alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Petahana Tak Masuk Prioritas Rekom Hanura

BANGSAL, Jawa Pos  Radar Mojokerto – Incumbent Pungkasiadi tak masuk skala prioritas rekomendasi Hanura dalam pilkada nanti. Karena, partai besutan Wiranto ini akan mengutamakan para calon yang serius. Di antaranya dengan memiliki calon wakil.

Hingga penutupan penjaringan 5 Januari, Pungkasiadi tak kunjung mencantumkan nama wakil yang akan mendampinginya. ’’Lengkap dengan ada wakil atau tidak, pasti ada penilaian nanti. Berarti dianggap tidak serius,’’ ujar Ketua DPC Hanura Kabupaten Mojokerto Syaikhu Subhan.

Dikatakan Syaikhu, usulan DPC Hanura yang akan diboyong ke DPP nanti, harus sudah lengkap dengan calon pendamping. Dengan tidak memunculkan cawabup, maka Pung tak masuk skala prioritas. ’’Meskipun, syarat dan kelengkapan administrasi sudah lengkap,’’ bebernya.

Baca Juga :  Gelar Maulid Nabi, Airlangga Minta Doa Ulama Hadapi Pemilu 2024

Selain Pungkasiadi, nasib serupa juga akan dialami Kusnan Hariadi. PNS aktif yang kini menjabat sebagai kasi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto ini, juga tak melengkapi calon wakil saat mendaftar juga tak memiliki wakil.

Sementara, kandidat ketiga dengan catatan cukup panjang yakni Ayub Daniel Aqso. Putra mantan bupati Mojokerto Machmoed Zain ini, tak hanya tanpa  wakil saat mendaftar. Namun, ia juga tak kunjung melengkapi berkas administrasi hingga deadline berakhir.

Ikfina Fahmawati yang mendaftar di akhir  tahun lalu, juga belum melengkapi berkas calon pendampingnya, Muhammad Al Barra. ’’Kalau Bu Ikfina sudah lengkap. Hanya wakilnya saja yang belum lengkap,’’ tambah anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Baca Juga :  Seleksi Pemain, Askab PSSI Belum Temukan Kepastian

Syaikhu menerangkan, dari 6 orang yang mendaftar, hanya paslon Yoko Priyono-Choirunnisa yang dinyatakan panitia penjaringan sangat serius saat mendaftar. Kelengkapan berkas hingga calon pendamping sudah menjadi satu paket dan dinyatakan sudah terpenuhi. ’’Kalau Purwo Santoso, kelengkapan berkasnya yang masih kurang,’’ bebernya.

Sebelumnya diberitakan, DPC Hanura Kabupaten Mojokerto telah menutup penjaringan cabup-cawabup. Enam orang ikut berebut rekom di partai dengan perolehan dua kursi di parlemen daerah ini.

Mereka adalah Yoko-Nisa, Ikfina-Gus Barra, Purwo Santoso-Karji, Pungkasiadi, Kusnan Hariadi, serta Ayub Daniel Aqso.

BANGSAL, Jawa Pos  Radar Mojokerto – Incumbent Pungkasiadi tak masuk skala prioritas rekomendasi Hanura dalam pilkada nanti. Karena, partai besutan Wiranto ini akan mengutamakan para calon yang serius. Di antaranya dengan memiliki calon wakil.

Hingga penutupan penjaringan 5 Januari, Pungkasiadi tak kunjung mencantumkan nama wakil yang akan mendampinginya. ’’Lengkap dengan ada wakil atau tidak, pasti ada penilaian nanti. Berarti dianggap tidak serius,’’ ujar Ketua DPC Hanura Kabupaten Mojokerto Syaikhu Subhan.

Dikatakan Syaikhu, usulan DPC Hanura yang akan diboyong ke DPP nanti, harus sudah lengkap dengan calon pendamping. Dengan tidak memunculkan cawabup, maka Pung tak masuk skala prioritas. ’’Meskipun, syarat dan kelengkapan administrasi sudah lengkap,’’ bebernya.

Baca Juga :  Tak Lolos di Rapimcab PPP, Pung Masuk Usulan ke DPP

Selain Pungkasiadi, nasib serupa juga akan dialami Kusnan Hariadi. PNS aktif yang kini menjabat sebagai kasi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto ini, juga tak melengkapi calon wakil saat mendaftar juga tak memiliki wakil.

Sementara, kandidat ketiga dengan catatan cukup panjang yakni Ayub Daniel Aqso. Putra mantan bupati Mojokerto Machmoed Zain ini, tak hanya tanpa  wakil saat mendaftar. Namun, ia juga tak kunjung melengkapi berkas administrasi hingga deadline berakhir.

Ikfina Fahmawati yang mendaftar di akhir  tahun lalu, juga belum melengkapi berkas calon pendampingnya, Muhammad Al Barra. ’’Kalau Bu Ikfina sudah lengkap. Hanya wakilnya saja yang belum lengkap,’’ tambah anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ini Buka Kans Dampingi Incumbent
- Advertisement -

Syaikhu menerangkan, dari 6 orang yang mendaftar, hanya paslon Yoko Priyono-Choirunnisa yang dinyatakan panitia penjaringan sangat serius saat mendaftar. Kelengkapan berkas hingga calon pendamping sudah menjadi satu paket dan dinyatakan sudah terpenuhi. ’’Kalau Purwo Santoso, kelengkapan berkasnya yang masih kurang,’’ bebernya.

Sebelumnya diberitakan, DPC Hanura Kabupaten Mojokerto telah menutup penjaringan cabup-cawabup. Enam orang ikut berebut rekom di partai dengan perolehan dua kursi di parlemen daerah ini.

Mereka adalah Yoko-Nisa, Ikfina-Gus Barra, Purwo Santoso-Karji, Pungkasiadi, Kusnan Hariadi, serta Ayub Daniel Aqso.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/