alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Hari Ini Pleno, Besok Diumumkan

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 182 calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Mojokerto telah tuntas menjalani tes wawancara di kantor Bawaslu Kabupaten, Jalan Raya Bangsal, Senin (16/12) petang. Nama-nama mereka akan digodok melalui pleno, Selasa (17/12).

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fakhrudin Asyat, mengatakan, proses wawancara dilakukan langsung oleh seluruh komisioner. Setiap peserta, dicecar dengan sederet pertanyaan.

Di antaranya terkait regulasi. ’’Banyak aturan yang perlu kami pertanyakan. Seberapa jauh pemahaman merek terhadap aturan tentang penyelenggaraan pilkada,’’ ujarnya.

Selain aturan, kata Aris, seluruh peserta juga dikorek tentang leadership. Unsur kepemimpinan ini dinilai sangat penting lantaran panwascam tak sekadar bertanggung jawab ke bawaslu. Melainkan juga membawahi tenaga pengawasan di tingkat desa bahkan Pengawas TPS. ’’Juga pengetahuan mereka tentang muatan lokal serta cara pemahaman berorganisasi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Menjadi Bagian dalam Penanganan Pandemi di Indonesia

Dengan rampungnya proses wawancara terhadap 195 orang ini, bawaslu memastikan segera mengumumkan para peserta yang lolos. Yakni, sebanyak 54 orang yang akan tersebar di 18 kecamatan.

Rencananya, siang ini akan menggelar pleno yang akan dihadiri seluruh komisioner. ’’Rabu akan kami umumkan secara terbuka ke publik,’’ pungkas dia.

Aris memastikan, seluruh peserta yang lolos merupakan peraih nilai terbaik selama proses ujian berlangsung.

Sebelumnya, bawaslu menerima 203 pendaftar yang mengincar 54 kursi Panwascam. Dari jumlah itu, 8 nama dicoret lantaran tak mampu memenuhi syarat administrasi.

Sementara, di proses ujian tulis secara online yang digelar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (13/12), 13 peserta gugur. Mereka yang digugurkan dan tak bisa menjalani proses ujian lanjutan lantaran tak hadir dalam ujian tersebut.

Baca Juga :  Lebih Nyaman dengan Cinta Lama

Proses wawancara menjadi salah satu unsur penentu. Sejak 13-16 Desember, proses wawancara digelar. Dan di sinilah, akan menentukan 54 orang sebagai panwascam.

Perlu diketahui, rekrutmen panwascam tahun 2020 kali ini membutuhkan 54 orang yang tersebar di 18 kecamatan. Setiap kecamatan membutuhkan tiga orang. 

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sebanyak 182 calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Mojokerto telah tuntas menjalani tes wawancara di kantor Bawaslu Kabupaten, Jalan Raya Bangsal, Senin (16/12) petang. Nama-nama mereka akan digodok melalui pleno, Selasa (17/12).

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fakhrudin Asyat, mengatakan, proses wawancara dilakukan langsung oleh seluruh komisioner. Setiap peserta, dicecar dengan sederet pertanyaan.

Di antaranya terkait regulasi. ’’Banyak aturan yang perlu kami pertanyakan. Seberapa jauh pemahaman merek terhadap aturan tentang penyelenggaraan pilkada,’’ ujarnya.

Selain aturan, kata Aris, seluruh peserta juga dikorek tentang leadership. Unsur kepemimpinan ini dinilai sangat penting lantaran panwascam tak sekadar bertanggung jawab ke bawaslu. Melainkan juga membawahi tenaga pengawasan di tingkat desa bahkan Pengawas TPS. ’’Juga pengetahuan mereka tentang muatan lokal serta cara pemahaman berorganisasi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Gara-gara Selingkuh, Aku Tak Dinafkahi

Dengan rampungnya proses wawancara terhadap 195 orang ini, bawaslu memastikan segera mengumumkan para peserta yang lolos. Yakni, sebanyak 54 orang yang akan tersebar di 18 kecamatan.

Rencananya, siang ini akan menggelar pleno yang akan dihadiri seluruh komisioner. ’’Rabu akan kami umumkan secara terbuka ke publik,’’ pungkas dia.

- Advertisement -

Aris memastikan, seluruh peserta yang lolos merupakan peraih nilai terbaik selama proses ujian berlangsung.

Sebelumnya, bawaslu menerima 203 pendaftar yang mengincar 54 kursi Panwascam. Dari jumlah itu, 8 nama dicoret lantaran tak mampu memenuhi syarat administrasi.

Sementara, di proses ujian tulis secara online yang digelar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (13/12), 13 peserta gugur. Mereka yang digugurkan dan tak bisa menjalani proses ujian lanjutan lantaran tak hadir dalam ujian tersebut.

Baca Juga :  Pelamar Panwascam Pilbup Membeludak

Proses wawancara menjadi salah satu unsur penentu. Sejak 13-16 Desember, proses wawancara digelar. Dan di sinilah, akan menentukan 54 orang sebagai panwascam.

Perlu diketahui, rekrutmen panwascam tahun 2020 kali ini membutuhkan 54 orang yang tersebar di 18 kecamatan. Setiap kecamatan membutuhkan tiga orang. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/