alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Delapan Kandidat Berebut Rekom PKB

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Delapan kandidat bakal calon (bacalon) bupati dan bacalon wakil bupati (bacawabup) Kabupaten Mojokerto saling berebut rekom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ramainya para pemburu tiket untuk running ini, karena partai berlambang bola dunia ini tercatat sebagai satu-satunya parpol yang memiliki tiket utuh di pilkada nanti.

Ketua penjaringan bakal calon bacabup-bcawabup DPC PKB Kabupaten Mojokerto Amiruddin mengatakan, hingga kemarin sore, tercatat sudah ada delapan kandidat yang mendaftar. Mereka adalah Purwo Santoso. Pensiunan PNS Pemprov Jatim ini berpasangan dengan mantan ketua AKD Kabupaten Mojokerto Sukarji. Sukarji adalah mantan kepala Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong.

Kandidat kedua yakni Kusnan Hariadi. PNS aktif yang tengah memasuki masa persiapan pensiun (MPP). Ketiga, istri mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), Ikfina Fahmawati, yang bergandengan dengan putra pengasuh PP Amanatul Ummah, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Muhammad Al Barra. Keempat adalah M. Wahyu. Kemudian disusul Edy Purnomo dan kepala Dinas Koperasi dan UKM Yoko Priyono. Tim pemenangan Yoko tak hanya mengambil satu formulir. Namun, mereka juga menyiapkan formulir untuk pasangan bacawabupnya, Choirunnisa.

Baca Juga :  Demokrat Optimis Rekom Tak Meleset

Berikutnya ada petahana Pungkasiadi, dan ditutup putra mantan bupati Mojokerto Machmoed Zain, Ayub Daniel Aqso. ’’Hari ini (kemarin, Red) hanya ada satu kandidat yang mengambil formulir. Yaitu, Mas Daniel (Ayub Daniel Aqso),’’ kata Amir tadi malam. Menurut dia, panitia akan membuka pendaftaran penjaringan hingga akhir pekan nanti. Setelah itu, panitia akan membuka waktu pengembalian formulir, lalu dilanjutkan dengan verifikasi dan kelengkapan data. ’’Kita hanya menyeleksi kelengkapan. Semua keputusan ada di tangan DPP,’’ imbuh politisi PKB asal Pungging ini.

Pun demikian dengan peluang turunnya rekomendasi di pilkada nanti. Abdul Hakim, salah satu fungsionaris DPC PKB Kabupaten Mojokerto, mengatakan, semua kandidat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekom partainya. Hanya saja, semua itu ditentukan pasca partainya mengamati hasil survei dan mencermati fit and propertest para kandidat. Sementara itu, ketua tim pemenangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, Agus Basuki, menyatakan, hingga kini, pasangan berakronim Ikbar tersebut sangat percaya diri mampu mengantongi rekomendasi PKB.

Baca Juga :  Bojoku Kepincut Dunyone Tonggo

Alasannya sederhana. Kata Agus, PKB akan memberikan prioritas terhadap kadernya sendiri, warga Nadhliyin, serta memiliki visi dan misi yang sejalan. ’’Gus Barra bisa menjadi salah satu penyebabnya,’’ ujar dia. Gus Barra, kata Agus Basuki, menjadi salah satu penentu turunnya rekom partai tersebut. Selain disebabkan memenuhi kriteris, alumnus Al Azhar Mesir itu, juga memiliki track record apik di bidang politik. Gus Barra pernah tercatat sebagai salah satu inisiator dan pendiri PKB cabang Istimewa di Mesir. ’’Gus Barra memiliki peran untuk membesarkan PKB,’’ tambah Basuki.

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Delapan kandidat bakal calon (bacalon) bupati dan bacalon wakil bupati (bacawabup) Kabupaten Mojokerto saling berebut rekom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ramainya para pemburu tiket untuk running ini, karena partai berlambang bola dunia ini tercatat sebagai satu-satunya parpol yang memiliki tiket utuh di pilkada nanti.

Ketua penjaringan bakal calon bacabup-bcawabup DPC PKB Kabupaten Mojokerto Amiruddin mengatakan, hingga kemarin sore, tercatat sudah ada delapan kandidat yang mendaftar. Mereka adalah Purwo Santoso. Pensiunan PNS Pemprov Jatim ini berpasangan dengan mantan ketua AKD Kabupaten Mojokerto Sukarji. Sukarji adalah mantan kepala Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong.

Kandidat kedua yakni Kusnan Hariadi. PNS aktif yang tengah memasuki masa persiapan pensiun (MPP). Ketiga, istri mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP), Ikfina Fahmawati, yang bergandengan dengan putra pengasuh PP Amanatul Ummah, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Muhammad Al Barra. Keempat adalah M. Wahyu. Kemudian disusul Edy Purnomo dan kepala Dinas Koperasi dan UKM Yoko Priyono. Tim pemenangan Yoko tak hanya mengambil satu formulir. Namun, mereka juga menyiapkan formulir untuk pasangan bacawabupnya, Choirunnisa.

Baca Juga :  Dihantui Aksi Teror, Polres Mojokerto Dijaga Brimob dan Para Raider

Berikutnya ada petahana Pungkasiadi, dan ditutup putra mantan bupati Mojokerto Machmoed Zain, Ayub Daniel Aqso. ’’Hari ini (kemarin, Red) hanya ada satu kandidat yang mengambil formulir. Yaitu, Mas Daniel (Ayub Daniel Aqso),’’ kata Amir tadi malam. Menurut dia, panitia akan membuka pendaftaran penjaringan hingga akhir pekan nanti. Setelah itu, panitia akan membuka waktu pengembalian formulir, lalu dilanjutkan dengan verifikasi dan kelengkapan data. ’’Kita hanya menyeleksi kelengkapan. Semua keputusan ada di tangan DPP,’’ imbuh politisi PKB asal Pungging ini.

Pun demikian dengan peluang turunnya rekomendasi di pilkada nanti. Abdul Hakim, salah satu fungsionaris DPC PKB Kabupaten Mojokerto, mengatakan, semua kandidat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekom partainya. Hanya saja, semua itu ditentukan pasca partainya mengamati hasil survei dan mencermati fit and propertest para kandidat. Sementara itu, ketua tim pemenangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, Agus Basuki, menyatakan, hingga kini, pasangan berakronim Ikbar tersebut sangat percaya diri mampu mengantongi rekomendasi PKB.

Baca Juga :  Ikbar Kantongi Satu Tiket

Alasannya sederhana. Kata Agus, PKB akan memberikan prioritas terhadap kadernya sendiri, warga Nadhliyin, serta memiliki visi dan misi yang sejalan. ’’Gus Barra bisa menjadi salah satu penyebabnya,’’ ujar dia. Gus Barra, kata Agus Basuki, menjadi salah satu penentu turunnya rekom partai tersebut. Selain disebabkan memenuhi kriteris, alumnus Al Azhar Mesir itu, juga memiliki track record apik di bidang politik. Gus Barra pernah tercatat sebagai salah satu inisiator dan pendiri PKB cabang Istimewa di Mesir. ’’Gus Barra memiliki peran untuk membesarkan PKB,’’ tambah Basuki.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/