alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Diminta Latihan Mandiri di Rumah

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor Silat Kabupaten Mojokerto terus memforsir energi dan skill 14 pesilat sebelum turun di Praporprov Maret nanti. Tidak hanya menjalani training center (TC) dan pengembangan fisik setiap akhir pekan, para pesilat juga diminta latihan mandiri di rumah maupun di perguruan masing-masing. Cara ini sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas skill agar bisa lolos dari babak kualifikasi nanti.

Ketua Umum Pengkab IPSI Mojokerto, Samsul Muarifin, mengatakan, permintaan latihan mandiri tak lepas dari ketatnya persaingan antarpesilat di Praporprov nanti. Dari 12 nomor dan kelas yang dipertandingkan, hanya akan diambil 14 pesilat yang terbaik. Artinya, setiap pesilat kabupaten yang diturunkan harus bisa menyingkirkan 24 pesilat perwakilan dari 38 daerah se-Jatim. Dari syarat itu, maka skill dan stamina atlet dituntut selalu prima. ’’Kuota yang diambil hanya 14 pesilat saja, 4 dari 18 slot sudah diamankan tuan rumah. Kami harus bisa memenuhi target itu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Senandung Kidung Rembulan di Kolam Segaran

Nah, latihan mandiri disebut Samsul menjadi alternatif solusi agar stamina dan performa pesilat tetap stabil. Mereka diminta latihan setiap hari di sela-sela waktu kosong. Bahkan, proses latihan mandiri ini wajib dilaporkan ke semua pelatih secara online atau via media sosial (medsos). Sehingga setiap perkembangan skill bisa terpantau setiap hari.

’’Bisa latihan di rumah, di balai desa atau di perguruan tempat mereka latihan awal. Karena kami juga terbatas waktu dan jarak, maka kami minta melaporkan video latihan via medsos,’’ tambahnya.

Di Praporprov nanti, Pengkab IPSI akan menurunkan pesilat di 11 kategori kelas dan nomor. Mulai dari tanding putra kelas A sampai E. Tanding putri mulai kelas A sampai D, serta kategori seni tunggal putra dan putri. Sehingga, akan ada 3 dari 14 pesilat yang akan dicoret dari pemusatan latihan di Padepokan IPSI Gondang. ’’Setelah pencoretan, langsung pematangan skill dan simulasi bertanding. Istilahnya serang bela atau bela diri teknik dan taktik,’’ pungkasnya. (far/abi)

Baca Juga :  Presiden Klub Tak Bisa Bayangkan Nasib PSMP ke Depan

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Cabor Silat Kabupaten Mojokerto terus memforsir energi dan skill 14 pesilat sebelum turun di Praporprov Maret nanti. Tidak hanya menjalani training center (TC) dan pengembangan fisik setiap akhir pekan, para pesilat juga diminta latihan mandiri di rumah maupun di perguruan masing-masing. Cara ini sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas skill agar bisa lolos dari babak kualifikasi nanti.

Ketua Umum Pengkab IPSI Mojokerto, Samsul Muarifin, mengatakan, permintaan latihan mandiri tak lepas dari ketatnya persaingan antarpesilat di Praporprov nanti. Dari 12 nomor dan kelas yang dipertandingkan, hanya akan diambil 14 pesilat yang terbaik. Artinya, setiap pesilat kabupaten yang diturunkan harus bisa menyingkirkan 24 pesilat perwakilan dari 38 daerah se-Jatim. Dari syarat itu, maka skill dan stamina atlet dituntut selalu prima. ’’Kuota yang diambil hanya 14 pesilat saja, 4 dari 18 slot sudah diamankan tuan rumah. Kami harus bisa memenuhi target itu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Sepakat Saling Dukung dan Berbagi Informasi Pilkada

Nah, latihan mandiri disebut Samsul menjadi alternatif solusi agar stamina dan performa pesilat tetap stabil. Mereka diminta latihan setiap hari di sela-sela waktu kosong. Bahkan, proses latihan mandiri ini wajib dilaporkan ke semua pelatih secara online atau via media sosial (medsos). Sehingga setiap perkembangan skill bisa terpantau setiap hari.

’’Bisa latihan di rumah, di balai desa atau di perguruan tempat mereka latihan awal. Karena kami juga terbatas waktu dan jarak, maka kami minta melaporkan video latihan via medsos,’’ tambahnya.

Di Praporprov nanti, Pengkab IPSI akan menurunkan pesilat di 11 kategori kelas dan nomor. Mulai dari tanding putra kelas A sampai E. Tanding putri mulai kelas A sampai D, serta kategori seni tunggal putra dan putri. Sehingga, akan ada 3 dari 14 pesilat yang akan dicoret dari pemusatan latihan di Padepokan IPSI Gondang. ’’Setelah pencoretan, langsung pematangan skill dan simulasi bertanding. Istilahnya serang bela atau bela diri teknik dan taktik,’’ pungkasnya. (far/abi)

Baca Juga :  Presiden Klub Tak Bisa Bayangkan Nasib PSMP ke Depan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/