alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Maju Jalur Independen? Siapkan 58 Ribu Dukungan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar MojokertoKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto bakal menerima syarat dukungan bagi bakal pasangan calon independen Cabup-Cawabup Mojokerto, sejak 11 Desember nanti. Untuk bisa running di jalur ini, setiap paslon harus mengantongi dukungan hingga 58 ribu pemilih.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Achmad Arif, mengatakan, jumlah dukungan untuk maju di jalur independen tersebut mengacu data daftar pemilih tetap (DPT) terakhir yang digunakan dalam momen pilpres dan pileg beberapa waktu lalu. ’’Jumlah dukungan minimal 7,5 persen,’’ ungkapnya.

Dengan DPT sebanyak 831.172 dalam pilpres lalu, kata Arif, maka jumlah dukungan untuk maju di jalur independen mencapai 58.183 pemilih dengan penyebaran 50 persen di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Pertanyaan Menyebalkan, Kini Dirindukan

Arif mengimbau, masyarakat yang memiliki keinginan untuk maju dalam pilkada nanti, hendaknya segera mengumpulkan berkas. Karena, KPU sudah bisa menerima berkas dukungan calon independen mulai 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020.

’’Syarat dan dukungan itu kemudian akan kami verifikasi administrasi dan faktual. Jika sudah selesai dan sesuai dengan kuota yang ada di peraturan KPU, maka pasangan calon indepen bisa mendaftarkan diri,’’ ungkapnya.

Koordinator Divisi Teknis dan Data KPU Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, jalur perorangan dibuka lebih awal lantaran persyaratan yang sangat rumit. Tak sekadar jumlah dukungan yang seabrek. Namun, KPU juga harus kerja keras untuk melakukan verifikasi faktual ke lapangan. ’’Jika jalur independen sudah tuntas, maka KPU akan membuka jalur pendaftaran di jalur parpol,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Incumben Bakal Absen di Panggung Visi-Misi

Sebelumnya, jalur perorangan ini ramai dikabarkan akan dimanfaatkan Yoko Priyono. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto ini akan menggunakan jalur independen lantaran tak memiliki tiket parpol.

Namun, hal itu dibantahnya. Bahkan, ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari PPP, Gerindra, PAN, Nasdem, PKS, dan Hanura. Dengan dukungan enam parpol ini, maka Yoko akan mudah melenggang ke pencalonan.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar MojokertoKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto bakal menerima syarat dukungan bagi bakal pasangan calon independen Cabup-Cawabup Mojokerto, sejak 11 Desember nanti. Untuk bisa running di jalur ini, setiap paslon harus mengantongi dukungan hingga 58 ribu pemilih.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Achmad Arif, mengatakan, jumlah dukungan untuk maju di jalur independen tersebut mengacu data daftar pemilih tetap (DPT) terakhir yang digunakan dalam momen pilpres dan pileg beberapa waktu lalu. ’’Jumlah dukungan minimal 7,5 persen,’’ ungkapnya.

Dengan DPT sebanyak 831.172 dalam pilpres lalu, kata Arif, maka jumlah dukungan untuk maju di jalur independen mencapai 58.183 pemilih dengan penyebaran 50 persen di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Incar Tuan Rumah Praporprov Catur

Arif mengimbau, masyarakat yang memiliki keinginan untuk maju dalam pilkada nanti, hendaknya segera mengumpulkan berkas. Karena, KPU sudah bisa menerima berkas dukungan calon independen mulai 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020.

- Advertisement -

’’Syarat dan dukungan itu kemudian akan kami verifikasi administrasi dan faktual. Jika sudah selesai dan sesuai dengan kuota yang ada di peraturan KPU, maka pasangan calon indepen bisa mendaftarkan diri,’’ ungkapnya.

Koordinator Divisi Teknis dan Data KPU Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, jalur perorangan dibuka lebih awal lantaran persyaratan yang sangat rumit. Tak sekadar jumlah dukungan yang seabrek. Namun, KPU juga harus kerja keras untuk melakukan verifikasi faktual ke lapangan. ’’Jika jalur independen sudah tuntas, maka KPU akan membuka jalur pendaftaran di jalur parpol,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Askab PSSI Hanya Rekomendasi Tujuh Pemain

Sebelumnya, jalur perorangan ini ramai dikabarkan akan dimanfaatkan Yoko Priyono. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto ini akan menggunakan jalur independen lantaran tak memiliki tiket parpol.

Namun, hal itu dibantahnya. Bahkan, ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari PPP, Gerindra, PAN, Nasdem, PKS, dan Hanura. Dengan dukungan enam parpol ini, maka Yoko akan mudah melenggang ke pencalonan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/