alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Fasilitasi Penyaluran Bakat Siswa

DUNIA sekolah tak melulu soal belajar di kelas dan segala macam kegiatan akademik. Siswa akan bertemu dengan banyak kegiatan non-akademik yang juga bisa mengantarkan prestasi. Seperti yang dikemukakan Kepala SMA Negeri 2 Kota Mojokerto Drs. Sugeng Wibawa.

Menjabat sejak September lalu, pria yang akrab disapa Sugeng ini menuturkan banyak potensi siswa yang bisa digali dari prestasi non akademik. Sebulan kepemimpinannya, SMA Negeri 2 Kota Mojokerto berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga dan kesenian. ’’Mulai dari basket, sepak bola, event Gus Yuk Kota dan lomba tari dalam festival seni,’’ ujar pria asli Nganjuk ini.

Pria 54 tahun ini mengatakan jika didasarkan pada minat siswa, tentunya masing-masing memiliki potensi berbeda. Oleh karenanya, SMA Negeri 2 memfasilitasi siswa menyalurkan bakat melalui kelas non akademik. ’’Bakat anak-anak ini bisa dioptimalkan dengan adanya fasilitas yang mendukung. Bakat itu bisa disalurkan melalui 29 ekstrakurikuler yang ada,’’ tutur Sugeng.

Baca Juga :  Tunjukkan Kemampuan Terbaik, Sepuluh Peserta Pildarama Tampil Memukau

Lanjutnya, penggalian potensi bidang non akademik harus dikembangkan lagi. Pasalnya, itu untuk membuktikan anggapan orang tua yang selalu mengedepankan anaknya mendapat nilai akademik bagus bukanlah jaminan. Minat yang dimiliki anak justru harus didukung bukan dipaksakan. ’’Sebab, nanti kalau lulus pun kita butuh bersosialisasi dengan orang. Nah, lewat ekskul ini khan anak sekaligus diajarkan berorganisasi yang bisa digunakan untuk bekerja,’’ tandas dia. (oce/fen)

DUNIA sekolah tak melulu soal belajar di kelas dan segala macam kegiatan akademik. Siswa akan bertemu dengan banyak kegiatan non-akademik yang juga bisa mengantarkan prestasi. Seperti yang dikemukakan Kepala SMA Negeri 2 Kota Mojokerto Drs. Sugeng Wibawa.

Menjabat sejak September lalu, pria yang akrab disapa Sugeng ini menuturkan banyak potensi siswa yang bisa digali dari prestasi non akademik. Sebulan kepemimpinannya, SMA Negeri 2 Kota Mojokerto berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga dan kesenian. ’’Mulai dari basket, sepak bola, event Gus Yuk Kota dan lomba tari dalam festival seni,’’ ujar pria asli Nganjuk ini.

Pria 54 tahun ini mengatakan jika didasarkan pada minat siswa, tentunya masing-masing memiliki potensi berbeda. Oleh karenanya, SMA Negeri 2 memfasilitasi siswa menyalurkan bakat melalui kelas non akademik. ’’Bakat anak-anak ini bisa dioptimalkan dengan adanya fasilitas yang mendukung. Bakat itu bisa disalurkan melalui 29 ekstrakurikuler yang ada,’’ tutur Sugeng.

Baca Juga :  Tersedia Tiga Kolam Renang dan Air Terjun

Lanjutnya, penggalian potensi bidang non akademik harus dikembangkan lagi. Pasalnya, itu untuk membuktikan anggapan orang tua yang selalu mengedepankan anaknya mendapat nilai akademik bagus bukanlah jaminan. Minat yang dimiliki anak justru harus didukung bukan dipaksakan. ’’Sebab, nanti kalau lulus pun kita butuh bersosialisasi dengan orang. Nah, lewat ekskul ini khan anak sekaligus diajarkan berorganisasi yang bisa digunakan untuk bekerja,’’ tandas dia. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/