alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Air Terjun Dlundung, Pesonanya Kian Sempurna

Air terjun Dlundung menjadi salah satu objek wisata favorit di kawasan Trawas. Kini, lokasi wisata itu tak hanya menyajikan keelokan air terjun setinggi 14 meter. Tetapi, sejumlah sentuhan kian mempercantik kawasan tersebut.

SENTUHAN objek wisata terletak di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut dilakukan Disparpora Kabupaten Mojokerto bersama Perhutani lewat KBM Eco Tourism beberapa waktu lalu.

Seperti yang tampak di sisi air terjun. Di lokasi ini terdapat spot foto berupa tulisan Dlundung Waterfall berukuran cukup besar. Kini, sudut ini menjadi salah satu ikon serta spot foto favorit para pengunjung.

Tak heran, beragam foto dan video Air Terjun Dlundung banyak bertebaran di laman media sosial (medsos). ’’Air Terjun Dlundung sekarang tambah bagus. Banyak spot menarik untuk berfoto,” kata salah satu pengunjung, Kusno Hadi. Di lokasi air terjun ini, terdapat pula gardu pandang.

Baca Juga :  Berbekal Sentuhan Estetika Ilalang

Letaknya yang berhadapan langsung dengan air terjun, membuat gardu pandang ini kerap dipenuhi wisatawan. Dengan hanya membayar Rp 5 ribu, pengunjung sudah bisa berfoto sepuasnya dengan background air terjun. Namun, demi keamanan, wisatawan yang naik ke gardu pandang ini sengaja dibatasi jumlahnya.

Tak jauh dari air terjun, juga tersedia camp ground. Lokasi ini disiapkan bagi wisatawan yang ingin merasakan bermalam dengan suasana alami. Dengan dimanjakan pemandangan tenda berwarna-warni kerap terlihat sepanjang lahan di bawah pepohonan pinus tersebut.

Fasilitas di camp ground tersebut terbilang cukup lengkap. Selain deretan kamar mandi dan toilet, terdapat pula warung makan serta tempat ibadah. Wahana lain yang disiapkan pengelola adalah tempat wisata berbasis edukasi. Semisal, wahana taman kelinci.

Baca Juga :  Suguhkan View Welirang dan Anjasmoro

Wahana ini termasuk salah satu favorit para pengunjung, terutama yang mengajak sang buah hati dan keluarga tercinta. Di area ini, anak-anak bisa bebas bermain dengan puluhan kelinci dengan berbagai jenis. Mulai kelinci ras hingga kelinci lokal.

Untuk menikmati semua wahana serta pesona indahnya Air Terjun Dlundung, pengunjung cukup merogoh kocek tiket masuk Rp 10 ribu per orang. Serta biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk mobil dan motor Rp 3 ribu. (nto)

Air terjun Dlundung menjadi salah satu objek wisata favorit di kawasan Trawas. Kini, lokasi wisata itu tak hanya menyajikan keelokan air terjun setinggi 14 meter. Tetapi, sejumlah sentuhan kian mempercantik kawasan tersebut.

SENTUHAN objek wisata terletak di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut dilakukan Disparpora Kabupaten Mojokerto bersama Perhutani lewat KBM Eco Tourism beberapa waktu lalu.

Seperti yang tampak di sisi air terjun. Di lokasi ini terdapat spot foto berupa tulisan Dlundung Waterfall berukuran cukup besar. Kini, sudut ini menjadi salah satu ikon serta spot foto favorit para pengunjung.

Tak heran, beragam foto dan video Air Terjun Dlundung banyak bertebaran di laman media sosial (medsos). ’’Air Terjun Dlundung sekarang tambah bagus. Banyak spot menarik untuk berfoto,” kata salah satu pengunjung, Kusno Hadi. Di lokasi air terjun ini, terdapat pula gardu pandang.

Baca Juga :  BNI Ekspansi Green Banking Korporasi Rp 6,1 triliun

Letaknya yang berhadapan langsung dengan air terjun, membuat gardu pandang ini kerap dipenuhi wisatawan. Dengan hanya membayar Rp 5 ribu, pengunjung sudah bisa berfoto sepuasnya dengan background air terjun. Namun, demi keamanan, wisatawan yang naik ke gardu pandang ini sengaja dibatasi jumlahnya.

Tak jauh dari air terjun, juga tersedia camp ground. Lokasi ini disiapkan bagi wisatawan yang ingin merasakan bermalam dengan suasana alami. Dengan dimanjakan pemandangan tenda berwarna-warni kerap terlihat sepanjang lahan di bawah pepohonan pinus tersebut.

- Advertisement -

Fasilitas di camp ground tersebut terbilang cukup lengkap. Selain deretan kamar mandi dan toilet, terdapat pula warung makan serta tempat ibadah. Wahana lain yang disiapkan pengelola adalah tempat wisata berbasis edukasi. Semisal, wahana taman kelinci.

Baca Juga :  Begini Kalau Nikah dengan Gadis Pilihan Orang Tua

Wahana ini termasuk salah satu favorit para pengunjung, terutama yang mengajak sang buah hati dan keluarga tercinta. Di area ini, anak-anak bisa bebas bermain dengan puluhan kelinci dengan berbagai jenis. Mulai kelinci ras hingga kelinci lokal.

Untuk menikmati semua wahana serta pesona indahnya Air Terjun Dlundung, pengunjung cukup merogoh kocek tiket masuk Rp 10 ribu per orang. Serta biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk mobil dan motor Rp 3 ribu. (nto)

Artikel Terkait

Most Read

Terima Kasih Tenaga Medisku

Keindahan Cahaya

Harga Telur Meroket

Artikel Terbaru


/