alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Hujan Angin, Pohon Petai Tujuh Meter Tumbang

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pohon petai tumbang di bahu Jalan Raya Desa Gebangsari, Kecamatan Jatirejo, kemarin siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pohon tumbang sempat menghambat laju rombongan Bupati saat hendak menghadiri giat pembagian bantuan sosial (bansos).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menerangkan pohon pete berdiameter sekitar 40 cm itu tumbang sekitar pukul 12.30 kemarin. Saat wilayah dengan 18 kecamatan ini diguyur hujan lebat disertai angin. ’’Menurut warga setempat, waktu kejadian itu jalan lagi sepi. Dan itu sebelum rombongan (Bupati) lewat,’’ sebutnya.

BPBD mencatat, saat kejadian kecepatan hembusan angin mencapai 30 km/jam. Pohon setinggi tujuh meter itu roboh menutupi seluruh badan jalan. Tak mampu menahan sapuan angin, akar pohon sampai terangkat. Batang pohon menimpa jaringan kabel listrik.

Baca Juga :  86 Posko PPKM Mikro Diaktifkan

’’Tadi rombongan (Bupati) sempat berhenti sekitar 15 menit nunggu pohonnya kita evakuasi,’’ paparnya. Dikatakannya, tak butuh waktu lama guna mengevakuasi pohon tumbang yang menghadang laju rombongan Bupati itu. Sebab, selain turut dalam iring-iringan, petugas juga dibantu sejumlah relawan yang ada di lokasi. Sehingga orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto itu bisa melanjutkan perjalanan.

Djoko mengungkapkan, rombongan Bupati Ikfina Fahmawati hendak menuju lokasi pembagian bantuan sosial (Bansos) keluarga miskin di Desa Gebangsari. Itu merupakan agenda lanjutan bupati usai menghadiri giat penanaman pohon BPBD Kabupaten Mojokerto di Desa Dilem, Kecamatan Gondang.

’’Waktu tanam pohon itu sudah turun hujan angin, sampai ibu bupati hanya menanam dua pohon saja. (Rombongan) sempat berteduh di balai desa (Dilem), terus lanjut perjalanan. Jadi pohon itu sudah tumbang waktu rombongan masih di atas (Desa Dilem),’’ tegasnya. (vad/fen)

Baca Juga :  Berangkat dengan Skuad Minim

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pohon petai tumbang di bahu Jalan Raya Desa Gebangsari, Kecamatan Jatirejo, kemarin siang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pohon tumbang sempat menghambat laju rombongan Bupati saat hendak menghadiri giat pembagian bantuan sosial (bansos).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menerangkan pohon pete berdiameter sekitar 40 cm itu tumbang sekitar pukul 12.30 kemarin. Saat wilayah dengan 18 kecamatan ini diguyur hujan lebat disertai angin. ’’Menurut warga setempat, waktu kejadian itu jalan lagi sepi. Dan itu sebelum rombongan (Bupati) lewat,’’ sebutnya.

BPBD mencatat, saat kejadian kecepatan hembusan angin mencapai 30 km/jam. Pohon setinggi tujuh meter itu roboh menutupi seluruh badan jalan. Tak mampu menahan sapuan angin, akar pohon sampai terangkat. Batang pohon menimpa jaringan kabel listrik.

Baca Juga :  Ideologi Ekstrem Jadi Tantangan Kader

’’Tadi rombongan (Bupati) sempat berhenti sekitar 15 menit nunggu pohonnya kita evakuasi,’’ paparnya. Dikatakannya, tak butuh waktu lama guna mengevakuasi pohon tumbang yang menghadang laju rombongan Bupati itu. Sebab, selain turut dalam iring-iringan, petugas juga dibantu sejumlah relawan yang ada di lokasi. Sehingga orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto itu bisa melanjutkan perjalanan.

Djoko mengungkapkan, rombongan Bupati Ikfina Fahmawati hendak menuju lokasi pembagian bantuan sosial (Bansos) keluarga miskin di Desa Gebangsari. Itu merupakan agenda lanjutan bupati usai menghadiri giat penanaman pohon BPBD Kabupaten Mojokerto di Desa Dilem, Kecamatan Gondang.

’’Waktu tanam pohon itu sudah turun hujan angin, sampai ibu bupati hanya menanam dua pohon saja. (Rombongan) sempat berteduh di balai desa (Dilem), terus lanjut perjalanan. Jadi pohon itu sudah tumbang waktu rombongan masih di atas (Desa Dilem),’’ tegasnya. (vad/fen)

Baca Juga :  Penjual Bakso Tewas Telanjang di Kamar Hotel

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/