alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Yoko Berpeluang Besar Kantongi Rekom Gerindra

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mojokerto Yoko Priyono, berpeluang besar mengantongi rekomendasi Partai Gerindra. Menyusul, hingga menjelang penutupan pengembalian formulir, Yoko menjadi calon tunggal dalam perebutan rekom pilbup 2020 dari parpol besutan Prabowo Subianto tersebut.

Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto Sujatmiko, menegaskan, proses penjaringan cabup-cawabup di Gerindra, akan ditutup 15 November besok. Sementara, Yoko tercatat sebagai satu-satunya kandidat yang telah mengembalikan formulir. ’’Hanya Pak Yoko,’’ ungkapnya. Padahal, terang anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini, terdapat sejumlah tokoh yang telah mengambil formulir pendaftaran.

Di antaranya, Wabup Pungkasiadi, Purwo Santoso, dan terakhir adalah Kusnan Hariadi. Jatmiko menjelaskan, untuk menentukan jatuhnya rekom, bukan menjadi kewenangan pengurus parpol di tingkat DPC. Pengurus di tingkat daerah itu hanya bertugas melakukan penjaringan dan verifikasi berkas pendaftaran saja. ’’Setelah berkas dinyatakan lengkap, DPC langsung mengirimkan berkas itu ke tingkat DPD,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Berharap Jadi Early Warning Anak Muda

Di tingkat DPD Jatim, pengurus juga tak bisa berbuat apa pun. Sama halnya dengan pengurus di tingkat DPC. Mereka hanya bertugas sebagai verifikator atas berkas yang telah diteliti oleh DPC. ’’Semua kewenangan rekom, berada di meja DPP. DPC dan DPD hanya bertugas sebagai verifikator saja,’’ ungkap dia. Nah, DPP pun memiliki sejumlah pertimbangan untuk menentukan jatuhnya rekom. Di antaranya, menurunkan tim khusus untuk memantau situasi politik di Kabupaten Mojokerto dan survei independen.

Survei yang dilakukan akan mengukur tingkat ketokohan seorang kandidat, hingga popularitas dan elektabilitas calon. ’’Setelah semua dilalui, barulah, rekom akan turun ke calon,’’ tegas Jatmiko. Sebelumnya, Yoko Priyono telah mengembalikan formulir pendaftaran. Namun, pengembalian formulir tak dilakukan sendiri. Yoko memerintahkan timnya yang dipimpin, Mulyadi, untuk membawa berkas pendaftaran ke kantor Gerindra di kawasan Mojoanyar.

Baca Juga :  Dikemas, Dijual, Hasilnya Dibelikan Sembako dan Disumbangkan

Saat ini, Yoko masih berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah bersama keluarga besarnya. Diperkirakan, pekan depan, ia baru kembali ke tanah air. Selain Gerindra, Yoko juga mengincar sejumlah parpol untuk memuluskan langkahnya running di pilkada 2020 nanti. Yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hanura, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mojokerto Yoko Priyono, berpeluang besar mengantongi rekomendasi Partai Gerindra. Menyusul, hingga menjelang penutupan pengembalian formulir, Yoko menjadi calon tunggal dalam perebutan rekom pilbup 2020 dari parpol besutan Prabowo Subianto tersebut.

Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto Sujatmiko, menegaskan, proses penjaringan cabup-cawabup di Gerindra, akan ditutup 15 November besok. Sementara, Yoko tercatat sebagai satu-satunya kandidat yang telah mengembalikan formulir. ’’Hanya Pak Yoko,’’ ungkapnya. Padahal, terang anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini, terdapat sejumlah tokoh yang telah mengambil formulir pendaftaran.

Di antaranya, Wabup Pungkasiadi, Purwo Santoso, dan terakhir adalah Kusnan Hariadi. Jatmiko menjelaskan, untuk menentukan jatuhnya rekom, bukan menjadi kewenangan pengurus parpol di tingkat DPC. Pengurus di tingkat daerah itu hanya bertugas melakukan penjaringan dan verifikasi berkas pendaftaran saja. ’’Setelah berkas dinyatakan lengkap, DPC langsung mengirimkan berkas itu ke tingkat DPD,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Sajikan Ragam Budaya dan Perjuangan Kiai

Di tingkat DPD Jatim, pengurus juga tak bisa berbuat apa pun. Sama halnya dengan pengurus di tingkat DPC. Mereka hanya bertugas sebagai verifikator atas berkas yang telah diteliti oleh DPC. ’’Semua kewenangan rekom, berada di meja DPP. DPC dan DPD hanya bertugas sebagai verifikator saja,’’ ungkap dia. Nah, DPP pun memiliki sejumlah pertimbangan untuk menentukan jatuhnya rekom. Di antaranya, menurunkan tim khusus untuk memantau situasi politik di Kabupaten Mojokerto dan survei independen.

Survei yang dilakukan akan mengukur tingkat ketokohan seorang kandidat, hingga popularitas dan elektabilitas calon. ’’Setelah semua dilalui, barulah, rekom akan turun ke calon,’’ tegas Jatmiko. Sebelumnya, Yoko Priyono telah mengembalikan formulir pendaftaran. Namun, pengembalian formulir tak dilakukan sendiri. Yoko memerintahkan timnya yang dipimpin, Mulyadi, untuk membawa berkas pendaftaran ke kantor Gerindra di kawasan Mojoanyar.

Baca Juga :  Dikemas, Dijual, Hasilnya Dibelikan Sembako dan Disumbangkan

Saat ini, Yoko masih berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah bersama keluarga besarnya. Diperkirakan, pekan depan, ia baru kembali ke tanah air. Selain Gerindra, Yoko juga mengincar sejumlah parpol untuk memuluskan langkahnya running di pilkada 2020 nanti. Yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hanura, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/