alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Memegang Prinsip Filosofi Akar Pohon

Indro Tjahjono lahir di Desa Sugunung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Dia telah mengabdi sebagai PNS selama 37 tahun. Kemudian terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto periode 2019-2024 dari Partai Nasdem.

INDRO mengawali karirnya setelah diterima sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Perdagangan tahun 1983, karena prestasi olahraga dari cabang bola voli. Atas kecintaannya terhadap olahraga itu, dia tahun 2004 Indro lantas terpilih sebagai ketua PABBSIKota Mojokerto hingga sekarang.

Di bidang seni tarik suara, Indro kerap menjuarai lomba dalam menciptakan lagu. Bahkan, tergabung dalam paduan suara Pemkot Mojokerto sejak 2002 hingga 2012. ”Saya sering menciptakan lagu untuk Kota Mojokerto. Ada sekitar sepuluh lagu,” ujarnya.

Baca Juga :  Resmi Diperkuat 13 Pemain

Lagu yang dikenangnya berjudul Jayalah Kotaku dan Dirgahayu Kota Mojokerto. Lagu ini sering dilombakan tingkat TK dan SD. ”Lagu Dirgahayu Kota Mojokerto dulu dipakai paduan suara pada peringatakan HUT Kota Mojokerto,’’ terang dia.

Indro menuturkan, memilih terjun kedunia politik setelah dirinya termotivasi putrinya, Ita Primaria Lestari, yang pernah menjadi DPRD Kota Mojokerto termuda periode 2014-2019. Namun,berikutnya, Ita memilih untuk tidak mencalonkan kembali karena harus melajutkan kuliah notaris bersama suaminya.

”Mbah (kakek) saya juga sebagai lurah. Ibu sebagai kepala dusun perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto tahun 1967, hingga dia minta berhenti tahun 2003,” terangnya. Dari latar belakang tersebut dia pun memegang prinsip hidup harus seperti akar pohon. Atau bermanfaat bagi sesama atau orang lain.

Baca Juga :  Sempat Kritis di Tahun 1927

Dia menuturkan, pohon bisa hidup dimana-mana. Kendati pun di tanah tandus, tetapi akarnya akan terus berjuang. Berusaha mencari rembesan air itu demi menghidupi pohon. Agar pohon bisa berbunga dan menghasilkan buah.

”Karenanya, sebagai wakil rakyat saya berupaya untuk menjadi penyambung lidah rakyat dan selalu berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. Dia juga berharap  semoga masyarakat Kota Mojokerto senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Menyusul, menjaga kesehatan, khususnya selama pandemi ini sangatlah penting. ”Koncinya, kita wajib menjalankan protokol kesehatan,’’ tandasnya. (bas)

 

Indro Tjahjono lahir di Desa Sugunung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Dia telah mengabdi sebagai PNS selama 37 tahun. Kemudian terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto periode 2019-2024 dari Partai Nasdem.

INDRO mengawali karirnya setelah diterima sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Departemen Perdagangan tahun 1983, karena prestasi olahraga dari cabang bola voli. Atas kecintaannya terhadap olahraga itu, dia tahun 2004 Indro lantas terpilih sebagai ketua PABBSIKota Mojokerto hingga sekarang.

Di bidang seni tarik suara, Indro kerap menjuarai lomba dalam menciptakan lagu. Bahkan, tergabung dalam paduan suara Pemkot Mojokerto sejak 2002 hingga 2012. ”Saya sering menciptakan lagu untuk Kota Mojokerto. Ada sekitar sepuluh lagu,” ujarnya.

Baca Juga :  Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal

Lagu yang dikenangnya berjudul Jayalah Kotaku dan Dirgahayu Kota Mojokerto. Lagu ini sering dilombakan tingkat TK dan SD. ”Lagu Dirgahayu Kota Mojokerto dulu dipakai paduan suara pada peringatakan HUT Kota Mojokerto,’’ terang dia.

Indro menuturkan, memilih terjun kedunia politik setelah dirinya termotivasi putrinya, Ita Primaria Lestari, yang pernah menjadi DPRD Kota Mojokerto termuda periode 2014-2019. Namun,berikutnya, Ita memilih untuk tidak mencalonkan kembali karena harus melajutkan kuliah notaris bersama suaminya.

”Mbah (kakek) saya juga sebagai lurah. Ibu sebagai kepala dusun perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto tahun 1967, hingga dia minta berhenti tahun 2003,” terangnya. Dari latar belakang tersebut dia pun memegang prinsip hidup harus seperti akar pohon. Atau bermanfaat bagi sesama atau orang lain.

Baca Juga :  Tidak Ada Lawan Tim Sepak Bola Porprov Yang Berat
- Advertisement -

Dia menuturkan, pohon bisa hidup dimana-mana. Kendati pun di tanah tandus, tetapi akarnya akan terus berjuang. Berusaha mencari rembesan air itu demi menghidupi pohon. Agar pohon bisa berbunga dan menghasilkan buah.

”Karenanya, sebagai wakil rakyat saya berupaya untuk menjadi penyambung lidah rakyat dan selalu berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. Dia juga berharap  semoga masyarakat Kota Mojokerto senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Menyusul, menjaga kesehatan, khususnya selama pandemi ini sangatlah penting. ”Koncinya, kita wajib menjalankan protokol kesehatan,’’ tandasnya. (bas)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/