebut bisa pula dijadikan acuan Pengkab Perbasi dalam memetakan persaingan di babak play off. Dengan uji coba melawan tim kuat, secara otomatis bisa diprediksi pula peta kekuatan tim lainnya.

Hal ini dianggap penting sebagai bahan antisipasi di kualifikasi nanti. ’’Babak kualifikasi nanti kan ditentukan lebih dulu lewat drawing. Karena tidak bisa dilihat siapa lawan mainnya, kami pun berancang-ancang lawan nanti adalah tim dengan kekuatan paling kuat,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kelakuane Bojoku Pancen Ngunu, Kerjone Turu Wae

Sebelumnya, tim basket putra dan putri sudah lebih dulu digembleng dengan peningkatan porsi dan intensitas latihan. Tidak sekedar latihan rutin, Pengkab Perbasi juga mulai menjadwalkan uji coba melawan tim tangguh. Empat kali sparing dibutuhkan Pengkab Perbasi Mojokerto guna memperkuat mental dan kekompakan dua tim asuhannya.

Dua bulan sisa masa persiapan dinilai cukup untuk mengefektifkan performa tim sebelum bertarung di medan persaingan yang sebenarnya. ’’Kebutuhan empat kali uji coba itu bisa dibagi menjadi dua kali dalam sebulan. Kami masih punya sisa dua bulan waktu persiapan,’’ pungkasnya. (far/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perburuan lawan sparing terus diupayakan cabor basket Kabupaten Mojokerto di sisa waktu dua bulan jelang praporprov. Tak tanggung-tanggung, tim dari daerah regional tengah Jawa Timur menjadi bidikan Pengkab Perbasi Mojokerto sebagai lawan main selama masa training center (TC).

Dipilihnya mereka tak lepas dari track record kualitas permainan yang ditunjukkan selama ini. Sehingga patut dijadikan referensi untuk memetakan persaingan di kualifikasi menuju babak utama Porprov Februari nanti.

Tim-tim tersebut diantaranya, Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Kota dan Kabupaten Malang, Jombang, serta Kota dan Kabupaten Pasuruan. Dari sekian daerah itu, baru Kabupaten Pasuruan yang sudah dijajal anak asuh Andre Teddy itu, Oktober lalu. Kabupaten Ketua Harian Pengkab Perbasi Mojokerto, Mochammad Al Amin mengatakan, pemilihan lawan sparing dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana kekuatan anak asuhnya, baik dari segi kualitas permainan maupun mental pemain.

Baca Juga :  Pemain tanpa Ikatan Kontrak, Persem Mojokerto Vakum

Pengukuran menjadi poin utama untuk efektifitas perbaikan tim. Mengingat sisa waktu persiapan yang semakin sempit, yakni kurang dari dua bulan kedepan. ’’Kami ingin ada referensi akurat untuk pembenahan. Makanya, pilihan sparing-nya adalah tim-tim dengan kualitas yang paling tinggi di Jatim,’’ ungkapnya.

Tak hanya untuk pembenahan, hasil dari sparing tersebut bisa pula dijadikan acuan Pengkab Perbasi dalam memetakan persaingan di babak play off. Dengan uji coba melawan tim kuat, secara otomatis bisa diprediksi pula peta kekuatan tim lainnya.

Hal ini dianggap penting sebagai bahan antisipasi di kualifikasi nanti. ’’Babak kualifikasi nanti kan ditentukan lebih dulu lewat drawing. Karena tidak bisa dilihat siapa lawan mainnya, kami pun berancang-ancang lawan nanti adalah tim dengan kekuatan paling kuat,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kabupaten Turun Jadi Level Satu
- Advertisement -

Sebelumnya, tim basket putra dan putri sudah lebih dulu digembleng dengan peningkatan porsi dan intensitas latihan. Tidak sekedar latihan rutin, Pengkab Perbasi juga mulai menjadwalkan uji coba melawan tim tangguh. Empat kali sparing dibutuhkan Pengkab Perbasi Mojokerto guna memperkuat mental dan kekompakan dua tim asuhannya.

Dua bulan sisa masa persiapan dinilai cukup untuk mengefektifkan performa tim sebelum bertarung di medan persaingan yang sebenarnya. ’’Kebutuhan empat kali uji coba itu bisa dibagi menjadi dua kali dalam sebulan. Kami masih punya sisa dua bulan waktu persiapan,’’ pungkasnya. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/