alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Enam Klub Belum Berbadan Hukum

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Waktu yang tersisa dua minggu lagi memaksa Askot PSSI Mojokerto gerak cepat dalam menyiapkan komponen pertandingan untuk turnamen Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kota Mojokerto. Tidak hanya venue, Askot PSSI juga menyiapkan sejumlah klub/SSB sebagai peserta turnamen khusus pemain usia remaja tersebut.

Bahkan, Askot PSSI nekat menyertakan klub/SSB yang belum resmi masuk sebagai tim afiliasi PSSI pusat sebagai peserta. Hal ini tak pelak bakal memunculkan banyak polemik meski jadwal sudah tersusun. Ketua Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto mengakui, baru ada 4 klub/SSB yang resmi sebagai wadah pembinaan pemain dengan usia berjenjang. Keempatnya adalah SSB Internal, SSB Gen-B, SSB Sinar Mas, dan SSB Bina Putra yang secara legalitas sudah diakui di mata hukum. ’’Memang yang sudah sah dan berbadan hukum baru ada 4 tim. Yang lain masih dalam proses,’’ terangnya.

Baca Juga :  Survei: Airlangga Unggul Jika Head to Head dengan Prabowo dan Ganjar

Sesuai regulasi, Turnamen Piala Soeratin memang sejatinya diikuti tim yang memiliki legalitas resmi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, terdapat sejumlah klub/SSB yang belum terafiliasi justru masuk sebagai tim peserta. Seperti SSB Laut Biru, Putra Prajurit, Sikatan Muda, Saka Star, Hanza, dan Paksi. Mereka bergabung sebagai peserta Piala Soeratin baik di kategori U-13 maupun U-15.

Menjawab hal itu, Ook, sapaan akrab Joko Rustianto mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sifat turnamen yang masih di tingkat kabupaten/kota dinilai tidak menjadi persoalan. ’’Kami memang ditarget oleh Asprov PSSI Jatim untuk segera menyiapkan turnamen, termasuk pesertanya. Karena tujuannya adalah untuk pembinaan pemain, meskipun belum terafiliasi pun saya kira tidak ada masalah. Yang penting program berjalan dulu,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Airlangga: Harga Minyak Goreng Curah Disubsidi Menjadi Rp 14 Ribu

Diakui Ook pula, klub di Kota Mojokerto sejauh ini memang masih dalam proses penertiban administrasi. Termasuk, soal badan hukum guna melindungi pemain dari tindak kecurangan saat berkompetisi. Namun demikian, beberapa klub kini mulai mengurus dan memproses administrasinya agar segera disahkan sebagai wadah pembinaan pemain yang legal.

’’Beberapa klub/SSB sudah mulai proses pengurusan. Memang cukup lama, tapi tidak ada masalah. Yang penting pembinaan terus berjalan,’’ pungkasnya. Piala Soeratin tingkat Kota Mojokerto sedianya digelar 13-22 Desember di Gelora A. Yani. Setiap kategori usia, diikuti 7 tim peserta. (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Waktu yang tersisa dua minggu lagi memaksa Askot PSSI Mojokerto gerak cepat dalam menyiapkan komponen pertandingan untuk turnamen Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kota Mojokerto. Tidak hanya venue, Askot PSSI juga menyiapkan sejumlah klub/SSB sebagai peserta turnamen khusus pemain usia remaja tersebut.

Bahkan, Askot PSSI nekat menyertakan klub/SSB yang belum resmi masuk sebagai tim afiliasi PSSI pusat sebagai peserta. Hal ini tak pelak bakal memunculkan banyak polemik meski jadwal sudah tersusun. Ketua Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto mengakui, baru ada 4 klub/SSB yang resmi sebagai wadah pembinaan pemain dengan usia berjenjang. Keempatnya adalah SSB Internal, SSB Gen-B, SSB Sinar Mas, dan SSB Bina Putra yang secara legalitas sudah diakui di mata hukum. ’’Memang yang sudah sah dan berbadan hukum baru ada 4 tim. Yang lain masih dalam proses,’’ terangnya.

Baca Juga :  Airlangga: Harga Minyak Goreng Curah Disubsidi Menjadi Rp 14 Ribu

Sesuai regulasi, Turnamen Piala Soeratin memang sejatinya diikuti tim yang memiliki legalitas resmi. Akan tetapi, dalam kenyataannya, terdapat sejumlah klub/SSB yang belum terafiliasi justru masuk sebagai tim peserta. Seperti SSB Laut Biru, Putra Prajurit, Sikatan Muda, Saka Star, Hanza, dan Paksi. Mereka bergabung sebagai peserta Piala Soeratin baik di kategori U-13 maupun U-15.

Menjawab hal itu, Ook, sapaan akrab Joko Rustianto mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sifat turnamen yang masih di tingkat kabupaten/kota dinilai tidak menjadi persoalan. ’’Kami memang ditarget oleh Asprov PSSI Jatim untuk segera menyiapkan turnamen, termasuk pesertanya. Karena tujuannya adalah untuk pembinaan pemain, meskipun belum terafiliasi pun saya kira tidak ada masalah. Yang penting program berjalan dulu,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Liga Remaja Terancam Ditunda Tahun Depan

Diakui Ook pula, klub di Kota Mojokerto sejauh ini memang masih dalam proses penertiban administrasi. Termasuk, soal badan hukum guna melindungi pemain dari tindak kecurangan saat berkompetisi. Namun demikian, beberapa klub kini mulai mengurus dan memproses administrasinya agar segera disahkan sebagai wadah pembinaan pemain yang legal.

’’Beberapa klub/SSB sudah mulai proses pengurusan. Memang cukup lama, tapi tidak ada masalah. Yang penting pembinaan terus berjalan,’’ pungkasnya. Piala Soeratin tingkat Kota Mojokerto sedianya digelar 13-22 Desember di Gelora A. Yani. Setiap kategori usia, diikuti 7 tim peserta. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/