alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Juga Dipakai Pendaki dan Pecinta Vespa

TAK hanya mempercantik langkah kaum hawa, aksesori gelang kaki juga bisa menunjang kesan kejantanan pria. Banyak laki-laki yang memakai gelang tali prusik di kaki. Gaya unik ini mudah ditemukan di tengah kalangan pendaki dan komunitas vespa.

Seperti Budi Wahono yang memilih memakai gelang kaki. Menurut dia, gelang kaki adalah keunikan. Bagus untuk dilihat. Begitu alasanya. Aksesori yang umumnya melingkar di lengan itu justru rutin terpasang di betis kakinya sejak enam tahun silam.

Warga Dusun Dungus, Desa Ketemasdungus, Kecamatan Puri ini mengaku, motivasinya memakai gelang kaki atas dasar feeling semata. Artinya temporal. Sekali waktu, gelang prusik bisa melingkar di kakinya selama berbulan-bulan dan akan dilepas kalau sudah merasa bosan. ’’Tidak menentu juga. Ya kalau pas feeling aja. Tidak bisa menjelaskan saya,’’ ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Pung Terbitkan Program Kerja lewat Kartu Keren

Budi melihat gelang sebagai aksesori yang fleksibel. Artinya tidak harus selalu di tangan. Buktinya, dipasang di betis kaki pun tetap menarik dan bahkan menunjukkan keunikan. ’’Sebagai aksesori bisa jadi penunjang penampilan,’’ tutur pria 28 tahun tersebut.

Di lingkungan pertemananannya, jenis gelang tali prusik yang dipakai di kaki. Tak sekali pun dia melihat laki-laki memakai gelang kaki berbahan emas atau lainnya. sebab, hal itu berhubungan dengan karakter maskulinitas. ’’Aneh saja kalau model yang emas,’’ katanya sembari menyebut jika gelang kaki belum begitu populer.

Hanya kalangan tertentu yang akrab dengan gelang kaki. Setahunya, saat ini gelang kaki banyak dipakai oleh kelompok-kelompok pecinta alam serta anggota komunitas motor vespa. ’’Kebanyakan anak-anak pendakian. Tapi dari komunitas lain juga ada sih, kayak komunitas vespa,’’ jelasnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Tetap Sakral dan Khidmat

 

TAK hanya mempercantik langkah kaum hawa, aksesori gelang kaki juga bisa menunjang kesan kejantanan pria. Banyak laki-laki yang memakai gelang tali prusik di kaki. Gaya unik ini mudah ditemukan di tengah kalangan pendaki dan komunitas vespa.

Seperti Budi Wahono yang memilih memakai gelang kaki. Menurut dia, gelang kaki adalah keunikan. Bagus untuk dilihat. Begitu alasanya. Aksesori yang umumnya melingkar di lengan itu justru rutin terpasang di betis kakinya sejak enam tahun silam.

Warga Dusun Dungus, Desa Ketemasdungus, Kecamatan Puri ini mengaku, motivasinya memakai gelang kaki atas dasar feeling semata. Artinya temporal. Sekali waktu, gelang prusik bisa melingkar di kakinya selama berbulan-bulan dan akan dilepas kalau sudah merasa bosan. ’’Tidak menentu juga. Ya kalau pas feeling aja. Tidak bisa menjelaskan saya,’’ ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Sunarto Terpilih Jadi Ketua DPRD Kota Mojokerto

Budi melihat gelang sebagai aksesori yang fleksibel. Artinya tidak harus selalu di tangan. Buktinya, dipasang di betis kaki pun tetap menarik dan bahkan menunjukkan keunikan. ’’Sebagai aksesori bisa jadi penunjang penampilan,’’ tutur pria 28 tahun tersebut.

Di lingkungan pertemananannya, jenis gelang tali prusik yang dipakai di kaki. Tak sekali pun dia melihat laki-laki memakai gelang kaki berbahan emas atau lainnya. sebab, hal itu berhubungan dengan karakter maskulinitas. ’’Aneh saja kalau model yang emas,’’ katanya sembari menyebut jika gelang kaki belum begitu populer.

Hanya kalangan tertentu yang akrab dengan gelang kaki. Setahunya, saat ini gelang kaki banyak dipakai oleh kelompok-kelompok pecinta alam serta anggota komunitas motor vespa. ’’Kebanyakan anak-anak pendakian. Tapi dari komunitas lain juga ada sih, kayak komunitas vespa,’’ jelasnya. (adi/fen)

Baca Juga :  Tim Futsal Kota Dirampingkan
- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/