alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Mendag RI Hadiri WEF, Indonesia Target Pemulihan Ekonomi Dunia

MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss yang berlangsung pada 22—26 Mei 2022. Mendag Lutfi dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan termasuk dengan pelaku usaha global dari berbagai negara di dunia serta mempromosikan Presidensi G20 Indonesia.

Target Indonesia, forum ini dapat menemukan solusi atas berbagai masalah global yang sedang terjadi saat ini guna pemuulihan ekonomi dunia. Pertemuan Tahunan WEF itu merupakan ajang bertemunya pemimpin dunia, pelaku bisnis, politisi, cendekia, dan media terpilih dari seluruh dunia.

Dalam forum tersebut mereka akan saling bertukar pandangan untuk menyelesaikan permasalahan global sekaligus membuka peluang bisnis guna meningkatkan perdagangan dan investasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.

WEF 2022 mengangkat tema “History at a Turning Point: Government Policies and Business Strategies”. Pertemuan tahunan ini bertepatan dengan momen geopolitik dan geoekonomi terpenting selama tiga dekade terakhir dan latar belakang pandemi dalam satu abad. Sempat ditunda penyelenggaraannya pada 2021 akibat pandemi Covid-19, kini WEF 2022 kembali digelar.

Baca Juga :  Tak hanya Andalkan Paras Tapi Juga SDM Mumpuni

“Kunjungan kerja ke Swiss untuk menghadiri WEF 2022 merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan kerja sama perdagangan Indonesia. Tidak hanya dengan mitra kerja pemerintah, tetapi juga dengan pelaku usaha global. Melalui WEF 2022, kita juga berharap dapat menemukan solusi untuk berbagai tantangan global yang dihadapi seperti pandemi global, perang Rusia-Ukraina, guncangan geo-ekonomi, hingga perubahan iklim,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda dan pertemuan. Di antaranya, menjadi panelis dan menyampaikan kata penutup pada sesi Country Strategy Dialogue on Indonesia.

Mendag RI Muh Lutfi.

Sejumlah isu yang akan dibahas pada Country Strategy Dialogue on Indonesia yaitu Presidensi G20 Indonesia; Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG), Keketuaan Indonesiadi ASEAN 2023; serta ekonomi digital ASEAN.

Selain itu, Mendag Lutfi dijadwalkan untuk menghadiri ajang Indonesia Night yang digelar Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI di sela agenda WEF 2022.

Indonesia akan menunjukkan keramahan dan prospek bisnis dengan menyajikan sejumlah tarian tradisional, lagu-lagu daerah, hidangan nusantara; serta menampilkan informasi perkembangan investasi di Indonesia.

Baca Juga :  Yoko Jago di Kandang

Di akhir kunjungan kerjanya, Mendag Lutfi dijadwalkan menjadi panelis pada sesi Assessing the Role of the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Trade Agreement. Dalam kesempatan tersebut, Mendag akan membahas tentang Peran Persetujuan RCEP terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, regional dan dunia.

WEF Annual Meeting merupakan agenda pertemuan tahunan para pemimpin, pelaku bisnis, pemimpin politik, cendekiawan dan media terpilih dari seluruh dunia untuk mendiskusikan berbagai masalah global yang dihadapi dunia. Pertemuan tersebut dimotori oleh WEF dan selalu digelar di Davos, Swiss.

WEF merupakan organisasi nonprofit kerja sama pemerintah dan swasta yang didirikan di Jenewa tahun 1971 oleh Klaus M. Schwab, seorang profesor bisnis di Swiss.

Kegiatan ini mempertemukan para pemimpin dunia di berbagai bidang untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi, kesehatan, lingkungan, perubahan iklim, energi, dan lain-lain. WEF dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia baik dari pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, praktisi ekonomi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). (*)

MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss yang berlangsung pada 22—26 Mei 2022. Mendag Lutfi dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan termasuk dengan pelaku usaha global dari berbagai negara di dunia serta mempromosikan Presidensi G20 Indonesia.

Target Indonesia, forum ini dapat menemukan solusi atas berbagai masalah global yang sedang terjadi saat ini guna pemuulihan ekonomi dunia. Pertemuan Tahunan WEF itu merupakan ajang bertemunya pemimpin dunia, pelaku bisnis, politisi, cendekia, dan media terpilih dari seluruh dunia.

Dalam forum tersebut mereka akan saling bertukar pandangan untuk menyelesaikan permasalahan global sekaligus membuka peluang bisnis guna meningkatkan perdagangan dan investasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.

WEF 2022 mengangkat tema “History at a Turning Point: Government Policies and Business Strategies”. Pertemuan tahunan ini bertepatan dengan momen geopolitik dan geoekonomi terpenting selama tiga dekade terakhir dan latar belakang pandemi dalam satu abad. Sempat ditunda penyelenggaraannya pada 2021 akibat pandemi Covid-19, kini WEF 2022 kembali digelar.

Baca Juga :  Tak hanya Andalkan Paras Tapi Juga SDM Mumpuni

“Kunjungan kerja ke Swiss untuk menghadiri WEF 2022 merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan kerja sama perdagangan Indonesia. Tidak hanya dengan mitra kerja pemerintah, tetapi juga dengan pelaku usaha global. Melalui WEF 2022, kita juga berharap dapat menemukan solusi untuk berbagai tantangan global yang dihadapi seperti pandemi global, perang Rusia-Ukraina, guncangan geo-ekonomi, hingga perubahan iklim,” ujar Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda dan pertemuan. Di antaranya, menjadi panelis dan menyampaikan kata penutup pada sesi Country Strategy Dialogue on Indonesia.

Mendag RI Muh Lutfi.
- Advertisement -

Sejumlah isu yang akan dibahas pada Country Strategy Dialogue on Indonesia yaitu Presidensi G20 Indonesia; Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG), Keketuaan Indonesiadi ASEAN 2023; serta ekonomi digital ASEAN.

Selain itu, Mendag Lutfi dijadwalkan untuk menghadiri ajang Indonesia Night yang digelar Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI di sela agenda WEF 2022.

Indonesia akan menunjukkan keramahan dan prospek bisnis dengan menyajikan sejumlah tarian tradisional, lagu-lagu daerah, hidangan nusantara; serta menampilkan informasi perkembangan investasi di Indonesia.

Baca Juga :  Luncurkan Program Migor Rakyat, Mendag Manfaatkan Teknologi Digital

Di akhir kunjungan kerjanya, Mendag Lutfi dijadwalkan menjadi panelis pada sesi Assessing the Role of the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Trade Agreement. Dalam kesempatan tersebut, Mendag akan membahas tentang Peran Persetujuan RCEP terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, regional dan dunia.

WEF Annual Meeting merupakan agenda pertemuan tahunan para pemimpin, pelaku bisnis, pemimpin politik, cendekiawan dan media terpilih dari seluruh dunia untuk mendiskusikan berbagai masalah global yang dihadapi dunia. Pertemuan tersebut dimotori oleh WEF dan selalu digelar di Davos, Swiss.

WEF merupakan organisasi nonprofit kerja sama pemerintah dan swasta yang didirikan di Jenewa tahun 1971 oleh Klaus M. Schwab, seorang profesor bisnis di Swiss.

Kegiatan ini mempertemukan para pemimpin dunia di berbagai bidang untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi, kesehatan, lingkungan, perubahan iklim, energi, dan lain-lain. WEF dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia baik dari pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, praktisi ekonomi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/