alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Oase Jelang Puncak Tertinggi Jawa

SALAH satu suguhan menarik di sepanjang rute menuju puncak Gunung Semeru atau yang dikenal dengan nama Puncak Mahameru adalah Ranu Kumbolo berada di ketinggian 2.400 mdpl, atau hanya sekitar 1.700 meter menuju Puncak Mahameru.

Ranu Kumbolo juga merupakan area camping ground yang menjadi favorit para pendaki. Ranu Kumbolo merupakan danau dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ukuran permukaannya cukup luas, mencapai sekitar 15 hektare.

Ranu Kumbolo menjadi salah satu spot favorit para pendaki Gunung Semeru selain Oro-Oro Ombo, dan merupakan ikon Gunung Semeru. Nyaris tak ada satupun pendaki yang tidak mengenal namanya. Agus Wahjudi Utomo, salah satu pendaki asal Mojokerto, mengatakan, kebanyakan para pendaki memilih mendirikan tenda di area Ranu Kumbolo karena keindahannya.

”Di sini kita bisa beristirahat melepas lelah sembari menikmati keindahan alam Semeru. Ranu Kumbolo ibarat oase menjelang puncak,” kata Agus. Anggota DPRD Kota Mojokerto ini, menambahkan, di saat malam keindahan Ranu Kumbolo terlihat dari sajian deretan bintang kala langit cerah.

Baca Juga :  Pejudo-Pegulat Kolaborasi Teknik

Dan ketika pagi menjelang, keindahan terbitnya matahari dipastikan menjadi teman para pendaki saat menikmati kopi atau sekadar bersantai melepas penat pasca mendaki. ”Dan yang pasti, inilah salah satu view favorit untuk berfoto ria,” imbuhnya.

Hal itu yang menurutnya menjadi alasan kenapa dari sekian banyak danau di sekitar Gunung Semeru, Ranu Kumbolo masih menjadi favorit utama para pendaki. Di sekitaran Gunung Semeru memang terdapat beberapa danau. Seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Darungan, dan Ranu Kuning.

Selain keindahannya, jalur ke puncak via Ranu Kumbolo juga dianggap sebagai rute termudah menuju Puncak Semeru. Jalur ini hanya melewati grade pendakian yang tergolong ringan hingga sedang, dan tidak terlalu ekstrem. Bahkan, jalur ini juga dianggap masih memungkinkan untuk dilalui para pendaki pemula.

Baca Juga :  Baru Terbentuk, Kick Boxing Sabet Juara Umum

”Tanjakan di jalur dari Ranu Pani menuju Pos 1, hanya ditemui di rute awal saja. Selanjutnya treknya cukup landau,” terangnya. Sepanjang rute juga cukup teduh karena rindangnya pepohonan. Rute dengan grade yang sama juga bisa ditemui dalam perjalanan dari Pos1 menuju ke Pos 2.

Namun, dengan jarak yang relatif cukup dekat. Pun demikian dengan rute menuju pos berikutnya hingga Pos 4. Untuk mencapai Ranu Kumbolo, dibutuhkan waktu yang relatif cukup lama. Sebelumnya para pendaki harus menyewa jeep dari Tumpang menuju Desa Ranu Pani.

Dari desa yang terkenal dengan Danau Ranu Pani tersebut, para pendaki butuh waktu sekitar 4 jam perjalanan menuju Ranu Kumbolo. ”Lamanya waktu tempuh tersebut bergantung pula kecepatan dan kemampuan fisik para pendaki,” tandas Agus. (nto)

 

 

 

SALAH satu suguhan menarik di sepanjang rute menuju puncak Gunung Semeru atau yang dikenal dengan nama Puncak Mahameru adalah Ranu Kumbolo berada di ketinggian 2.400 mdpl, atau hanya sekitar 1.700 meter menuju Puncak Mahameru.

Ranu Kumbolo juga merupakan area camping ground yang menjadi favorit para pendaki. Ranu Kumbolo merupakan danau dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ukuran permukaannya cukup luas, mencapai sekitar 15 hektare.

Ranu Kumbolo menjadi salah satu spot favorit para pendaki Gunung Semeru selain Oro-Oro Ombo, dan merupakan ikon Gunung Semeru. Nyaris tak ada satupun pendaki yang tidak mengenal namanya. Agus Wahjudi Utomo, salah satu pendaki asal Mojokerto, mengatakan, kebanyakan para pendaki memilih mendirikan tenda di area Ranu Kumbolo karena keindahannya.

”Di sini kita bisa beristirahat melepas lelah sembari menikmati keindahan alam Semeru. Ranu Kumbolo ibarat oase menjelang puncak,” kata Agus. Anggota DPRD Kota Mojokerto ini, menambahkan, di saat malam keindahan Ranu Kumbolo terlihat dari sajian deretan bintang kala langit cerah.

Baca Juga :  Nihil Gugatan, Ikbar Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

Dan ketika pagi menjelang, keindahan terbitnya matahari dipastikan menjadi teman para pendaki saat menikmati kopi atau sekadar bersantai melepas penat pasca mendaki. ”Dan yang pasti, inilah salah satu view favorit untuk berfoto ria,” imbuhnya.

Hal itu yang menurutnya menjadi alasan kenapa dari sekian banyak danau di sekitar Gunung Semeru, Ranu Kumbolo masih menjadi favorit utama para pendaki. Di sekitaran Gunung Semeru memang terdapat beberapa danau. Seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Darungan, dan Ranu Kuning.

- Advertisement -

Selain keindahannya, jalur ke puncak via Ranu Kumbolo juga dianggap sebagai rute termudah menuju Puncak Semeru. Jalur ini hanya melewati grade pendakian yang tergolong ringan hingga sedang, dan tidak terlalu ekstrem. Bahkan, jalur ini juga dianggap masih memungkinkan untuk dilalui para pendaki pemula.

Baca Juga :  APK Paslon Pilwali Dipreteli, Pepohonan Dilarang Ditempeli

”Tanjakan di jalur dari Ranu Pani menuju Pos 1, hanya ditemui di rute awal saja. Selanjutnya treknya cukup landau,” terangnya. Sepanjang rute juga cukup teduh karena rindangnya pepohonan. Rute dengan grade yang sama juga bisa ditemui dalam perjalanan dari Pos1 menuju ke Pos 2.

Namun, dengan jarak yang relatif cukup dekat. Pun demikian dengan rute menuju pos berikutnya hingga Pos 4. Untuk mencapai Ranu Kumbolo, dibutuhkan waktu yang relatif cukup lama. Sebelumnya para pendaki harus menyewa jeep dari Tumpang menuju Desa Ranu Pani.

Dari desa yang terkenal dengan Danau Ranu Pani tersebut, para pendaki butuh waktu sekitar 4 jam perjalanan menuju Ranu Kumbolo. ”Lamanya waktu tempuh tersebut bergantung pula kecepatan dan kemampuan fisik para pendaki,” tandas Agus. (nto)

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/