alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setelah lebih dari dua pekan bergulir, turnamen U-13 dan U-15 Piala Soeratin Kabupaten Mojokerto kini telah memasuki babak penentuan. Akhir pekan kemarin, 8 tim telah memastikan tiket semifinal untuk bertarung kembali merebut titel juara di masing-masing kategori.

Tidak hanya gengsi dan prestis, perebutan status juara juga untuk menggenggam tiket ke Piala Soeratin level Jatim yang akan digelar Februari nanti. Kedelapan tim tersebut diantaranya Menanggal FC, Mojokerto FC, Phoenix Mojokerto FC, dan Porlis FC yang masing-masing sukses menempati posisi dua besar di babak penyisihan grup kategori U-15. Pun demikian pula dengan Gayaman Soccer Academy, Bharata FC, Mojapahit Soccer academy, Menanggal FC yang juga finis di dua besar babak kualifikasi grup kategori U-13.

Nah, Sabtu (22/1) dan Minggu (23/1) besok mereka akan saling bertemu untuk merebut tiket juara. ’’Semifinal kami agendakan Sabtu dan Finalnya Minggu. Kami percepat karena sudah melewati batas waktu pelaksanaan Piala Soeratin tingkat daerah,’’ tutur Sekretaris Askab PSSI Mojokerto, Alfiyah Berliyana kemarin. Ya, percepatan turnamen kali ini tak lepas dari batas waktu pelaporan pelaksanaan Piala Soeratin yang seharusnya berakhir tanggal 20 Januari. Akan tetapi karena ketidaksiapan tim dalam menerapkan sistem baru selama kompetisi, jadwal terpaksa molor.

Baca Juga :  Pelamar Panwascam Pilbup Membeludak

Hanya saja, mundurnya turnamen kali ini dinilai tak menjadi soal. Sebab, Askab PSSI sudah mengajukan permohonan kelonggaran dan disetujui Asprov PSSI Jatim. Sehingga turnamen tetap bisa berjalan meski melewati tiga hari dari batas waktu pelaporan. ’’Kami sudah mengajukan kelonggaran, jadi tanggal 23 Januari, baru kami  kirim pelaporan pelaksanaannya,’’ tegasnya.

Pun demikian pula dengan kesiapan tim yang juara untuk di berjuang di level provinsi Februari nanti, molornya jadwal dianggap tak menjadi hambatan. Justru dengan jadwal yang padat, maka performa tim bisa terus terjaga. Sehingga mereka tidak harus melawati waktu kosong untuk persiapan tim. ’’Apalagi jika digelar dengan waktu yang sangat mepet, justru bisa menjadi ajang sparing bagi tim yang lolos dan juara. Mereka tidak harus banyak membuang waktu kosong selama masa persiapan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Persem Menolak Menyerah

Piala Soeratin sendiri bergulir mulai 8 Januari dan diikuti 19 tim peserta yang terbagi di dua kategori. Yakni U-13 yang diisi 7 tim dan U-15 diisi 12 tim yang bertarung di empat lapangan berbeda, yakni lapangan Desa Gayaman, Mojoanyar; lapangan Desa Kenanten, Puri; lapangan Desa Bicak, Trowulan, dan lapangan Desa Tunggalpager, Pungging. Pemenang di masing-masing kategori usia nanti berhak melaju ke level provinsi dan akan beradu kembali dengan tim-tim perwakilan daerah se-Jawa Timur. (far/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Setelah lebih dari dua pekan bergulir, turnamen U-13 dan U-15 Piala Soeratin Kabupaten Mojokerto kini telah memasuki babak penentuan. Akhir pekan kemarin, 8 tim telah memastikan tiket semifinal untuk bertarung kembali merebut titel juara di masing-masing kategori.

Tidak hanya gengsi dan prestis, perebutan status juara juga untuk menggenggam tiket ke Piala Soeratin level Jatim yang akan digelar Februari nanti. Kedelapan tim tersebut diantaranya Menanggal FC, Mojokerto FC, Phoenix Mojokerto FC, dan Porlis FC yang masing-masing sukses menempati posisi dua besar di babak penyisihan grup kategori U-15. Pun demikian pula dengan Gayaman Soccer Academy, Bharata FC, Mojapahit Soccer academy, Menanggal FC yang juga finis di dua besar babak kualifikasi grup kategori U-13.

Nah, Sabtu (22/1) dan Minggu (23/1) besok mereka akan saling bertemu untuk merebut tiket juara. ’’Semifinal kami agendakan Sabtu dan Finalnya Minggu. Kami percepat karena sudah melewati batas waktu pelaksanaan Piala Soeratin tingkat daerah,’’ tutur Sekretaris Askab PSSI Mojokerto, Alfiyah Berliyana kemarin. Ya, percepatan turnamen kali ini tak lepas dari batas waktu pelaporan pelaksanaan Piala Soeratin yang seharusnya berakhir tanggal 20 Januari. Akan tetapi karena ketidaksiapan tim dalam menerapkan sistem baru selama kompetisi, jadwal terpaksa molor.

Baca Juga :  Koin Uang Tertua Buatan Tahun 1862

Hanya saja, mundurnya turnamen kali ini dinilai tak menjadi soal. Sebab, Askab PSSI sudah mengajukan permohonan kelonggaran dan disetujui Asprov PSSI Jatim. Sehingga turnamen tetap bisa berjalan meski melewati tiga hari dari batas waktu pelaporan. ’’Kami sudah mengajukan kelonggaran, jadi tanggal 23 Januari, baru kami  kirim pelaporan pelaksanaannya,’’ tegasnya.

Pun demikian pula dengan kesiapan tim yang juara untuk di berjuang di level provinsi Februari nanti, molornya jadwal dianggap tak menjadi hambatan. Justru dengan jadwal yang padat, maka performa tim bisa terus terjaga. Sehingga mereka tidak harus melawati waktu kosong untuk persiapan tim. ’’Apalagi jika digelar dengan waktu yang sangat mepet, justru bisa menjadi ajang sparing bagi tim yang lolos dan juara. Mereka tidak harus banyak membuang waktu kosong selama masa persiapan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Tim Porprov Sepak Bola Perbanyak Uji Coba

Piala Soeratin sendiri bergulir mulai 8 Januari dan diikuti 19 tim peserta yang terbagi di dua kategori. Yakni U-13 yang diisi 7 tim dan U-15 diisi 12 tim yang bertarung di empat lapangan berbeda, yakni lapangan Desa Gayaman, Mojoanyar; lapangan Desa Kenanten, Puri; lapangan Desa Bicak, Trowulan, dan lapangan Desa Tunggalpager, Pungging. Pemenang di masing-masing kategori usia nanti berhak melaju ke level provinsi dan akan beradu kembali dengan tim-tim perwakilan daerah se-Jawa Timur. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Raih Juara 1 Nasional Lomba Studi Kasus

Tanggul Jebol, 104 Rumah Teredam

Hajatan Dilarang, Pasar Dibatasi

Artikel Terbaru


/