alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Kader PDIP Jatim Taat Capres Pilihan Ketum DPP PDI Perjuangan

PUAN Maharani disebut belum tentu diajukan menjadi calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan. Kabar itu terungkap ketika Puan hadir pada acara pertemuan bersama kader di Surabaya.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi menyebut, soal nama capres belum ditentukan. Kedatangan Puan Maharani ke Jawa Timur bukan untuk kampanye dan terkait capres 2024. ”Siapa yang jadi capres dari PDIP itu hak prerogatif ketum dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Puan ke sini nggak ada kaitan (kegiatan kampanye capres),” kata Kusnadi saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/6).

Bagaimana peran PDIP Jatim pada kontestasi politik jelang Pilpres 2024 mendatang? Kusnadi menegaskan bahwa siapapun yang diusung partai menjadi capres akan diikuti oleh kadernya. ”Bagi PDIP Jatim ya sami’na waato’na (saya ikuti dan taati),” kata Kusnadi.

Baca Juga :  OJK Sebut Masyarakat Kian Bantu UMKM via Securities Crowdfunding

Untuk kemungkinan koalisi disebut Kusnadi juga belum dibicarakan. Saat ini, PDIP tidak tergabung dalam koalisi manapun bersama partai lain. ”Partai lain memang ada koalisi. Sudah dibentuk ya. Kami belum pikirkan koalisi yang penting kerja sama ini (bersama partai lain) akan terus dijalankan. Pokoknya kami turun dulu (ke rakyat),” tutur Kusnadi.

Menurut dia, koalisi utama yang akan diikuti PDI Perjuangan adalah koalisi bersama rakyat. ”Kami akan koalisi dengan rakyat. Ini kan jelas kepentingan rakyat,” ucap Kusnadi.

Meski demikian, Kusnadi mengulang kata Puan Maharani bahwa tahun ini mulai menjadi tahun politik. Untuk itu, semua pihak wajib menjaga kedaulatan bangsa dan kebutuhan warga.

Baca Juga :  Lancar! Pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang Pertama Kloter 1 hingga 20

”Deklarasi presiden itu nggak ada. Nggak ngomongin capres. Ini mulai tahun politik. Mulai launching KPU (Komisi Pemilihan Umum) bahwa mari kita 2024 ini kita jaga bangsa dan negara,” papar Kusnadi. (*)

PUAN Maharani disebut belum tentu diajukan menjadi calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan. Kabar itu terungkap ketika Puan hadir pada acara pertemuan bersama kader di Surabaya.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi menyebut, soal nama capres belum ditentukan. Kedatangan Puan Maharani ke Jawa Timur bukan untuk kampanye dan terkait capres 2024. ”Siapa yang jadi capres dari PDIP itu hak prerogatif ketum dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Puan ke sini nggak ada kaitan (kegiatan kampanye capres),” kata Kusnadi saat ditemui di Surabaya, Rabu (15/6).

Bagaimana peran PDIP Jatim pada kontestasi politik jelang Pilpres 2024 mendatang? Kusnadi menegaskan bahwa siapapun yang diusung partai menjadi capres akan diikuti oleh kadernya. ”Bagi PDIP Jatim ya sami’na waato’na (saya ikuti dan taati),” kata Kusnadi.

Baca Juga :  Sulap Kayu Limbah Jadi Dekorasi Menarik

Untuk kemungkinan koalisi disebut Kusnadi juga belum dibicarakan. Saat ini, PDIP tidak tergabung dalam koalisi manapun bersama partai lain. ”Partai lain memang ada koalisi. Sudah dibentuk ya. Kami belum pikirkan koalisi yang penting kerja sama ini (bersama partai lain) akan terus dijalankan. Pokoknya kami turun dulu (ke rakyat),” tutur Kusnadi.

Menurut dia, koalisi utama yang akan diikuti PDI Perjuangan adalah koalisi bersama rakyat. ”Kami akan koalisi dengan rakyat. Ini kan jelas kepentingan rakyat,” ucap Kusnadi.

Meski demikian, Kusnadi mengulang kata Puan Maharani bahwa tahun ini mulai menjadi tahun politik. Untuk itu, semua pihak wajib menjaga kedaulatan bangsa dan kebutuhan warga.

Baca Juga :  Bakar Rumah Pejabat yang Membelot
- Advertisement -

”Deklarasi presiden itu nggak ada. Nggak ngomongin capres. Ini mulai tahun politik. Mulai launching KPU (Komisi Pemilihan Umum) bahwa mari kita 2024 ini kita jaga bangsa dan negara,” papar Kusnadi. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/