alexametrics
31.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Facial Wash, Asal Jangan Berlebihan

PENGGUNAAN sabun wajah atau facial wash beberapa kali dalam sehari tidak selama berdampak baik terhadap kesehatan kulit wajah.

Ada kalanya, wajah hanya butuh sedikit waktu pencucian demi menghindari gangguan kulit terhadap bahan kimia. Hal ini yang tak banyak diketahui banyak pria maupun wanita dalam menggunakan facial wash, sehingga efek negatif tak bisa dielakkan.

Pengalaman tersebut yang sempat dialami Syaiful Mahfud, pegawai honorer salah satu sekolah swasta di Kota Mojokerto 5 tahun silam. Dampak dari jarak yang terlampau jauh antara rumah dan lokasi pekerjaan, membuatnya wajib membasuh muka menggunakan facial foam setiap kali datang ke sekolah.

Upaya ini ia lakukan lantaran ia merasa wajahnya selalu kotor akibat debu yang menempel setelah berkutat dalam perjalanan. Bahkan, tidak hanya waktu pagi saat berangkat saja. Saat siang hari pun ia juga kerap membasuh muka menggunakan sabun meski sebelumnya tidak melakoni aktifitas berat di lapangan.

Baca Juga :  Duet Gelandang Terbaik

Pun demikian sepulang dari aktifitas kerja dan sebelum tidur, facial foam tak lepas dari wajahnya. Upaya itu ia lakukan agar wajah tetap tampak bersih setiap saat. Namun lambat laun, cara itu justru berdampak buruk.

Terlalu sering terkena bahan kimia sabun, kulit justru bisa rusak dan menyebabkan masalah kulit lainnya, seperti jerawat atau iritasi. Sehingga bukan kulit bersih yang ia dapatkan, melainkan kulit penyakit.

’’Malah rusak semua. Awalnya ada bintik merah perih, terus merambat ke bebrapa bagian wajah lainnya,’’ ungkap pria 30 tahun ini. Merasa ada yang tak beres, ia pun merubah cara pemakaian Facial wash. Umumnya, mencuci wajah dilakukan hanya 2 kali sehari, pada pagi hari saat bangun tidur dan saat sore hari saat mandi.

Baca Juga :  Latihan Menembak Ditunda hingga Pasca UASBN

Rutin hanya dua kali sehari sebenarnya sudah cukup, tapi jika memang situasi sedang panas atau banyak aktiftias luar, 3 kali ketika hari sudah cukup. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan kulit dari luar dengan sabun, perlu juga mengonsumsi air putih yang cukup.

Serta makanan kaya nutrisi dan antioksidan sehingga kulit bisa menjaga dirinya sendiri, tampil cerah dan segar secara alami. ’’Maksimal tiga kali lah. Bisa pagi siang dan sore. Atau siang, sore dan malam. Asalkan ada jeda lebih lama waktu pencucian,’’ pungkasnya.

 

 

PENGGUNAAN sabun wajah atau facial wash beberapa kali dalam sehari tidak selama berdampak baik terhadap kesehatan kulit wajah.

Ada kalanya, wajah hanya butuh sedikit waktu pencucian demi menghindari gangguan kulit terhadap bahan kimia. Hal ini yang tak banyak diketahui banyak pria maupun wanita dalam menggunakan facial wash, sehingga efek negatif tak bisa dielakkan.

Pengalaman tersebut yang sempat dialami Syaiful Mahfud, pegawai honorer salah satu sekolah swasta di Kota Mojokerto 5 tahun silam. Dampak dari jarak yang terlampau jauh antara rumah dan lokasi pekerjaan, membuatnya wajib membasuh muka menggunakan facial foam setiap kali datang ke sekolah.

Upaya ini ia lakukan lantaran ia merasa wajahnya selalu kotor akibat debu yang menempel setelah berkutat dalam perjalanan. Bahkan, tidak hanya waktu pagi saat berangkat saja. Saat siang hari pun ia juga kerap membasuh muka menggunakan sabun meski sebelumnya tidak melakoni aktifitas berat di lapangan.

Baca Juga :  OJK Turut Jaga Pasar Modal dan Pertumbuhan Ekonomi
- Advertisement -

Pun demikian sepulang dari aktifitas kerja dan sebelum tidur, facial foam tak lepas dari wajahnya. Upaya itu ia lakukan agar wajah tetap tampak bersih setiap saat. Namun lambat laun, cara itu justru berdampak buruk.

Terlalu sering terkena bahan kimia sabun, kulit justru bisa rusak dan menyebabkan masalah kulit lainnya, seperti jerawat atau iritasi. Sehingga bukan kulit bersih yang ia dapatkan, melainkan kulit penyakit.

’’Malah rusak semua. Awalnya ada bintik merah perih, terus merambat ke bebrapa bagian wajah lainnya,’’ ungkap pria 30 tahun ini. Merasa ada yang tak beres, ia pun merubah cara pemakaian Facial wash. Umumnya, mencuci wajah dilakukan hanya 2 kali sehari, pada pagi hari saat bangun tidur dan saat sore hari saat mandi.

Baca Juga :  Terinspirasi Strategi Pembangunan Bupati Nonaktif MKP

Rutin hanya dua kali sehari sebenarnya sudah cukup, tapi jika memang situasi sedang panas atau banyak aktiftias luar, 3 kali ketika hari sudah cukup. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan kulit dari luar dengan sabun, perlu juga mengonsumsi air putih yang cukup.

Serta makanan kaya nutrisi dan antioksidan sehingga kulit bisa menjaga dirinya sendiri, tampil cerah dan segar secara alami. ’’Maksimal tiga kali lah. Bisa pagi siang dan sore. Atau siang, sore dan malam. Asalkan ada jeda lebih lama waktu pencucian,’’ pungkasnya.

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/