alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Monday, May 16, 2022

Tujuh Orang Daftar, Enam yang Lengkapi Syarat

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satu dari tujuh nama yang masuk dalam penjaringan Bacabup-Bacawabup Mojokerto melalui PDIP tak mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran.

Ia adalah M. Rizky Fauzy Pancasilawan. Politisi yang tercatat mendaftar di detik-detik terakhir jelang penutupan berlangsung. 

Ketua Bacabup-Bacawabup Mojokerto PDIP, Sriatin, mengatakan, dari tujuh nama yang mengambil formulir, enam di antaranya telah mendaftar. ’’Hanya M. Rizky yang belum mengembalikan,’’ ungkapnya, kemarin.

Enam pendaftar yang telah mengembalikan berkas dan syarat pendaftaran itu adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi, dan pensiunan PNS, Purwo Santoso. Keduanya sama-sama mengincar rekom kursi bupati.

Sementara, empat lainnya yakni Firman Effendi, Agus Suprayitno, Kustanto, Sunarto yang mengincar rekom cawabup juga tercatat telah melengkapi persyaratan. Sriatin menjelaskan, PDIP cukup lentur dalam memberikan batasan akhir syarat pendaftaran.

Baca Juga :  Getol Gandeng Stakeholder

Semisal, Rizky yang tercatat mendaftar terakhir kali, masih berpeluang untuk mengembalikan berkas pada Senin (16/9). ’’Kita tidak bisa terlalu kaku. Apalagi bagi pendaftar terakhir. Karena untuk melengkapi syarat, memang butuh syarat,’’ jelas dia.

Ia mencontohkan syarat SKCK. Untuk mendapatkan surat ini, pendaftar biasanya membutuhkan waktu yang cukup panjang. ’’Tetapi, syarat lain harus terpenuhi semua. Semisal fotokopi ijazah terlegalisir, sampai pas foto. Itu syarat mutlak yang harus dipenuhi dulu,’’ papar mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Sementara itu, M. Rizky Fauzy Pancasilawan yang dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto atas kelengkapan berkas ini, menegaskan, jika ia dan timnya tengah berusaha melengkapi seluruh berkas yang telah ditentukan panitia. Hanya saja, ia mengaku membutuhkan waktu. ’’Saya pendaftar terakhir. Tentunya hanya punya waktu sehari saja untuk melengkapi berkas,’’ jelasnya.

Ia membantah jika ia tak serius dalam pendaftaran bacawabup di tubuh moncong putih ini. ’’Saya sangat serius. Proses pendaftaran ini sudah kami pertimbangkan dengan sangat matang.

Baca Juga :  Demi UNBK, Penggawa Timnas Absen di Laga AFC

Hanya saja, saya butuh waktu untuk melengkapi seluruh berkas,’’ tambah Rizky. Syarat yang ditentukan panitia, kata Rizky memang cukup rumit. Namun, ia sangat optimistis jika seluruh kebutuhan pendaftaran akan segera dipenuhi. ’’Tidak sampai Senin, semua sudah tuntas. Terpenuhi semua lah,’’ pungkas dia.

Perlu diketahui, DPC PDIP Kabupaten Mojokerto telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Partai dengan 9 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto ini mencatat Pungkasiadi sebagai pendaftar pertama. Tak lama setelah Pung, hadir Purwo Santoso. Ia adalah mantan kepala UPT Dispenda Jatim di Trenggalek. Dan, jelang penutupan, nampak Ketua KONI Firman Effendi, mendaftar sebagai calon wakil bupati.

Minimnya pendaftar, membuat partai ini mengeluarkan kebijakan baru. Kembali memperpanjang agenda pendaftaran hingga 12 September. Dan, hasilnya, lima nama yang mengincar rekom cawabup telah ikut meramaikan.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satu dari tujuh nama yang masuk dalam penjaringan Bacabup-Bacawabup Mojokerto melalui PDIP tak mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran.

Ia adalah M. Rizky Fauzy Pancasilawan. Politisi yang tercatat mendaftar di detik-detik terakhir jelang penutupan berlangsung. 

Ketua Bacabup-Bacawabup Mojokerto PDIP, Sriatin, mengatakan, dari tujuh nama yang mengambil formulir, enam di antaranya telah mendaftar. ’’Hanya M. Rizky yang belum mengembalikan,’’ ungkapnya, kemarin.

Enam pendaftar yang telah mengembalikan berkas dan syarat pendaftaran itu adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi, dan pensiunan PNS, Purwo Santoso. Keduanya sama-sama mengincar rekom kursi bupati.

Sementara, empat lainnya yakni Firman Effendi, Agus Suprayitno, Kustanto, Sunarto yang mengincar rekom cawabup juga tercatat telah melengkapi persyaratan. Sriatin menjelaskan, PDIP cukup lentur dalam memberikan batasan akhir syarat pendaftaran.

Baca Juga :  Demi UNBK, Penggawa Timnas Absen di Laga AFC
- Advertisement -

Semisal, Rizky yang tercatat mendaftar terakhir kali, masih berpeluang untuk mengembalikan berkas pada Senin (16/9). ’’Kita tidak bisa terlalu kaku. Apalagi bagi pendaftar terakhir. Karena untuk melengkapi syarat, memang butuh syarat,’’ jelas dia.

Ia mencontohkan syarat SKCK. Untuk mendapatkan surat ini, pendaftar biasanya membutuhkan waktu yang cukup panjang. ’’Tetapi, syarat lain harus terpenuhi semua. Semisal fotokopi ijazah terlegalisir, sampai pas foto. Itu syarat mutlak yang harus dipenuhi dulu,’’ papar mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Sementara itu, M. Rizky Fauzy Pancasilawan yang dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto atas kelengkapan berkas ini, menegaskan, jika ia dan timnya tengah berusaha melengkapi seluruh berkas yang telah ditentukan panitia. Hanya saja, ia mengaku membutuhkan waktu. ’’Saya pendaftar terakhir. Tentunya hanya punya waktu sehari saja untuk melengkapi berkas,’’ jelasnya.

Ia membantah jika ia tak serius dalam pendaftaran bacawabup di tubuh moncong putih ini. ’’Saya sangat serius. Proses pendaftaran ini sudah kami pertimbangkan dengan sangat matang.

Baca Juga :  Getol Gandeng Stakeholder

Hanya saja, saya butuh waktu untuk melengkapi seluruh berkas,’’ tambah Rizky. Syarat yang ditentukan panitia, kata Rizky memang cukup rumit. Namun, ia sangat optimistis jika seluruh kebutuhan pendaftaran akan segera dipenuhi. ’’Tidak sampai Senin, semua sudah tuntas. Terpenuhi semua lah,’’ pungkas dia.

Perlu diketahui, DPC PDIP Kabupaten Mojokerto telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. Partai dengan 9 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto ini mencatat Pungkasiadi sebagai pendaftar pertama. Tak lama setelah Pung, hadir Purwo Santoso. Ia adalah mantan kepala UPT Dispenda Jatim di Trenggalek. Dan, jelang penutupan, nampak Ketua KONI Firman Effendi, mendaftar sebagai calon wakil bupati.

Minimnya pendaftar, membuat partai ini mengeluarkan kebijakan baru. Kembali memperpanjang agenda pendaftaran hingga 12 September. Dan, hasilnya, lima nama yang mengincar rekom cawabup telah ikut meramaikan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/