alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Persiapan Mepet, Pasang Target Dua Perunggu

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setahun tanpa kejuaraan, cabor hoki Kabupaten Mojokerto kembali mencicipi panasnya persaingan antartim daerah. Mulai hari ini hingga Minggu (28/11), tiga tim yang yang diturunkan bakal bertarung ketat di Kejurda hoki junior Jatim di Malang.

Target minimal dua medali perunggu dicanangkan Pengkab FHI Mojokerto kepada Abdulloh Farhan dkk dan Valenia Al Wafi dkk sebagai raihan paling pantas saat ini. Ketua Umum Pengkab FHI Mojokerto, Suryanto Agung mengatakan, target dua medali perunggu yang dicanangkan bukannya tanpa analisa dan prediksi matang. Di mana, pengkab FHI sudah mengukur sejauh mana kemampuan dan kualitas permainan anak asuhnya.

Pengukuran berdasarkan waktu pembentukan tim sejak pertama kali hingga November ini. Di mana, minimnya pengalaman bertanding menjadi faktor utama pengkab FHI mencanangkan tarhet realistis. ’’Ya target realistis, kalau ditanya raihannya apa, pasti inginnya emas. Cuman kembali lagi, kami masih harus melihat kondisi anak anak sekarang. Mungkin bisanya ada di tempat ketiga atau perunggu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Sucikan Diri, Membuang Sial dan Membuka Rezeki

Meski demikian, prediksi tersebut tak lantas menghentikan optimisme cabor dalam merebut medali lebih tinggi dan lebih banyak ke depannya. Utamanya di Porprov yang akan digelar tahun depan di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso. Bahkan, pihaknya yakin Abdulloh Farhan dkk dan Valenia Al Wafi dkk mampu mempersembahkan medali emas di ajang olahraga multievent se-provinsi Jatim tersebut.

Keyakinan itu tak lepas dari program latihan intensif yang sudah disiapkan Pengkab FHI disisa waktu kurang dari 7 bulan kedepan. ’’Persiapan Porprov masih 7 sampai 8 bulan lagi. Kami optimalkan peak performance anak-anak di Porprov,’’ tegasnya.

Di Kejurda hari ini, tiga tim yang diturunkan terdiri dari nomor outdoor Putra, indoor putri serta outdoor putri. Dari tiga tim itu, beban medali ada di tim yang turun di kelas outdoor putra dan indoor putri. Proses pembentukan tim sudah mereka gelar sejak awal tahun 2021 dengan durasi waktu dua kali dalam sehari. (far/fen)

Baca Juga :  Iftahul Farihah Beruntung di Kesempatan Kedua, Dipakai Anak Bekerja

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setahun tanpa kejuaraan, cabor hoki Kabupaten Mojokerto kembali mencicipi panasnya persaingan antartim daerah. Mulai hari ini hingga Minggu (28/11), tiga tim yang yang diturunkan bakal bertarung ketat di Kejurda hoki junior Jatim di Malang.

Target minimal dua medali perunggu dicanangkan Pengkab FHI Mojokerto kepada Abdulloh Farhan dkk dan Valenia Al Wafi dkk sebagai raihan paling pantas saat ini. Ketua Umum Pengkab FHI Mojokerto, Suryanto Agung mengatakan, target dua medali perunggu yang dicanangkan bukannya tanpa analisa dan prediksi matang. Di mana, pengkab FHI sudah mengukur sejauh mana kemampuan dan kualitas permainan anak asuhnya.

Pengukuran berdasarkan waktu pembentukan tim sejak pertama kali hingga November ini. Di mana, minimnya pengalaman bertanding menjadi faktor utama pengkab FHI mencanangkan tarhet realistis. ’’Ya target realistis, kalau ditanya raihannya apa, pasti inginnya emas. Cuman kembali lagi, kami masih harus melihat kondisi anak anak sekarang. Mungkin bisanya ada di tempat ketiga atau perunggu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Penghasilan Rp 35 Juta per Bulan, Tembus Pasar Australia

Meski demikian, prediksi tersebut tak lantas menghentikan optimisme cabor dalam merebut medali lebih tinggi dan lebih banyak ke depannya. Utamanya di Porprov yang akan digelar tahun depan di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso. Bahkan, pihaknya yakin Abdulloh Farhan dkk dan Valenia Al Wafi dkk mampu mempersembahkan medali emas di ajang olahraga multievent se-provinsi Jatim tersebut.

Keyakinan itu tak lepas dari program latihan intensif yang sudah disiapkan Pengkab FHI disisa waktu kurang dari 7 bulan kedepan. ’’Persiapan Porprov masih 7 sampai 8 bulan lagi. Kami optimalkan peak performance anak-anak di Porprov,’’ tegasnya.

Di Kejurda hari ini, tiga tim yang diturunkan terdiri dari nomor outdoor Putra, indoor putri serta outdoor putri. Dari tiga tim itu, beban medali ada di tim yang turun di kelas outdoor putra dan indoor putri. Proses pembentukan tim sudah mereka gelar sejak awal tahun 2021 dengan durasi waktu dua kali dalam sehari. (far/fen)

Baca Juga :  Target Akhir Tahun Masuk Level 1

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/