alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

WET Sendi 2, View Menawan di Lereng Welirang

KAWASAN Pacet selalu menyuguhkan spot wisata yang menarik. Terbaru adalah Wisata Edukasi Terpadu Sendi atau yang lebih dikenal sebagai WET Sendi. WET Sendi kini menjadi jujukan baru para wisatawan, baik dari dalam maupuan dari luar Mojokerto.

WET Sendi kini tengah getol mengembangkan kawasan WET Sendi 2 yang terletak tepat di bawah WET Sendi 1. Dibuka awal November lalu, lokasi ini langsung menarik minat pengunjung. Wahana yang menarik serta spot foto dengan view menawan menjadi magnet bagi para pengunjung.

Di WET Sendi 2 tersebut, pengunjung bakal disuguhi beragam wahana baru. Seperti camping ground, taman kelinci, kebun stroberi, sepeda gantung, flying fox, serta aneka spot foto dengan pemandangan alam yang mempesona. ’’Sangat menarik dan memicu adrenalin. Karena spot fotonya terletak di pinggir jurang,” kata pengunjung asal Trawas, Hari.    

Baca Juga :  Penanganan Cepat, Ada Pemeriksaan Suhu dan Bagi Masker Gratis

Untuk menikmati semua wahana di tempat yang buka selama 24 jam ini, pengelola menerapkan harga tiket yang sangat ramah bagi kantong pengunjung. Pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 25 ribu tiap orang. Sementara, untuk parkir sepeda motor sebesar Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu untuk mobil.

Lokasi WET Sendi 2 juga sangat mudah ditemukan. Karena, pintu masuk yang tepat di sebelah jalan raya, memudahkan para pengunjung mengetahui lokasi wahana ini. Jika ditempuh dari pusat kota Mojokerto, lokasi wisata alam ini hanya berjarak sekitar 35 kilometer atau sekitar 1 jam perjalanan.  

Sementara itu, pengelola WET Sendi 2 terus berusaha menyempurnakan konsep wisata alamnya. Alasannya jelas, membuat pengunjung kian terpesona dengan keindahan di lereng gunung Welirang ini. Sehingga, mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar desa.

Baca Juga :  Bawaslu Defisit Rp 2,5 M, Penandatanganan NPHD Gagal

Dari pemasukan tiket WET Sendi 1 yang sudah berjalan cukup lama, warga memang mendapatkan pemasukan yang cukup lumayan. Apalagi setelah sekitar 2 minggu operasional WET Sendi 2 berjalan, jumlah pengunjung kian bertambah. ’’Ya memang ada penambahan jumlah pengunjung yang cukup banyak,” kata Syukur Abdul Aziz, pemrakarsa WET Sendi.

Menurutnya, perluasan lokasi WET Sendi ini sengaja dilakukan untuk pemberdayaan warga sekitar desa. ’’Kita ingin mengembangkan wahana di kawasan Sendi menjadi semakin menarik,” kata Syukur.

Syukur berharap, kualitas wahana WET Sendi 2 juga akan terus meningkat. Sehingga, jumlah pengunjung bakal kian bertambah. Dari pendapatan tiket yang masuk tersebut, diharapkan penghasilan warga juga ikut bertambah. ’’Kita berharap adanya WET Sendi ini akan mampu menggerakan perekonomian sekitar,” tandas Syukur.(nto)

KAWASAN Pacet selalu menyuguhkan spot wisata yang menarik. Terbaru adalah Wisata Edukasi Terpadu Sendi atau yang lebih dikenal sebagai WET Sendi. WET Sendi kini menjadi jujukan baru para wisatawan, baik dari dalam maupuan dari luar Mojokerto.

WET Sendi kini tengah getol mengembangkan kawasan WET Sendi 2 yang terletak tepat di bawah WET Sendi 1. Dibuka awal November lalu, lokasi ini langsung menarik minat pengunjung. Wahana yang menarik serta spot foto dengan view menawan menjadi magnet bagi para pengunjung.

Di WET Sendi 2 tersebut, pengunjung bakal disuguhi beragam wahana baru. Seperti camping ground, taman kelinci, kebun stroberi, sepeda gantung, flying fox, serta aneka spot foto dengan pemandangan alam yang mempesona. ’’Sangat menarik dan memicu adrenalin. Karena spot fotonya terletak di pinggir jurang,” kata pengunjung asal Trawas, Hari.    

Baca Juga :  Penanganan Cepat, Ada Pemeriksaan Suhu dan Bagi Masker Gratis

Untuk menikmati semua wahana di tempat yang buka selama 24 jam ini, pengelola menerapkan harga tiket yang sangat ramah bagi kantong pengunjung. Pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 25 ribu tiap orang. Sementara, untuk parkir sepeda motor sebesar Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu untuk mobil.

Lokasi WET Sendi 2 juga sangat mudah ditemukan. Karena, pintu masuk yang tepat di sebelah jalan raya, memudahkan para pengunjung mengetahui lokasi wahana ini. Jika ditempuh dari pusat kota Mojokerto, lokasi wisata alam ini hanya berjarak sekitar 35 kilometer atau sekitar 1 jam perjalanan.  

Sementara itu, pengelola WET Sendi 2 terus berusaha menyempurnakan konsep wisata alamnya. Alasannya jelas, membuat pengunjung kian terpesona dengan keindahan di lereng gunung Welirang ini. Sehingga, mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar desa.

Baca Juga :  Bawaslu Defisit Rp 2,5 M, Penandatanganan NPHD Gagal
- Advertisement -

Dari pemasukan tiket WET Sendi 1 yang sudah berjalan cukup lama, warga memang mendapatkan pemasukan yang cukup lumayan. Apalagi setelah sekitar 2 minggu operasional WET Sendi 2 berjalan, jumlah pengunjung kian bertambah. ’’Ya memang ada penambahan jumlah pengunjung yang cukup banyak,” kata Syukur Abdul Aziz, pemrakarsa WET Sendi.

Menurutnya, perluasan lokasi WET Sendi ini sengaja dilakukan untuk pemberdayaan warga sekitar desa. ’’Kita ingin mengembangkan wahana di kawasan Sendi menjadi semakin menarik,” kata Syukur.

Syukur berharap, kualitas wahana WET Sendi 2 juga akan terus meningkat. Sehingga, jumlah pengunjung bakal kian bertambah. Dari pendapatan tiket yang masuk tersebut, diharapkan penghasilan warga juga ikut bertambah. ’’Kita berharap adanya WET Sendi ini akan mampu menggerakan perekonomian sekitar,” tandas Syukur.(nto)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/