alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Incumbent Hingga Penantang Berebut Rekom PPP

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto mulai membuka penjaringan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Sejumlah figur pun mulai mengincar rekomendasi partai dengan lima kursi di DPRD ini.

Di antaranya Kusnan Hariadi. PNS aktif di BKKBN Kabupaten Mojokerto ini, tercatat sebagai pendaftar pertama. Ia terdata telah mengambil formulir pendaftaran, Kamis (12/12) lalu.

Menyusul liaison officer (LO) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Yoko Priyono, juga telah ambil formulir, Sabtu (14/12). Bagi Yoko, meminang PPP merupakan kali kedua setelah mendaftar di Gerindra. ’’Ada beberapa figur yang akan ambil. Dan, sekarang sudah ada komunikasi,’’ ungkap sekretaris tim penjaringan cabup-cawabup DPC PPP Kabupaten Mojokerto Akhnu Afandi.

Baca Juga :  Ikut Penjaringan Cabup PPP, Ikfina Mulai Berburu Rekom

Dikatakan Akhnu, figur lainnya yang akan mendaftar adalah pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, dan incumbent plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi. Serta dua tokoh di internal partai berlambang Kakbah ini. Mereka adalah KH Abdurrokhim dan Zainul Arifin. Keduanya adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.

Proses penjaringan akan berakhir 31 Desember nanti. Seluruh peserta yang lolos administrasi akan digodok secara matang dalam proses rapat pimpinan cabang (Rapimcab) yang rencananya akan digelar Januari nanti.

Dalam Rapimcab itu, kata Akhnu, akan menentukan sejumlah nama. Di antaranya disebabkan tingginya hasil survei yang dilakukan tim independen. ’’Tentunya, tidak bisa mengabaikan faktor lain. Semisal visi dan misi calon,’’ beber dia.

Baca Juga :  Incumbent Trauma Diisukan Tak Berijazah

Akhnu menjelaskan, meski banyak nama yang berpotensi bakal berebut tiket PPP, tetapi pengurus di tingkat lokal tak bisa menentukan arah turunnya rekomendasi. Mereka yang telah disaring dalam Rapimcab akan disorong ke pengurus dewan pimpinan pusat (DPP) melalui dewan pimpinan wilayah (DPW). ’’Kalau soal rekomendasi, itu murni keputusan DPP,’’ jelas dia.

Tak jauh dengan PPP, DPC Hanura, partai dengan dua wakil di kursi DPRD ini, juga telah membuka proses penjaringan. Saat ini, dikabarkan sudah dua nama yang telah mendaftar. Di antaranya, Yoko Priyono dan Purwo Santoso.

BANGSAL, Jawa Pos Radar Mojokerto DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto mulai membuka penjaringan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Sejumlah figur pun mulai mengincar rekomendasi partai dengan lima kursi di DPRD ini.

Di antaranya Kusnan Hariadi. PNS aktif di BKKBN Kabupaten Mojokerto ini, tercatat sebagai pendaftar pertama. Ia terdata telah mengambil formulir pendaftaran, Kamis (12/12) lalu.

Menyusul liaison officer (LO) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Yoko Priyono, juga telah ambil formulir, Sabtu (14/12). Bagi Yoko, meminang PPP merupakan kali kedua setelah mendaftar di Gerindra. ’’Ada beberapa figur yang akan ambil. Dan, sekarang sudah ada komunikasi,’’ ungkap sekretaris tim penjaringan cabup-cawabup DPC PPP Kabupaten Mojokerto Akhnu Afandi.

Baca Juga :  Survey Jadi Penentu Peraih Rekom PPP

Dikatakan Akhnu, figur lainnya yang akan mendaftar adalah pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, dan incumbent plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi. Serta dua tokoh di internal partai berlambang Kakbah ini. Mereka adalah KH Abdurrokhim dan Zainul Arifin. Keduanya adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.

Proses penjaringan akan berakhir 31 Desember nanti. Seluruh peserta yang lolos administrasi akan digodok secara matang dalam proses rapat pimpinan cabang (Rapimcab) yang rencananya akan digelar Januari nanti.

Dalam Rapimcab itu, kata Akhnu, akan menentukan sejumlah nama. Di antaranya disebabkan tingginya hasil survei yang dilakukan tim independen. ’’Tentunya, tidak bisa mengabaikan faktor lain. Semisal visi dan misi calon,’’ beber dia.

Baca Juga :  Incumben Bakal Absen di Panggung Visi-Misi
- Advertisement -

Akhnu menjelaskan, meski banyak nama yang berpotensi bakal berebut tiket PPP, tetapi pengurus di tingkat lokal tak bisa menentukan arah turunnya rekomendasi. Mereka yang telah disaring dalam Rapimcab akan disorong ke pengurus dewan pimpinan pusat (DPP) melalui dewan pimpinan wilayah (DPW). ’’Kalau soal rekomendasi, itu murni keputusan DPP,’’ jelas dia.

Tak jauh dengan PPP, DPC Hanura, partai dengan dua wakil di kursi DPRD ini, juga telah membuka proses penjaringan. Saat ini, dikabarkan sudah dua nama yang telah mendaftar. Di antaranya, Yoko Priyono dan Purwo Santoso.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/