alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Tuesday, July 5, 2022

Jamaah Haji RI Dijatah 69 Hotel, Paling Jauh 4,2 Km dari Masjidil Haram

KEPALA Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam menyampaikan, pengadaan akomodasi di Makkah, Arab Saudi untuk jamaah haji Indonesia 2022 sudah kontrak 100 persen. Hotel jamaah tersebar di lima wilayah, yaitu Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal, dan Misfalah.

“Total ada 40 hotel, dengan jumlah 26.647 kamar. Hotel terdekat dari Masjidil Haram berjarak 850 meter dan hotel terjatuh berjarak 4.220 meter,” kata Nasrullah kepada wartawan, Kamis (19/5).

“Akomodasi Madinah juga sudah kontrak 100 persen. Ada 29 hotel dengan total 24.315 kamar. Semuanya di kawasan Markaziah,” sambungnya.

Kontrak layanan konsumsi di Madinah, lanjut Nasrullah, juga sudah selesai 100npersen. Ada 13 perusahaan penyedia katering di Madinah. Untuk Makkah, sudah selesai kontrak dengan 19 perusahaan dari 31 penyedia katering (61 persen). “Kami target kontrak katering di Makkah selesai pada 25 Mei 2022,” jelasnya.

Baca Juga :  Program Ning Ita di Sekolah Diapresiasi Kemenag RI

Total layanan konsumsi yang akan diterima jamaah haji Indonesia sebanyak 75 kali di Makkah, 27 kali di Madinah, dan 16 kali di Armina.

Terkait layanan transportasi, seluruh kontrak pengadaannya juga sudah selesai, baik untuk bus salawat maupun bus antar kota. KUH pun sudah merekrut 768 tenaga pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi atau yang sering disebut sebagai tenaga musiman (Temus) haji.

Mereka terdiri atas mukimin (warga Indonesia yang mukim di Saudi), pegawai kantor teknis haji KJRI dan KBRI, serta mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Timur Tengah.

Sebelumnya, Indonesia akhirnya mendapat kepastian kuota haji tahun 2022. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, tahun ini akan memberangkatkan 100.051 jamaah haji.

Baca Juga :  Kemenko Perekonomian Kantongi Opini WTP ke 14 dari BPK RI

Hal ini disampaikan Menag dalam sambutannya pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan, di Jakarta, pada Selasa (19/4) malam.

“Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jamaah haji karena Covid-19, alhamdulillah atas ikhtiar dan doa kita semua, di tahun ini kita akan kembali memberangkatkan jamaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas,” ujar Yaqut. (JawaPos.com)

KEPALA Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam menyampaikan, pengadaan akomodasi di Makkah, Arab Saudi untuk jamaah haji Indonesia 2022 sudah kontrak 100 persen. Hotel jamaah tersebar di lima wilayah, yaitu Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal, dan Misfalah.

“Total ada 40 hotel, dengan jumlah 26.647 kamar. Hotel terdekat dari Masjidil Haram berjarak 850 meter dan hotel terjatuh berjarak 4.220 meter,” kata Nasrullah kepada wartawan, Kamis (19/5).

“Akomodasi Madinah juga sudah kontrak 100 persen. Ada 29 hotel dengan total 24.315 kamar. Semuanya di kawasan Markaziah,” sambungnya.

Kontrak layanan konsumsi di Madinah, lanjut Nasrullah, juga sudah selesai 100npersen. Ada 13 perusahaan penyedia katering di Madinah. Untuk Makkah, sudah selesai kontrak dengan 19 perusahaan dari 31 penyedia katering (61 persen). “Kami target kontrak katering di Makkah selesai pada 25 Mei 2022,” jelasnya.

Baca Juga :  Alhamdulillah! Sebanyak 25.929 Jamaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci

Total layanan konsumsi yang akan diterima jamaah haji Indonesia sebanyak 75 kali di Makkah, 27 kali di Madinah, dan 16 kali di Armina.

Terkait layanan transportasi, seluruh kontrak pengadaannya juga sudah selesai, baik untuk bus salawat maupun bus antar kota. KUH pun sudah merekrut 768 tenaga pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi atau yang sering disebut sebagai tenaga musiman (Temus) haji.

- Advertisement -

Mereka terdiri atas mukimin (warga Indonesia yang mukim di Saudi), pegawai kantor teknis haji KJRI dan KBRI, serta mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Timur Tengah.

Sebelumnya, Indonesia akhirnya mendapat kepastian kuota haji tahun 2022. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, tahun ini akan memberangkatkan 100.051 jamaah haji.

Baca Juga :  Wasit Indonesia Pimpin Laga Dunia Basket

Hal ini disampaikan Menag dalam sambutannya pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan, di Jakarta, pada Selasa (19/4) malam.

“Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jamaah haji karena Covid-19, alhamdulillah atas ikhtiar dan doa kita semua, di tahun ini kita akan kembali memberangkatkan jamaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas,” ujar Yaqut. (JawaPos.com)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/