alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Petahana Pasrah PKB

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Mojokerto Pungkasiadi pasrah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menunjuk wakilnya di ajang pilkada nanti. Pung sangat berharap sosok yang mendampinginya dari partai berlambang bola dunia tersebut.

Demikian itu diungkapkan saat pengambilan formulir di kantor DPC PKB, Jalan Raya Jabon, Mojoanyar, Senin (17/2) siang. Pungkasiadi menegaskan, ia hanya mengambil satu formulir pendaftaran untuk kandidat cabup saja. Berbeda dengan kandidat lain yang sudah bersamaan dengan wakilnya. Sementara, calon wakilnya, hingga kini masih buram. ’’Wakilnya? Saya berharap dari PKB,’’ ujarnya.

Ditegaskan Pung, saat ini ia masih belum memiliki calon wakil bupati. Karena, proses penggodokan di timnya, masih terus berlangsung. ’’Masih cair (mencair). Lihat saja nanti seperti apa PKB,’’ paparnya.

Pernyataan ini menguatkan sinyalemen PDI Perjuangan yang tengah mengincar politisi perempuan PKB, Titik Masudah. Titik merupakan adik kandung Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah yang berasal dari Kedungmaling, Kecamatan Sooko.

Baca Juga :  Mutasi Jelang Pilkada, Pung Manfaatkan Celah Aturan

Dibidiknya Titik hingga menjadi kandidat kuat di deretan calon petahana ini, bukan tanpa alasan. Titik dinilai mampu mendongkrak popularitas dan elektabilitas Pung di pilkada nanti. Apalagi, saat ini, Titik tengah menduduki jabatan strategis di Fatayat NU, Pusat.

Duet keduanya diprediksi akan menjadi perhitungan bagi para rivalnya nanti. ’’Dilihat saja nanti. Kita tunggu. Semua masih cair,’’ pungkas ketua DPC PDI Perjuangan ini seraya keluar dari kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto.

Selain Titik, figur lain yang menjadi pertimbangan tim adalah seorang kiai asal Bangsal dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Buddi Mulyo.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Yuni Sri Erdiana, menambahkan, Pung dalam waktu dekat segera mengumumkan calon wakilnya.

Waktu yang tak lama itu disebabkan oleh desakan DPP PDI Perjuangan. Induk partai ini mengeluarkan instruksi agar Pungkasiadi segera menentukan pendamping, 18 Februari. ’’Karena ada target, maka dalam waktu dekat akan segera ditentukan,’’ katanya.

Baca Juga :  Yoko Tak Hadiri Penyerahan Rekomendasi PPP

Hanya saja, kata Yuni, tim masih bekerja keras menentukan pendamping Pung nanti. Penentuan itu mendasar sejumlah faktor. Di antaranya, popularitas, elektabilitas, hingga kredibilitas.

Di lokasi yang sama, Ketua Bidang Perkaderan DPC PKB Mojokerto Abdul Hakim, menegaskan, Pungkasiadi menjadi salah satu figur yang telah mengambil formulir di partainya. Namun, keluarnya rekom partai berlambang bola dunia ini, merupakan hak diskresi dari pengurus DPP.  ’’DPC hanya sebatas menjaring dan mengurusi administrasi saja. Keputusan mutlak ada di pusat,’’ katanya singkat.

Hakim menerangkan, di hari pertama dibukanya pendaftaran penjaringan, sejumlah kandidat sudah ambil formulir. Mereka adalah PNS Pemkab Mojokerto Kusnan Hariadi, pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, Edi Purnomo, Yoko Priyono yang diwakili liaison officer (LO)-nya, dan diakhiri Pungkasiadi.

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Mojokerto Pungkasiadi pasrah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menunjuk wakilnya di ajang pilkada nanti. Pung sangat berharap sosok yang mendampinginya dari partai berlambang bola dunia tersebut.

Demikian itu diungkapkan saat pengambilan formulir di kantor DPC PKB, Jalan Raya Jabon, Mojoanyar, Senin (17/2) siang. Pungkasiadi menegaskan, ia hanya mengambil satu formulir pendaftaran untuk kandidat cabup saja. Berbeda dengan kandidat lain yang sudah bersamaan dengan wakilnya. Sementara, calon wakilnya, hingga kini masih buram. ’’Wakilnya? Saya berharap dari PKB,’’ ujarnya.

Ditegaskan Pung, saat ini ia masih belum memiliki calon wakil bupati. Karena, proses penggodokan di timnya, masih terus berlangsung. ’’Masih cair (mencair). Lihat saja nanti seperti apa PKB,’’ paparnya.

Pernyataan ini menguatkan sinyalemen PDI Perjuangan yang tengah mengincar politisi perempuan PKB, Titik Masudah. Titik merupakan adik kandung Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah yang berasal dari Kedungmaling, Kecamatan Sooko.

Baca Juga :  Muncul Sosok Putra KH Chusaini Ilyas

Dibidiknya Titik hingga menjadi kandidat kuat di deretan calon petahana ini, bukan tanpa alasan. Titik dinilai mampu mendongkrak popularitas dan elektabilitas Pung di pilkada nanti. Apalagi, saat ini, Titik tengah menduduki jabatan strategis di Fatayat NU, Pusat.

Duet keduanya diprediksi akan menjadi perhitungan bagi para rivalnya nanti. ’’Dilihat saja nanti. Kita tunggu. Semua masih cair,’’ pungkas ketua DPC PDI Perjuangan ini seraya keluar dari kantor DPC PKB Kabupaten Mojokerto.

- Advertisement -

Selain Titik, figur lain yang menjadi pertimbangan tim adalah seorang kiai asal Bangsal dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Buddi Mulyo.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Yuni Sri Erdiana, menambahkan, Pung dalam waktu dekat segera mengumumkan calon wakilnya.

Waktu yang tak lama itu disebabkan oleh desakan DPP PDI Perjuangan. Induk partai ini mengeluarkan instruksi agar Pungkasiadi segera menentukan pendamping, 18 Februari. ’’Karena ada target, maka dalam waktu dekat akan segera ditentukan,’’ katanya.

Baca Juga :  Ambil Formulir Pilkada, Bawaslu Bakal Panggil Anggota TNI

Hanya saja, kata Yuni, tim masih bekerja keras menentukan pendamping Pung nanti. Penentuan itu mendasar sejumlah faktor. Di antaranya, popularitas, elektabilitas, hingga kredibilitas.

Di lokasi yang sama, Ketua Bidang Perkaderan DPC PKB Mojokerto Abdul Hakim, menegaskan, Pungkasiadi menjadi salah satu figur yang telah mengambil formulir di partainya. Namun, keluarnya rekom partai berlambang bola dunia ini, merupakan hak diskresi dari pengurus DPP.  ’’DPC hanya sebatas menjaring dan mengurusi administrasi saja. Keputusan mutlak ada di pusat,’’ katanya singkat.

Hakim menerangkan, di hari pertama dibukanya pendaftaran penjaringan, sejumlah kandidat sudah ambil formulir. Mereka adalah PNS Pemkab Mojokerto Kusnan Hariadi, pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, Edi Purnomo, Yoko Priyono yang diwakili liaison officer (LO)-nya, dan diakhiri Pungkasiadi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/