alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Tim Porprov Sepak Bola Perbanyak Uji Coba

MOJOKERTO – Belum optimalnya program latihan yang telah berjalan dua bulan terakhir tak membuat manajemen tim sepak bola porprov Kabupaten Mojokerto menghentikan aktivitasnya.

Latihan tetap berlangsung seperti biasanya meski komposisi tim belum sepenuhnya fixed. Hal ini demi mewujudkan impian lolos ke babak utama porprov sebagai target minimal yang diberikan Askab PSSI Mojokerto sejak awal pembentukan tim November lalu.

Nah, untuk lebih mengefektifkan kinerja tim, pelatih terus memberikan memberikan materi baru di setiap kali latihan berlangsung. Termasuk uji coba atau sparing sebagai test case permainan. Di mana, uji coba nantinya bakal dijalani 24 pemain yang tergabung setiap minggunya.

Cara tersebut dipilih sekaligus untuk mempercepat program persiapan setelah jadwal latihan kerap terganggu kepentingan lain beberapa minggu lalu. ’’Kita jadwalkan setiap minggu sekali harus ada uji coba,’’ ungkap Nono Srihartowo, pelatih tim porprov Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ini Buka Kans Dampingi Incumbent

Kendati demikian, tidak semua jadwal uji coba bakal dijalani anak asuh Nono itu dengan serius. Atau menghadapi lawan yang memiliki level di atas atau sepadan. Uji coba tersebut nantinya justru bakal diselingi dengan kekuatan lawan main di bawahnya.

Alasannya, agar kolektifitas permainan bertambah, namun kondisi fisik pemain tetap terjaga. Sehingga, kompetensi pemain tidak mengalami kekurangan, namun justru bertambah.

’’Kalau lawannya harus terus-terusan tim sesama porprov, takutnya saat pelaksanaan pertandingan nanti, fisik anak-anak justru menurun. Kita selingi saja dengan lawan-lawan di internal Askab PSSI sendiri, agar keseimbangan antara fisik dan strategi permainan tetap terjaga,’’ tambahnya.

Nono juga telah mendapatkan sejumlah tawaran dari tim lain untuk menggelar sparing. Salah satunya adalah tim tetangga daerah. Yakni, Jombang dan Pasuruan yang juga telah mempersiapkan diri sejak dua bulan lalu.

Baca Juga :  Incumbent Hingga Penantang Berebut Rekom PPP

Kedua tim sama-sama menghubungi agar menggelar uji coba dengan kekuatan yang sudah ada. Uji coba tersebut nantinya tidak sekadar untuk mengukur kekuatan masing-masing.

Tapi, juga sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Termasuk kekompakan tim yang selama ini belum terjalin lantaran banyaknya pemain yang absen saat latihan.

’’Kalau secara kualitas, potensi anak-anak sebenarnya sudah bagus. Tapi, masih ada kendala yang menghalangi, yaitu soal komitmen mereka terhadap tim. Masih ada yang suka absen karena alasan tertentu,’’ pungkasnya.

MOJOKERTO – Belum optimalnya program latihan yang telah berjalan dua bulan terakhir tak membuat manajemen tim sepak bola porprov Kabupaten Mojokerto menghentikan aktivitasnya.

Latihan tetap berlangsung seperti biasanya meski komposisi tim belum sepenuhnya fixed. Hal ini demi mewujudkan impian lolos ke babak utama porprov sebagai target minimal yang diberikan Askab PSSI Mojokerto sejak awal pembentukan tim November lalu.

Nah, untuk lebih mengefektifkan kinerja tim, pelatih terus memberikan memberikan materi baru di setiap kali latihan berlangsung. Termasuk uji coba atau sparing sebagai test case permainan. Di mana, uji coba nantinya bakal dijalani 24 pemain yang tergabung setiap minggunya.

Cara tersebut dipilih sekaligus untuk mempercepat program persiapan setelah jadwal latihan kerap terganggu kepentingan lain beberapa minggu lalu. ’’Kita jadwalkan setiap minggu sekali harus ada uji coba,’’ ungkap Nono Srihartowo, pelatih tim porprov Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Airlangga: Semoga Bantuan Tunai Jadi Kado Indah di Hari Nelayan Nasional

Kendati demikian, tidak semua jadwal uji coba bakal dijalani anak asuh Nono itu dengan serius. Atau menghadapi lawan yang memiliki level di atas atau sepadan. Uji coba tersebut nantinya justru bakal diselingi dengan kekuatan lawan main di bawahnya.

Alasannya, agar kolektifitas permainan bertambah, namun kondisi fisik pemain tetap terjaga. Sehingga, kompetensi pemain tidak mengalami kekurangan, namun justru bertambah.

- Advertisement -

’’Kalau lawannya harus terus-terusan tim sesama porprov, takutnya saat pelaksanaan pertandingan nanti, fisik anak-anak justru menurun. Kita selingi saja dengan lawan-lawan di internal Askab PSSI sendiri, agar keseimbangan antara fisik dan strategi permainan tetap terjaga,’’ tambahnya.

Nono juga telah mendapatkan sejumlah tawaran dari tim lain untuk menggelar sparing. Salah satunya adalah tim tetangga daerah. Yakni, Jombang dan Pasuruan yang juga telah mempersiapkan diri sejak dua bulan lalu.

Baca Juga :  Riwayat PG Sedati, Merosotnya Produksi Akibat Protes Petani

Kedua tim sama-sama menghubungi agar menggelar uji coba dengan kekuatan yang sudah ada. Uji coba tersebut nantinya tidak sekadar untuk mengukur kekuatan masing-masing.

Tapi, juga sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Termasuk kekompakan tim yang selama ini belum terjalin lantaran banyaknya pemain yang absen saat latihan.

’’Kalau secara kualitas, potensi anak-anak sebenarnya sudah bagus. Tapi, masih ada kendala yang menghalangi, yaitu soal komitmen mereka terhadap tim. Masih ada yang suka absen karena alasan tertentu,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/