alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Nasib Pemain PSMP di Tangan Manajeman

MOJOKERTO – Meski manajemen telah berniat bakal mempertahankan sebagian besar pemain, namun belum cukup menjamin kualitas permainan dan performa apik PS Mojokerto Putra (PSMP) di musim 2019 nanti.

Bagaimana tidak, baik buruknya performa sebuah tim juga tak lepas dari tangan dingin pelatih sebagai juru racik permainan. Termasuk skuad The Lasmojo yang selama semusim kemarin ditangani kuartet pelatih sekaligus.

Yakni, Jamal Yastro, Nus Yadera, Ari Kurniawan, dan Khodari Amir. Kinerja mereka dinilai cukup baik meski diukur dari capaian prestasi, tak ada perubahan berarti yang dialami Laskar Majapahit dari musim 2017 silam.

Akan tetapi, penilaian mereka bukan tidak penting sebagai bahan masukan manajemen dalam membentuk komposisi tim dengan performa di atas musim sebelumnya.

Baca Juga :  Kambing Jogging Bareng Majikan, Punya Sifat Mirip Anjing dan Kucing

Termasuk susunan pemain PSMP di musim 2019 nanti yang juga mendapat banyak masukan dari keempat pelatih. Mereka bahkan telah memberikan sejumlah rekomendasi ke manajemen tentang pemain yang layak dan tidak untuk dipertahankan.

Termasuk 18 pemain yang telah dikantongi manajemen sebagai pemain yang bakal kembali berseragam merah-hitam tahun depan. ’’Terkait siapa yang mengisi, semuanya sudah kita kita berikan ke manajemen,’’ ungkap Jamal Yastro.

Namun demikian, rekomendasi tersebut bukan berarti sebuah catatan wajib yang harus diwujudkan manajemen. Sehingga menutup peluang para pemain memilih ke tim lain yang dipandang lebih nyaman.

Tim pelatih tetap berpedoman, bahwa masa depan tim tetap berada di tangan manajemen dan pemain itu sendiri. Dimana, mereka yang menentukan nasib masing-masing serta bentuk susunan tim di musim depan.

Sehingga apa pun hasil yang akan disepakati nanti, tim pelatih tak dapat membantah. ’’Kami tim pelatih sudah memberikan masukan siapa yang harus dipertahankan sesuai apa yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Anang Ma'ruf Mundur dari Kursi Pelatih Persem

Kalau memang hanya 18 pemain, saya kira jumlah itu sudah normal. Namun, keputusan resmi tetap kami serahkan ke manajemen dan pemain itu sendiri,’’ tambahnya.

Sesuai pernyataan usai babak 64 besar Piala Indonesia Senin (10/12), manajemen Laskar Majapahit memang berniat mempertahankan kembali sebagian besar pemain utama kembali merumput di Stadion Gajah Mada Mojosari.

Khususnya para pemain yang selalu menduduki starting line-up kala PSMP bermain di kandang maupun tandang. Dari hitungan sementara, setidaknya 18 pemain dinilai layak dipertahankan.

Terdiri dari 11 pemain inti dan 7 pemain pelapis yang kerap dipasang tim pelatih selama semusim Liga 2 bergulir di tahun 2018. 

MOJOKERTO – Meski manajemen telah berniat bakal mempertahankan sebagian besar pemain, namun belum cukup menjamin kualitas permainan dan performa apik PS Mojokerto Putra (PSMP) di musim 2019 nanti.

Bagaimana tidak, baik buruknya performa sebuah tim juga tak lepas dari tangan dingin pelatih sebagai juru racik permainan. Termasuk skuad The Lasmojo yang selama semusim kemarin ditangani kuartet pelatih sekaligus.

Yakni, Jamal Yastro, Nus Yadera, Ari Kurniawan, dan Khodari Amir. Kinerja mereka dinilai cukup baik meski diukur dari capaian prestasi, tak ada perubahan berarti yang dialami Laskar Majapahit dari musim 2017 silam.

Akan tetapi, penilaian mereka bukan tidak penting sebagai bahan masukan manajemen dalam membentuk komposisi tim dengan performa di atas musim sebelumnya.

Baca Juga :  Relawan Penyeberang Jalan Disambar Panther, Tubuh Terseret di Bawah Mobil
- Advertisement -

Termasuk susunan pemain PSMP di musim 2019 nanti yang juga mendapat banyak masukan dari keempat pelatih. Mereka bahkan telah memberikan sejumlah rekomendasi ke manajemen tentang pemain yang layak dan tidak untuk dipertahankan.

Termasuk 18 pemain yang telah dikantongi manajemen sebagai pemain yang bakal kembali berseragam merah-hitam tahun depan. ’’Terkait siapa yang mengisi, semuanya sudah kita kita berikan ke manajemen,’’ ungkap Jamal Yastro.

Namun demikian, rekomendasi tersebut bukan berarti sebuah catatan wajib yang harus diwujudkan manajemen. Sehingga menutup peluang para pemain memilih ke tim lain yang dipandang lebih nyaman.

Tim pelatih tetap berpedoman, bahwa masa depan tim tetap berada di tangan manajemen dan pemain itu sendiri. Dimana, mereka yang menentukan nasib masing-masing serta bentuk susunan tim di musim depan.

Sehingga apa pun hasil yang akan disepakati nanti, tim pelatih tak dapat membantah. ’’Kami tim pelatih sudah memberikan masukan siapa yang harus dipertahankan sesuai apa yang dibutuhkan.

Baca Juga :  ’’Pinang’’ Ikfina lewat Mertua

Kalau memang hanya 18 pemain, saya kira jumlah itu sudah normal. Namun, keputusan resmi tetap kami serahkan ke manajemen dan pemain itu sendiri,’’ tambahnya.

Sesuai pernyataan usai babak 64 besar Piala Indonesia Senin (10/12), manajemen Laskar Majapahit memang berniat mempertahankan kembali sebagian besar pemain utama kembali merumput di Stadion Gajah Mada Mojosari.

Khususnya para pemain yang selalu menduduki starting line-up kala PSMP bermain di kandang maupun tandang. Dari hitungan sementara, setidaknya 18 pemain dinilai layak dipertahankan.

Terdiri dari 11 pemain inti dan 7 pemain pelapis yang kerap dipasang tim pelatih selama semusim Liga 2 bergulir di tahun 2018. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/