alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Jelang Pra-Porprov, Atlet Catur Uji Coba Lawan Jombang

MOJOKERTO – Cabor catur Kabupaten Mojokerto terus memantapkan persiapannya jelang bergulirnya Pra-Porprov 2019, 16 Maret nanti.

Setelah menempa kualitas skill pecatur muda lewat latihan intensif selama sebulan penuh, Pengkab Percasi Mojokerto kembali menantang 8 pecaturnya dengan program yang tak kalah berat.

Yakni, uji coba dengan sesama atlet Porprov dari daerah lain. Kemarin, program sparing kali pertamanya digelar dengan atlet asal Kabupaten Jombang sebagai lawan pertama. Dari sparing itu, atlet beregu Mojokerto mampu unggul tipis atas atlet asal kota santri.

Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno, mengatakan, program sparing menjadi agenda yang wajib dilakoni atletnya sebelum turun di medan pertarungan yang sebenarnya. Di mana, sparing tersebut tidak hanya untuk mengasah skill, tapi juga untuk mengukur kemampuan dan menambah mental bertanding anak asuhnya.

Baca Juga :  Program Bansos Dinilai Keluarkan Indonesia dari Tekanan Ekonomi

Winarno menyadari, 8 atletnya masih minim jam terbang bertanding. Sehingga butuh uji coba lebih banyak untuk bisa menambah mental mereka. Sehingga, saat turun di pertandingan resmi, mereka cukup percaya diri dan bisa memenangkan pertarungan. ’’Mereka masih dua tahun menekuni catur, jadi butuh banyak sekali pertandingan uji coba,’’ terangnya.

Tidak hanya sekali, sparing juga akan berlangsung setiap pekan sampai nanti babak kualifikasi berlangsung. Untuk pekan depan, Kabupaten Blitar menjadi lawan keduanya. Untuk lebih meningkatkan rasa kepercayaan diri pecatur, Winarno sengaja menggelar uji coba di daerah lawan. Sehingga, mental mereka tertempa sekaligus dengan kualitas skill.

Dalam sparing itu, Percasi menurunkan 8 atlet, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri. Nantinya mereka akan turun di nomor beregu yang masing-masing terdiri dari 4 atlet. ’’Kami sengaja tidak turun di nomor perorangan karena persaingannya sangat ketat. Kalau di nomor beregu saya kira masih bisa bersaing,’’ pungkasnya. 

Baca Juga :  Bangun Sekolah dan Bentuk Klub Sepak Bola

MOJOKERTO – Cabor catur Kabupaten Mojokerto terus memantapkan persiapannya jelang bergulirnya Pra-Porprov 2019, 16 Maret nanti.

Setelah menempa kualitas skill pecatur muda lewat latihan intensif selama sebulan penuh, Pengkab Percasi Mojokerto kembali menantang 8 pecaturnya dengan program yang tak kalah berat.

Yakni, uji coba dengan sesama atlet Porprov dari daerah lain. Kemarin, program sparing kali pertamanya digelar dengan atlet asal Kabupaten Jombang sebagai lawan pertama. Dari sparing itu, atlet beregu Mojokerto mampu unggul tipis atas atlet asal kota santri.

Ketua Umum Pengkab Percasi Mojokerto, Winarno, mengatakan, program sparing menjadi agenda yang wajib dilakoni atletnya sebelum turun di medan pertarungan yang sebenarnya. Di mana, sparing tersebut tidak hanya untuk mengasah skill, tapi juga untuk mengukur kemampuan dan menambah mental bertanding anak asuhnya.

Baca Juga :  Program Bansos Dinilai Keluarkan Indonesia dari Tekanan Ekonomi

Winarno menyadari, 8 atletnya masih minim jam terbang bertanding. Sehingga butuh uji coba lebih banyak untuk bisa menambah mental mereka. Sehingga, saat turun di pertandingan resmi, mereka cukup percaya diri dan bisa memenangkan pertarungan. ’’Mereka masih dua tahun menekuni catur, jadi butuh banyak sekali pertandingan uji coba,’’ terangnya.

Tidak hanya sekali, sparing juga akan berlangsung setiap pekan sampai nanti babak kualifikasi berlangsung. Untuk pekan depan, Kabupaten Blitar menjadi lawan keduanya. Untuk lebih meningkatkan rasa kepercayaan diri pecatur, Winarno sengaja menggelar uji coba di daerah lawan. Sehingga, mental mereka tertempa sekaligus dengan kualitas skill.

- Advertisement -

Dalam sparing itu, Percasi menurunkan 8 atlet, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri. Nantinya mereka akan turun di nomor beregu yang masing-masing terdiri dari 4 atlet. ’’Kami sengaja tidak turun di nomor perorangan karena persaingannya sangat ketat. Kalau di nomor beregu saya kira masih bisa bersaing,’’ pungkasnya. 

Baca Juga :  Kemendag Perbarui Kategorisasi Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/