alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Purwo Santoso Pasang Target di Atas Incumben

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Purwo Santoso optimistis memiliki tiket running pilbup 2020 nanti, hingga mencapai 72 persen dari jumlah kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Target ini dinilai realistis lantaran komunikasi terhadap enam parpol, tak mengalami kebuntuan sedikit pun.

Kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Purwo-begitu sapaan akrabnya- mengaku, komunikasi politik itu sudah terjalin apik dengan enam parpol. Yakni, PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, Gerindra, PPP dan PKB. ’’Yang paling awal, saya justru melakukan komunikasi dengan PKB,’’ ujarnya.

Komunikasi politik tak sekadar di ranah DPC. Pensiunan kepala UPT Dispenda Jatim di Trenggalek ini menegaskan, komunikasi itu sudah dilancarkan hingga ke tingkat DPP, di Jakarta.

Meski rekom PKB dianggap paling strategis, tetapi ia tak mengabaikan parpol lain. Di antaranya, PDI Perjuangan yang memiliki 9 kursi di DPRD, Golkar dengan perolehan 6 kursi, Gerindra 3 kursi, dan PPP sebanyak 5 kursi. ’’Total, yang sudah masuk dalam listing tim kami, mencapai 36 kursi,’’ tegas Purwo.

Baca Juga :  Kejurkab Jadi Ajang Seleksi Sprinter untuk Porprov 2019

Dengan komunikasi aktif di tingkat fungsionaris parpol, Purwo memastikan dirinya akan mengikuti prosedur parpol. Yakni, melakukan pendaftaran di setiap momen penjaringan.

Dalam waktu dekat, ia akan melamar di PPP. Partai berlambang Kakbah ini, akan membuka penjaringan akhir Oktober nanti. ’’Saya sudah menyiapkan semua. Dan pasti akan mendaftar,’’ bebernya.

Ketua DPC PPP Kusairin tak membantah telah menjalin komunikasi dengan Purwo Santoso. Namun, parpolnya belum membuka pendaftaran penjaringan cabup dan cawabup. ’’Kemungkinan akhir bulan,’’ paparnya.

Perlu diketahui, nama Purwo Santoso mendadak mencuat ke permukaan dan mengimbangi nama Pungkasiadi dan Yoko Priyono yang selama ini menggaung dalam pencalonan bupati. Ia rajin melakukan safari politik ke tokoh agama dan partai politik.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Ekonomi Digital di Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Namanya mendadak menjadi perbincangan lantaran mengklaim telah mengantongi restu dari Jakfaril. Orang tua bupati nonaktif, Mustofa Kamal Pasa. Jakfaril merupakan tokoh yang cukup disegani di kalangan politisi Mojokerto.

Saat ini, Purwo Santoso telah mendaftar di sejumlah partai. Di antaranya, PDI Perjuangan. Di partai moncong putih, hanya dua nama yang berebut tiket Cabup. Yakni Purwo Santoso dan ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi.

Sementara, lima lainnya saling berebut kursi calon wabup. Yakni, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Firman Effendi, Agus Suprayitno, Kustanto, Sunarto, dan M. Rizky Fauzy Pancasilawan.

Di penjaringan cabup Nasdem, dari tiga nama yang telah mendaftar, Purwo Santoso dan Pungkasiadi mendaftar sebagai cabup. Sementara, Kusnan Hariadi mencalonkan diri sebagai cawabup.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Purwo Santoso optimistis memiliki tiket running pilbup 2020 nanti, hingga mencapai 72 persen dari jumlah kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Target ini dinilai realistis lantaran komunikasi terhadap enam parpol, tak mengalami kebuntuan sedikit pun.

Kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Purwo-begitu sapaan akrabnya- mengaku, komunikasi politik itu sudah terjalin apik dengan enam parpol. Yakni, PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, Gerindra, PPP dan PKB. ’’Yang paling awal, saya justru melakukan komunikasi dengan PKB,’’ ujarnya.

Komunikasi politik tak sekadar di ranah DPC. Pensiunan kepala UPT Dispenda Jatim di Trenggalek ini menegaskan, komunikasi itu sudah dilancarkan hingga ke tingkat DPP, di Jakarta.

Meski rekom PKB dianggap paling strategis, tetapi ia tak mengabaikan parpol lain. Di antaranya, PDI Perjuangan yang memiliki 9 kursi di DPRD, Golkar dengan perolehan 6 kursi, Gerindra 3 kursi, dan PPP sebanyak 5 kursi. ’’Total, yang sudah masuk dalam listing tim kami, mencapai 36 kursi,’’ tegas Purwo.

Baca Juga :  Berharap Jadi Hari Seni Rupa Mojokerto

Dengan komunikasi aktif di tingkat fungsionaris parpol, Purwo memastikan dirinya akan mengikuti prosedur parpol. Yakni, melakukan pendaftaran di setiap momen penjaringan.

Dalam waktu dekat, ia akan melamar di PPP. Partai berlambang Kakbah ini, akan membuka penjaringan akhir Oktober nanti. ’’Saya sudah menyiapkan semua. Dan pasti akan mendaftar,’’ bebernya.

- Advertisement -

Ketua DPC PPP Kusairin tak membantah telah menjalin komunikasi dengan Purwo Santoso. Namun, parpolnya belum membuka pendaftaran penjaringan cabup dan cawabup. ’’Kemungkinan akhir bulan,’’ paparnya.

Perlu diketahui, nama Purwo Santoso mendadak mencuat ke permukaan dan mengimbangi nama Pungkasiadi dan Yoko Priyono yang selama ini menggaung dalam pencalonan bupati. Ia rajin melakukan safari politik ke tokoh agama dan partai politik.

Baca Juga :  Peluang Sangat Tipis

Namanya mendadak menjadi perbincangan lantaran mengklaim telah mengantongi restu dari Jakfaril. Orang tua bupati nonaktif, Mustofa Kamal Pasa. Jakfaril merupakan tokoh yang cukup disegani di kalangan politisi Mojokerto.

Saat ini, Purwo Santoso telah mendaftar di sejumlah partai. Di antaranya, PDI Perjuangan. Di partai moncong putih, hanya dua nama yang berebut tiket Cabup. Yakni Purwo Santoso dan ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi.

Sementara, lima lainnya saling berebut kursi calon wabup. Yakni, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Firman Effendi, Agus Suprayitno, Kustanto, Sunarto, dan M. Rizky Fauzy Pancasilawan.

Di penjaringan cabup Nasdem, dari tiga nama yang telah mendaftar, Purwo Santoso dan Pungkasiadi mendaftar sebagai cabup. Sementara, Kusnan Hariadi mencalonkan diri sebagai cawabup.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/