alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Ogah Bocorkan Komposisi Pemain

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Laga perdana melawan Persekam Metro FC sore nanti di Stadion Brawijaya Kota Kediri bakal menjadi pembuktian revolusi yang didengungkan skuad Persem Mojokerto di Liga 3 musim 2021 ini. Tidak sekadar datang lebih awal guna mematangkan persiapan permainan, manajemen juga ogah membeberkan komposisi pemain yang turunkan.

Penutupan informasi ini ditujukan agar tim lawan kesulitan menebak strategi permainan yang akan diterapkan di laga kedua sore nanti. ’’Kami beberapa kali dihubungi baik dari tim lawan maupun panpel soal komposisi tim yang akan kami bawa. Tapi kami tidak mau membocorkannya. Karena hal itu sudah menjadi rahasia dapur kami. Tim pelatih juga mengusahakan tidak memberikan starting line up-nya ke siapapun,’’ ungkap Manajer tim Persem, Artyan Yunianto kemarin.

Alasan mereka menyembunyikan komposisi tim bukan tanpa sebab. Di mana, persiapan mereka yang sangat minim cukup menyempitkan pilihan strategi permainan yang diterapkan di pertandingan nanti.

Baca Juga :  Gandeng Mabes Polri, Mendag Jaga Stabilisasi Harga Migor di Masyarakat

Minimnya pilihan itulah yang mudah ditebak tim lain lewat susunan starting line up maupun komposisi pemain yang dibawa. Sehingga, butuh teka-teki agar tim lawan sulit menduga strategi bermain yang diterapkan. ’’Praktis kami hanya punya waktu persiapan 28 hari sampai jelang pertandingan nanti. Tapi meskipun waktu persiapan minim, tapi kualitas kami tidak kalah,’’ tandasnya.

Namun, Persem juga menyadari, bersaing di babak penyisihan tidaklah mudah. Mengingat tim peserta di grup A juga punya keunggulan masing-masing. Khususnya tuan rumah Persedikab Kediri yang disinyalir punya privilage tersendiri. Bahkan untuk bisa lolos ke fase berikutnya, Persem minimal butuh dua kali kemenangan dan sekali imbang di 4 kali laga yang dijalani.  Atau hanya cukup bertengger di posisi runner up grup sebagai syarat terendah untuk lolos ke fase berikutnya. ’’Yang kami waspadai adalah pemberian kartu. Karena dengan kartu, bisa mempengaruhi mental bermain. Target kami realistis, yakni bisa di posisi runner up saja sudah aman,’’ tandas pria yang akrab disapa Yanto Pic ini.

Baca Juga :  Muay Thai, Olahraga Pengawal Raja, Efektif Bakar Lemak

Saat ini, Persem berkekuatan 23 pemain hasil seleksi dan rekrutmen sejak awal Oktober lalu. Termasuk empat pilar senior yang memiliki jam terbang dan pengalaman di kompetisi level tertinggi. Sebut saja mantan pemain Surabaya United, Wage Dwi Aryo dan beberapa eks pemain tim Liga 2 seperti Yensen, Ferryansyah dan Ari Budiawan. Diharapkan, mereka bisa saling bahu membahu menampilkan permainan apik dan meraih hasil positif di empat pertandingan babak penyisihan. (far/ron)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Laga perdana melawan Persekam Metro FC sore nanti di Stadion Brawijaya Kota Kediri bakal menjadi pembuktian revolusi yang didengungkan skuad Persem Mojokerto di Liga 3 musim 2021 ini. Tidak sekadar datang lebih awal guna mematangkan persiapan permainan, manajemen juga ogah membeberkan komposisi pemain yang turunkan.

Penutupan informasi ini ditujukan agar tim lawan kesulitan menebak strategi permainan yang akan diterapkan di laga kedua sore nanti. ’’Kami beberapa kali dihubungi baik dari tim lawan maupun panpel soal komposisi tim yang akan kami bawa. Tapi kami tidak mau membocorkannya. Karena hal itu sudah menjadi rahasia dapur kami. Tim pelatih juga mengusahakan tidak memberikan starting line up-nya ke siapapun,’’ ungkap Manajer tim Persem, Artyan Yunianto kemarin.

Alasan mereka menyembunyikan komposisi tim bukan tanpa sebab. Di mana, persiapan mereka yang sangat minim cukup menyempitkan pilihan strategi permainan yang diterapkan di pertandingan nanti.

Baca Juga :  Gandeng Mabes Polri, Mendag Jaga Stabilisasi Harga Migor di Masyarakat

Minimnya pilihan itulah yang mudah ditebak tim lain lewat susunan starting line up maupun komposisi pemain yang dibawa. Sehingga, butuh teka-teki agar tim lawan sulit menduga strategi bermain yang diterapkan. ’’Praktis kami hanya punya waktu persiapan 28 hari sampai jelang pertandingan nanti. Tapi meskipun waktu persiapan minim, tapi kualitas kami tidak kalah,’’ tandasnya.

Namun, Persem juga menyadari, bersaing di babak penyisihan tidaklah mudah. Mengingat tim peserta di grup A juga punya keunggulan masing-masing. Khususnya tuan rumah Persedikab Kediri yang disinyalir punya privilage tersendiri. Bahkan untuk bisa lolos ke fase berikutnya, Persem minimal butuh dua kali kemenangan dan sekali imbang di 4 kali laga yang dijalani.  Atau hanya cukup bertengger di posisi runner up grup sebagai syarat terendah untuk lolos ke fase berikutnya. ’’Yang kami waspadai adalah pemberian kartu. Karena dengan kartu, bisa mempengaruhi mental bermain. Target kami realistis, yakni bisa di posisi runner up saja sudah aman,’’ tandas pria yang akrab disapa Yanto Pic ini.

Baca Juga :  Muay Thai, Olahraga Pengawal Raja, Efektif Bakar Lemak

Saat ini, Persem berkekuatan 23 pemain hasil seleksi dan rekrutmen sejak awal Oktober lalu. Termasuk empat pilar senior yang memiliki jam terbang dan pengalaman di kompetisi level tertinggi. Sebut saja mantan pemain Surabaya United, Wage Dwi Aryo dan beberapa eks pemain tim Liga 2 seperti Yensen, Ferryansyah dan Ari Budiawan. Diharapkan, mereka bisa saling bahu membahu menampilkan permainan apik dan meraih hasil positif di empat pertandingan babak penyisihan. (far/ron)

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/