alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Stamina Pesilat Belum Siap

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor silat Kabupaten Mojokerto masih mempertahankan 14 pesilatnya untuk menjalani pemusatan latihan persiapan praporprov. Rencana pencoretan terpaksa diundur lantaran belum matangnya kualitas skill dan kekuatan fisik pesilat. Khususnya di kelas A putra dan putri yang harus butuh digenjot lagi hingga akhir Januari nanti.

Ketua Umum Pengkab IPSI Mojokerto, Samsul Muarifin mengakui, belum maksimalnya proses penjaringan karena performa pesilat yang belum sesuai standar bersaing di praporprov. Khususnya dari segi stamina dan daya tahan pesilat yang terkesan masih lemah. Akibatnya, Pengkab IPSI terpaksa memperpanjang pemantapan fisik hingga akhir Januari nanti.

Perpanjangan ini agar semua kesiapan atlet tercukupi sebelum menginjak pada pemantapan taktik atau serang bela sebulan jelang praporprov.  ’’Sebagian sudah dicoret. Tinggal dua kelas yang belum, yakni kelas A putra dan putri. Kami matangkan dulu baru seleksi mendekati praporprov,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pendidikan sang Ayah Berujung Amanah

Untuk memperkuat stamina tersebut, Pengkab IPSI kini menggulirkan latihan fisik di kawasan pegunungan Pacet. 14 pesilat diminta menyusuri jalanan dengan kontur tanjakan dan turunan tajam. Tujuannya untuk memperkuat kuda-kuda dan daya tahan saat bertanding. Kekuatan inilah yang menjadi modal utama di setiap pertandingan silat.

’’Saat di turunan, untuk memperkuat kuda-kuda, sementara saat di tanjakan, stamina dan daya tahannya bisa lebih bertambah,’’ tegasnya. Sebelumnya, Pengkab IPSI telah beberapa kali mencoret puluhan pesilat perwakilan dari beberapa perguruan. Termasuk 2 pesilat yang terkendala administrasi lantaran domisilinya yang terlambat dimutasi dari luar daerah ke Kabupaten Mojokerto.

Di praporprov nanti, pengkab IPSI akan menurunkan pesilat di 11 kategori kelas dan nomor. Mulai dari tanding putra mulai kelas A sampai E. Tanding putri mulai kelas A sampai D, serta kategori seni tunggal putra dan putri. Artinya, akan ada 3 dari 14 pesilat yang akan dicoret dari pemusatan latihan di Padepokan IPSI Gondang.

Baca Juga :  Dari Olah Limbah Tak Berguna hingga Ciptakan Objek Wisata

Setelah penjaringan tersebut, 11 pesilat akan di drill kembali untuk persiapan praporprov. Di mana, mereka dituntut mampu menembus posisi 8 besar jika ingin lolos ke babak utama Porprov.

’’Setelah pencoretan, langsung pematangan skill dan simulasi bertanding. Istilahnya serang bela atau bela diri teknik dan taktik,’’ pungkasnya. (far/ron)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor silat Kabupaten Mojokerto masih mempertahankan 14 pesilatnya untuk menjalani pemusatan latihan persiapan praporprov. Rencana pencoretan terpaksa diundur lantaran belum matangnya kualitas skill dan kekuatan fisik pesilat. Khususnya di kelas A putra dan putri yang harus butuh digenjot lagi hingga akhir Januari nanti.

Ketua Umum Pengkab IPSI Mojokerto, Samsul Muarifin mengakui, belum maksimalnya proses penjaringan karena performa pesilat yang belum sesuai standar bersaing di praporprov. Khususnya dari segi stamina dan daya tahan pesilat yang terkesan masih lemah. Akibatnya, Pengkab IPSI terpaksa memperpanjang pemantapan fisik hingga akhir Januari nanti.

Perpanjangan ini agar semua kesiapan atlet tercukupi sebelum menginjak pada pemantapan taktik atau serang bela sebulan jelang praporprov.  ’’Sebagian sudah dicoret. Tinggal dua kelas yang belum, yakni kelas A putra dan putri. Kami matangkan dulu baru seleksi mendekati praporprov,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dari Olah Limbah Tak Berguna hingga Ciptakan Objek Wisata

Untuk memperkuat stamina tersebut, Pengkab IPSI kini menggulirkan latihan fisik di kawasan pegunungan Pacet. 14 pesilat diminta menyusuri jalanan dengan kontur tanjakan dan turunan tajam. Tujuannya untuk memperkuat kuda-kuda dan daya tahan saat bertanding. Kekuatan inilah yang menjadi modal utama di setiap pertandingan silat.

’’Saat di turunan, untuk memperkuat kuda-kuda, sementara saat di tanjakan, stamina dan daya tahannya bisa lebih bertambah,’’ tegasnya. Sebelumnya, Pengkab IPSI telah beberapa kali mencoret puluhan pesilat perwakilan dari beberapa perguruan. Termasuk 2 pesilat yang terkendala administrasi lantaran domisilinya yang terlambat dimutasi dari luar daerah ke Kabupaten Mojokerto.

Di praporprov nanti, pengkab IPSI akan menurunkan pesilat di 11 kategori kelas dan nomor. Mulai dari tanding putra mulai kelas A sampai E. Tanding putri mulai kelas A sampai D, serta kategori seni tunggal putra dan putri. Artinya, akan ada 3 dari 14 pesilat yang akan dicoret dari pemusatan latihan di Padepokan IPSI Gondang.

Baca Juga :  Pendidikan sang Ayah Berujung Amanah
- Advertisement -

Setelah penjaringan tersebut, 11 pesilat akan di drill kembali untuk persiapan praporprov. Di mana, mereka dituntut mampu menembus posisi 8 besar jika ingin lolos ke babak utama Porprov.

’’Setelah pencoretan, langsung pematangan skill dan simulasi bertanding. Istilahnya serang bela atau bela diri teknik dan taktik,’’ pungkasnya. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/