alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 21, 2022

Persem Menolak Menyerah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tertutupnya peluang lolos ke babak 32 besar Liga 3 regional Jatim bukan berarti Persem Mojokerto menyerah begitu saja. Laga terakhir babak penyisihan grup A melawan PSID Jombang, Kamis (18/11) nanti tetap mereka perjuangkan hingga titik darah penghabisan guna mempertahankan gengsi antartim bertetangga.

Perjuangan ini sekaligus untuk memberikan sedikit kenangan manis kepada publik Kota Mojokerto sebelum meninggalkan musim 2021. Bahkan, Persem bertekad bisa naik posisi ke peringkat empat klasemen grup A jika mampu mengalahkan Laskar Kebo Kicak. Tiga poin menjadi harga mati demi bisa menghindari status sebagai juru kunci grup A.

Instruksi fight tetap menjadi prioritas yang didenugnkan kepada Wage Dwi Aryo dkk hingga menit akhir pertandingan dibunyikan wasit. ’’Setidaknya kami harus bisa nangkring di ranking empat atau tidak sampai di dasar klasemen,’’ tegas manajer tim Persem Mojokerto, Artyan Yunianto.

Baca Juga :  Diteken Joe Biden, Mendag: Produk Panel Surya RI Siap Bersaing di AS

Artyan mengakui, keterpurukan Persem musim tak lepas dari keterbatasan yang mereka alami selama masa pembentukan. Di mana, masa pembentukan tim sangat minim, dimulai dari seleksi, program latihan hingga jelang keberangkatan menuju laga pertama babak penyisihan grup A. Waktu 28 hari disebut sebagai waktu yang tak layak dalam membentuk tim tangguh yang akan bersaing di sengitnya Liga 3.

Sehingga, mimpi lolos hanyalah sebuah mimpi jika tidak tidak ada bantuan diluar teknis permainan. ’’Kami memang baru persiapan H-28 pertandingan pertama babak penyisihan. Padahal, seharusnya persiapan tim sekelas Liga 3 minimal 3 sampai 4 bulan sebelum bertanding. Tapi apapun kondisinya, kami sudah memberikan yang terbaik,’’ tegas pria yang akrab disapa Yanto Pic tersebut.

Baca Juga :  Persem Revolusi 2021 Dikenalkan ke Publik

Saat ini, posisi Persem masih berada di jurang klasemen grup A dengan 1 poin yang berhasil dikemas. Yakni saat ditahan imbang 1-1 PSBI Blitar di laga ketiga, Jumat (12/11). Di dua laga sebelumnya, Persem selalu kalah dengan pesaing-pesaingnya, yakni 0-1 saat melawan Persekam Metro FC di laga pertama, Sabtu (6/11). Dan dihancurkan tuan rumah Persedikab Kediri 1-6 di laga kedua, Selasa (9/11). (far/fen)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tertutupnya peluang lolos ke babak 32 besar Liga 3 regional Jatim bukan berarti Persem Mojokerto menyerah begitu saja. Laga terakhir babak penyisihan grup A melawan PSID Jombang, Kamis (18/11) nanti tetap mereka perjuangkan hingga titik darah penghabisan guna mempertahankan gengsi antartim bertetangga.

Perjuangan ini sekaligus untuk memberikan sedikit kenangan manis kepada publik Kota Mojokerto sebelum meninggalkan musim 2021. Bahkan, Persem bertekad bisa naik posisi ke peringkat empat klasemen grup A jika mampu mengalahkan Laskar Kebo Kicak. Tiga poin menjadi harga mati demi bisa menghindari status sebagai juru kunci grup A.

Instruksi fight tetap menjadi prioritas yang didenugnkan kepada Wage Dwi Aryo dkk hingga menit akhir pertandingan dibunyikan wasit. ’’Setidaknya kami harus bisa nangkring di ranking empat atau tidak sampai di dasar klasemen,’’ tegas manajer tim Persem Mojokerto, Artyan Yunianto.

Baca Juga :  Persem Kota Mojokerto Belum Pernah Menang

Artyan mengakui, keterpurukan Persem musim tak lepas dari keterbatasan yang mereka alami selama masa pembentukan. Di mana, masa pembentukan tim sangat minim, dimulai dari seleksi, program latihan hingga jelang keberangkatan menuju laga pertama babak penyisihan grup A. Waktu 28 hari disebut sebagai waktu yang tak layak dalam membentuk tim tangguh yang akan bersaing di sengitnya Liga 3.

Sehingga, mimpi lolos hanyalah sebuah mimpi jika tidak tidak ada bantuan diluar teknis permainan. ’’Kami memang baru persiapan H-28 pertandingan pertama babak penyisihan. Padahal, seharusnya persiapan tim sekelas Liga 3 minimal 3 sampai 4 bulan sebelum bertanding. Tapi apapun kondisinya, kami sudah memberikan yang terbaik,’’ tegas pria yang akrab disapa Yanto Pic tersebut.

Baca Juga :  Waspadai Modus Baru ’’Bom-boman’’

Saat ini, posisi Persem masih berada di jurang klasemen grup A dengan 1 poin yang berhasil dikemas. Yakni saat ditahan imbang 1-1 PSBI Blitar di laga ketiga, Jumat (12/11). Di dua laga sebelumnya, Persem selalu kalah dengan pesaing-pesaingnya, yakni 0-1 saat melawan Persekam Metro FC di laga pertama, Sabtu (6/11). Dan dihancurkan tuan rumah Persedikab Kediri 1-6 di laga kedua, Selasa (9/11). (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/