alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Uji Coba Jadi Tahap Seleksi Akhir

MOJOKERTO – Mendekati waktu pelaksanaan Pra-Porprov Jatim 2019, cabor basket Kabupaten Mojokerto terus memantapkan performanya.

Kali ini, Pengkab Perbasi Mojokerto kembali meneruskan proses seleksi pebasket yang terpilih sejak pembentukan tim Desember lalu. Tidak sekadar memantau siapa yang terbaik, pemilihan juga berdasarkan hasil evaluasi pebasket selama mereka mengikuti latihan sejak awal.

Termasuk mengikuti uji coba pertama yang akan berlangsung pada Minggu (24/2). Uji coba tersebut menjadi seleksi terakhir Perbasi dalam menentukan komposisi terbaik yang akan diturunkan di pra-porprov yang akan digelar April nanti.

’’Uji coba pertama kita nanti melawan Kabupaten Pasuruan. Setelah uji coba itu, nanti pelatih akan memilih pebasket yang masuk kontingen Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Mochamad Al Amin, Ketua Umum Perbasi Mojokerto.

Baca Juga :  Ada 25 Pasang, Bakal Disulap Menjadi Wisata Edukasi

Amin tak mengelak soal panjangnya proses seleksi atlet yang berjalan hingga dua bulan lamanya. Kondisi itu tak lepas dari sejumlah kendala yang sempat menghadang. Mulai dari benturan jadwal liburan pemain, hingga mundurnya pelatih dari skuad tim. Kondisi tersebut tak ayal berdampak pada pendaftaran tim di puslatkab.

Akan tetapi, persoalan itu kini telah teratasi sedikit demi sedikit. ’’Nanti setelah terbentuk, nama-nama pemain akan langsung disetorkan ke puslatkab KONI untuk menjalani tahapan selanjutnya,’’ tambah Amin.

Saat ini, baik tim putra maupun putri masih tersisa 15 sampai 20 pebasket yang masih menjalani seleksi. Dari jumlah itu, nantinya akan dipilih 12 pebasket yang dinilai memiliki kualitas skill terbaik sesuai komposisi tim yang diinginkan pelatih.

Baca Juga :  Tidak Ada Lawan Tim Sepak Bola Porprov Yang Berat

Setelah itu, mereka akan menjalani dua bulan masa latihan untuk menghadapi pra-porprov yang akan berlangsung akhir April nanti. Mereka akan digembleng dengan dua pelatih lokal Mojokerto, menggantikan pelatih sebelumnya yang mengundurkan diri untuk melanjutkan karir profesional.

’’Latihan sudah berjalan tiga kali dalam seminggu. Rata-rata pemain yang terdaftar usianya 18 sampai 20 tahun,’’ pungkasnya. 

 

 

MOJOKERTO – Mendekati waktu pelaksanaan Pra-Porprov Jatim 2019, cabor basket Kabupaten Mojokerto terus memantapkan performanya.

Kali ini, Pengkab Perbasi Mojokerto kembali meneruskan proses seleksi pebasket yang terpilih sejak pembentukan tim Desember lalu. Tidak sekadar memantau siapa yang terbaik, pemilihan juga berdasarkan hasil evaluasi pebasket selama mereka mengikuti latihan sejak awal.

Termasuk mengikuti uji coba pertama yang akan berlangsung pada Minggu (24/2). Uji coba tersebut menjadi seleksi terakhir Perbasi dalam menentukan komposisi terbaik yang akan diturunkan di pra-porprov yang akan digelar April nanti.

’’Uji coba pertama kita nanti melawan Kabupaten Pasuruan. Setelah uji coba itu, nanti pelatih akan memilih pebasket yang masuk kontingen Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Mochamad Al Amin, Ketua Umum Perbasi Mojokerto.

Baca Juga :  Jombang Tantangan Terakhir Tim Sepak Bola Porprov

Amin tak mengelak soal panjangnya proses seleksi atlet yang berjalan hingga dua bulan lamanya. Kondisi itu tak lepas dari sejumlah kendala yang sempat menghadang. Mulai dari benturan jadwal liburan pemain, hingga mundurnya pelatih dari skuad tim. Kondisi tersebut tak ayal berdampak pada pendaftaran tim di puslatkab.

Akan tetapi, persoalan itu kini telah teratasi sedikit demi sedikit. ’’Nanti setelah terbentuk, nama-nama pemain akan langsung disetorkan ke puslatkab KONI untuk menjalani tahapan selanjutnya,’’ tambah Amin.

- Advertisement -

Saat ini, baik tim putra maupun putri masih tersisa 15 sampai 20 pebasket yang masih menjalani seleksi. Dari jumlah itu, nantinya akan dipilih 12 pebasket yang dinilai memiliki kualitas skill terbaik sesuai komposisi tim yang diinginkan pelatih.

Baca Juga :  Pengkab PJSI Andalkan Nomor Perorangan, Optimistis Melenggang ke Final

Setelah itu, mereka akan menjalani dua bulan masa latihan untuk menghadapi pra-porprov yang akan berlangsung akhir April nanti. Mereka akan digembleng dengan dua pelatih lokal Mojokerto, menggantikan pelatih sebelumnya yang mengundurkan diri untuk melanjutkan karir profesional.

’’Latihan sudah berjalan tiga kali dalam seminggu. Rata-rata pemain yang terdaftar usianya 18 sampai 20 tahun,’’ pungkasnya. 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/