alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Gelar Seleksi, Pengkab PASI Kirim 30 Sprinter

MOJOKERTO – Upaya cabor atletik Kabupaten Mojokerto dalam mempersiapkan atlet menuju Porprov Jatim 2019 rupanya tak lagi setengah-setengah.

Usai menggeber Kejurkab atletik pelajar tiga hari berturut-turut sejak Kamis (24/1), Pengkab PASI Mojokerto langsung menggelar seleksi dan pemilihan sprinter dan atlet berdasarkan catatan waktu dan prestasi yang diraih di ajang tahunan itu.

Proses tersebut sekaligus untuk mengejar waktu verifikasi data atlet untuk puslatkab (pemusatan latihan kabupaten) yang akan dimulai awal Februari nanti. Nah, dari hasil rapat evaluasi dan kesepakatan tim pemantau, PASI nampaknya bakal menyetorkan jumlah atlet dalam jumlah banyak.

Yakni, sampai 30 atlet yang akan diikutkan dalam program puslatkab. Jumlah tersebut tak lepas dari tingginya potensi atlet dalam persaingan merebut medali di tingkat provinsi. Sehingga butuh keseriusan dalam latihan di semua nomor dan kelas yang akan diikuti.

Baca Juga :  Ngaji Stunting Bersama Mbah Nun

’’Kita akan panggil yang juara 1, 2, dan 3 dari 10 nomor yang kita pertandingkan kemarin. Karena nomor dan kelas itu sudah kita sesuaikan dengan di porprov,’’ terang Bambang Risdianto, sekretaris Pengkab PASI Mojokerto.

Bambang tak mengelak, tidak semua atlet bakal dikirim ke ajang empat tahunan itu. Sebab, KONI hanya akan memprioritaskan keberangkatan atlet dan cabor yang memiliki potensi medali lebih besar. Untuk itu, PASI tetap akan menyeleksi dan memilih kembali yang terbaik dari 30 atlet yang disetorkan ke puslatkab.

Sehingga akan tercipta persaingan antaratlet untuk membuktikan masing-masing sebagai yang terbaik untuk bisa turun di level Provinsi Jatim. ’’Ya kita lihat dulu nanti setelah ikut di puslatkab tahap awal. Yang tidak ada perkembangan atau yang kalah bersaing, terpaksa kita coret,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Petahana Incar Politisi PKB

Seperti diketahui, setidaknya ada 275 sprinter yang turut ambil bagian dalam kejurkab yang berlangsung di Stadion Gajah Mada Mojosari itu. Mereka bersaing memperebutkan posisi tiga besar di sepuluh nomor dan kelas yang dipertandingkan. Mulai dari lari nomor 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.000 meter, hingga 5.000 meter.

Lalu, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, hingga lempar lembing yang semuanya diikuti oleh sprinter putra dan putri. Banyaknya jumlah nomor dan kategori yang dilombakan bukan tanpa alasan. PASI bertekad kejurkab kali ini sekaligus sebagai wadah dalam menginventarisir atlet sesuai spesialisasi nomor. 

 

MOJOKERTO – Upaya cabor atletik Kabupaten Mojokerto dalam mempersiapkan atlet menuju Porprov Jatim 2019 rupanya tak lagi setengah-setengah.

Usai menggeber Kejurkab atletik pelajar tiga hari berturut-turut sejak Kamis (24/1), Pengkab PASI Mojokerto langsung menggelar seleksi dan pemilihan sprinter dan atlet berdasarkan catatan waktu dan prestasi yang diraih di ajang tahunan itu.

Proses tersebut sekaligus untuk mengejar waktu verifikasi data atlet untuk puslatkab (pemusatan latihan kabupaten) yang akan dimulai awal Februari nanti. Nah, dari hasil rapat evaluasi dan kesepakatan tim pemantau, PASI nampaknya bakal menyetorkan jumlah atlet dalam jumlah banyak.

Yakni, sampai 30 atlet yang akan diikutkan dalam program puslatkab. Jumlah tersebut tak lepas dari tingginya potensi atlet dalam persaingan merebut medali di tingkat provinsi. Sehingga butuh keseriusan dalam latihan di semua nomor dan kelas yang akan diikuti.

Baca Juga :  Ikfina-Gus Barra Beri Harapan Baru

’’Kita akan panggil yang juara 1, 2, dan 3 dari 10 nomor yang kita pertandingkan kemarin. Karena nomor dan kelas itu sudah kita sesuaikan dengan di porprov,’’ terang Bambang Risdianto, sekretaris Pengkab PASI Mojokerto.

Bambang tak mengelak, tidak semua atlet bakal dikirim ke ajang empat tahunan itu. Sebab, KONI hanya akan memprioritaskan keberangkatan atlet dan cabor yang memiliki potensi medali lebih besar. Untuk itu, PASI tetap akan menyeleksi dan memilih kembali yang terbaik dari 30 atlet yang disetorkan ke puslatkab.

- Advertisement -

Sehingga akan tercipta persaingan antaratlet untuk membuktikan masing-masing sebagai yang terbaik untuk bisa turun di level Provinsi Jatim. ’’Ya kita lihat dulu nanti setelah ikut di puslatkab tahap awal. Yang tidak ada perkembangan atau yang kalah bersaing, terpaksa kita coret,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Ngaji Stunting Bersama Mbah Nun

Seperti diketahui, setidaknya ada 275 sprinter yang turut ambil bagian dalam kejurkab yang berlangsung di Stadion Gajah Mada Mojosari itu. Mereka bersaing memperebutkan posisi tiga besar di sepuluh nomor dan kelas yang dipertandingkan. Mulai dari lari nomor 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.000 meter, hingga 5.000 meter.

Lalu, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, hingga lempar lembing yang semuanya diikuti oleh sprinter putra dan putri. Banyaknya jumlah nomor dan kategori yang dilombakan bukan tanpa alasan. PASI bertekad kejurkab kali ini sekaligus sebagai wadah dalam menginventarisir atlet sesuai spesialisasi nomor. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/