alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Butuh Uji Coba Luar Kota

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kurang tiga pekan sisa waktu persiapan, tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto baru memulai tryout. Kota Surabaya dan Sidoarjo dibidik sebagai lawan uji coba tandang pekan depan. Langkah ini sekaligus sebagai ajang adaptasi Mochammad Firman dkk sebelum bertarung di ketatnya persaingan Praporprov, Maret nanti.

Pelatih kepala tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Ari Pramono, mengatakan, tryout menjadi program terakhir training center (TC) persiapan Praporprov yang sudah berjalan sebulan terakhir. Di mana, pemain dituntut mampu menunjukkan permainan terbaiknya saat melawan tim peserta lain. Program tersebut dinilai sangat penting untuk mengukur sejauh mana kekuatan tim setelah sebulan menjalani pemantapan fisik dan teknik bermain.

Baca Juga :  Tahapan Dihentikan, KPU Tetap Lantik PPS

’’Minggu depan kami jadwalkan tryout melawan Surabaya dan Sidoarjo. Kami butuh lawan yang lebih tangguh untuk mengetahui sejauh mana kualitas permainan tim,’’ ujarnya.

Tidak hanya uji coba, Sigit juga mengupayakan sparing kali ini berjalan di luar Stadion Gajah Mada Mojosari. Sparing tandang untuk penyesuaian mental tanding pemain terhadap tingginya tensi dan atmosfer pertandingan. Sehingga saat bertarung di sengitnya babak kualifikasi nanti, mental Mochammad Firman dkk sudah terbiasa dan tangguh dalam menghadapi setiap musuh-musuhnya. ’’Kemungkinan Praporprov digelar di luar kandang, jadi kami harus bisa beradaptasi dengan situasi nanti,’’ tegasnya.

Sigit sejatinya sudah dua kali mengukur kekuatan tim dengan menggelar test case bagi anak asuhnya. Yakni saat melawan Dandi Soccer Akademi, Sabtu (5/2)  dan Pors Putra Ngoro, Kamis (17/2). Dari dua kali uji coba itu, anak asuhnya mampu memetik kemenangan, yakni 4-2 di laga pertama dan 3-1 di laga kedua.

Baca Juga :  Gus AMI Menyapa Masyarakat Mojokerto, Kiai dan Ulama Sampaikan Doa

Namun, dari dua kali uji coba tersebut, Sigit mengaku performa anak asuhnya masih butuh pembenahan. Terlebih soal transisi posisi antara bertahan dengan menyerang dan sebaliknya. Di mana, tempo dan peralihannya dinilai masih kurang cepat. Hal ini dinilai menjadi kelemahan yang bisa dimanfaatkan lawan jika tidak segera diperbaiki. ’’Transisi dari bertahan ke menyerang masih kurang cepat dan tempo permainan juga masih kurang. Tapi build up serangan sudah jalan dan sesuai, kondisi fisik juga sudah signifikan,’’ pungkasnya. (far/abi)

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kurang tiga pekan sisa waktu persiapan, tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto baru memulai tryout. Kota Surabaya dan Sidoarjo dibidik sebagai lawan uji coba tandang pekan depan. Langkah ini sekaligus sebagai ajang adaptasi Mochammad Firman dkk sebelum bertarung di ketatnya persaingan Praporprov, Maret nanti.

Pelatih kepala tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Ari Pramono, mengatakan, tryout menjadi program terakhir training center (TC) persiapan Praporprov yang sudah berjalan sebulan terakhir. Di mana, pemain dituntut mampu menunjukkan permainan terbaiknya saat melawan tim peserta lain. Program tersebut dinilai sangat penting untuk mengukur sejauh mana kekuatan tim setelah sebulan menjalani pemantapan fisik dan teknik bermain.

Baca Juga :  Sudah Koleksi 40 Lukisan, Berencana Bikin Pameran Tunggal

’’Minggu depan kami jadwalkan tryout melawan Surabaya dan Sidoarjo. Kami butuh lawan yang lebih tangguh untuk mengetahui sejauh mana kualitas permainan tim,’’ ujarnya.

Tidak hanya uji coba, Sigit juga mengupayakan sparing kali ini berjalan di luar Stadion Gajah Mada Mojosari. Sparing tandang untuk penyesuaian mental tanding pemain terhadap tingginya tensi dan atmosfer pertandingan. Sehingga saat bertarung di sengitnya babak kualifikasi nanti, mental Mochammad Firman dkk sudah terbiasa dan tangguh dalam menghadapi setiap musuh-musuhnya. ’’Kemungkinan Praporprov digelar di luar kandang, jadi kami harus bisa beradaptasi dengan situasi nanti,’’ tegasnya.

Sigit sejatinya sudah dua kali mengukur kekuatan tim dengan menggelar test case bagi anak asuhnya. Yakni saat melawan Dandi Soccer Akademi, Sabtu (5/2)  dan Pors Putra Ngoro, Kamis (17/2). Dari dua kali uji coba itu, anak asuhnya mampu memetik kemenangan, yakni 4-2 di laga pertama dan 3-1 di laga kedua.

Baca Juga :  Gagal ke Babak Utama Porprov, Wasit Jadi Kambing Hitam

Namun, dari dua kali uji coba tersebut, Sigit mengaku performa anak asuhnya masih butuh pembenahan. Terlebih soal transisi posisi antara bertahan dengan menyerang dan sebaliknya. Di mana, tempo dan peralihannya dinilai masih kurang cepat. Hal ini dinilai menjadi kelemahan yang bisa dimanfaatkan lawan jika tidak segera diperbaiki. ’’Transisi dari bertahan ke menyerang masih kurang cepat dan tempo permainan juga masih kurang. Tapi build up serangan sudah jalan dan sesuai, kondisi fisik juga sudah signifikan,’’ pungkasnya. (far/abi)

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/