alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Bawaslu Siapkan Cadangan Panwascam

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto telah menetapkan 54 anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam), Rabu (18/12) malam. Sementara, 128 orang di antaranya yang dinyatakan tak terpilih, akan menjadi cadangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy’at, mengatakan, penentuan 54 nama itu setelah lima komisioner menggelar pleno tertutup di kantor bawaslu. Penentuan daftar nama yang lolos dan akan bertugas sebagai panwascam, mengacu hasil tes administrasi, tes tulis, hingga wawancara. ’’Ada perankingan. Sehingga, mereka yang lolos, merupakan yang terbaik dari hasil ujian,’’ ungkapnya.

54 peserta tes yang telah dinyatakan lolos, harus mengirimkan kelengkapan persyaratan ke bawaslu. Di antaranya, berupa surat keterangan sehat rohani, surat keterangan bebas narkotika. ’’Kita berikan waktu sampai 23 Desember,’’ rincinya.

Baca Juga :  Delapan Pendaftar Panwascam Dicoret

Sementara itu, bagi peserta tes yang dinyatakan gagal menduduki kursi panwascam, kata Aris, akan menjadi cadangan. Proses pergantian antarwaktu (PAW) akan dilakukan jika terdapat anggota panwascam yang tak mampu meneruskan tugasnya. ’’Kita sudah mengantisipasi. Jangan sampai ada kekosongan. Kalau sampai ada yang berhalangan tetap, tentu akan proses pergantian. Nah, cadangan itu yang akan kami pilih,’’ beber pria yang akrab disapa Asep ini.

Perlu diketahui, proses rekrutmen anggota panwascam di Kabupaten Mojokerto berlangsung sangat terbuka. Sebanyak 203 orang mendaftar. Namun, saat seleksi administrasi, 8 di antaranya gugur.

Lolos dari seleksi administrasi, tes tulis melalui komputer digelar 13 Desember. Proses ini diikuti 182 pendaftar. Mereka menjalani tes sebanyak 4 sesi. Lalu diteruskan dengan tes wawancara yang berlangsung selama 4 hari.

Baca Juga :  Masuk Jalur Bidikmisi Unair, Raih IPK 4.00

Ketatnya proses rekrutmen kali ini diharapkan mampu menjalankan proses pengawasan selama proses pilbup berlangsung nanti. Panwascam akan bekerja penuh waktu. Dan harus siap dalam situasi apa pun dan menjalankan perintah dari bawaslu. ’’Untuk Pilkada 2020 ini dibutuhkan pengawas yang jujur, berintegritas dan berkualitas,’’ pungkasnya.

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto telah menetapkan 54 anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam), Rabu (18/12) malam. Sementara, 128 orang di antaranya yang dinyatakan tak terpilih, akan menjadi cadangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy’at, mengatakan, penentuan 54 nama itu setelah lima komisioner menggelar pleno tertutup di kantor bawaslu. Penentuan daftar nama yang lolos dan akan bertugas sebagai panwascam, mengacu hasil tes administrasi, tes tulis, hingga wawancara. ’’Ada perankingan. Sehingga, mereka yang lolos, merupakan yang terbaik dari hasil ujian,’’ ungkapnya.

54 peserta tes yang telah dinyatakan lolos, harus mengirimkan kelengkapan persyaratan ke bawaslu. Di antaranya, berupa surat keterangan sehat rohani, surat keterangan bebas narkotika. ’’Kita berikan waktu sampai 23 Desember,’’ rincinya.

Baca Juga :  Gerakkan Pemuda, Manfaatkan Potensi Desa

Sementara itu, bagi peserta tes yang dinyatakan gagal menduduki kursi panwascam, kata Aris, akan menjadi cadangan. Proses pergantian antarwaktu (PAW) akan dilakukan jika terdapat anggota panwascam yang tak mampu meneruskan tugasnya. ’’Kita sudah mengantisipasi. Jangan sampai ada kekosongan. Kalau sampai ada yang berhalangan tetap, tentu akan proses pergantian. Nah, cadangan itu yang akan kami pilih,’’ beber pria yang akrab disapa Asep ini.

Perlu diketahui, proses rekrutmen anggota panwascam di Kabupaten Mojokerto berlangsung sangat terbuka. Sebanyak 203 orang mendaftar. Namun, saat seleksi administrasi, 8 di antaranya gugur.

Lolos dari seleksi administrasi, tes tulis melalui komputer digelar 13 Desember. Proses ini diikuti 182 pendaftar. Mereka menjalani tes sebanyak 4 sesi. Lalu diteruskan dengan tes wawancara yang berlangsung selama 4 hari.

Baca Juga :  Mendag RI Ingatkan "Kembali ke Perdagangan" Kunci Pemulihan Ekonomi Dunia
- Advertisement -

Ketatnya proses rekrutmen kali ini diharapkan mampu menjalankan proses pengawasan selama proses pilbup berlangsung nanti. Panwascam akan bekerja penuh waktu. Dan harus siap dalam situasi apa pun dan menjalankan perintah dari bawaslu. ’’Untuk Pilkada 2020 ini dibutuhkan pengawas yang jujur, berintegritas dan berkualitas,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/