alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Ida Fauziyah: PKB Belum Putuskan Rekom Paslon di Pilkada Mojokerto

SINYAL turunnya rekom PKB dalam mengusung incumbent Pungkasiadi yang akan berpasangan dengan kadernya, Titik Masudah, masih menjadi teka-teki.

Meski belakangan ini komunikasi antara DPC PDI Perjuangan dengan DPC PKB Kabupaten Mojokerto telah terjalin harmonis, tak lantas memperjelas ke mana arah rekom partai berlambang bola dunia itu berlabuh.

Bahkan, ketika Pung dan Titik turut terlihat mendampingi kunjungan kerja Menaker Ida Fauziyah di PC NU Kabupaten Mojokerto Sabtu (4/7), belum ada keterangan resmi dari DPP maupun DPC PKB soal terbitnya rekom.

Ida Fauziyah menuturkan, perihal rekomendasi bagi Pung dan adiknya, PKB masih harus akan menunggu keputusan dari pemerintah dan KPU terkait pelaksanaan pilkada. Meskipun di beberapa daerah rekom partai sudah diterbitkan. Namun, arah dukungan untuk pilkada Mojokerto masih menanti kepastian pelaksanaan pilkada benar-benar dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Baca Juga :  Ikfina-Gus Barra Bukan Duet Instan

’’Sementara kan pilkada akan tetap dilaksanakan serentak bulan Desember. Kita ngikutin keputusan pemerintah. Dan (memang) beberapa daerah sudah turun rekomendasinya. (Sekarang) mereka sudah banyak yang bekerja,’’ tandas Wakil Ketua Umum DPP PKB bidang kesra dan perekonomian ini.

Ketika ditanya lebih dalam lagi soal waktu turunnya rekom, mantan Ketua Umum PP Fatayat NU ini justru mengibaratkan dengan kalimat, waktu siang sebagai waktu terang, dan malam sebagai waktu gelap. Lagi-lagi, Menaker kelahiran Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko ini mengalihkan pertanyaan tersebut kepada ketua DPC PKB Ayni Zuroh sebagai pimpinan PKB di daerah.

’’Kalau siang-siang jelas terang lho, kalau malam pasti gelap. Nanti tanya ke Mbak Ayni ya,’’ imbuhnya. PKB Kabupaten Mojokerto masih ogah menyikapi koalisi partainya dengan PDI Perjuangan di pilkada nanti. Sampai saat ini, fungsionaris partai ini kompak enggan buka. PKB baru akan mengumumkan pencalonan bapaslon yang akan diusung di pilkada setelah partainya mengeluarkan selembar rekomendasi.

Baca Juga :  Sensasi Rasa Bir, Paduan Soda dan Kopi

Padahal, terlihat jelas incumbent Pung tengah intens menjalin koalisi bersama PKB dengan menggandeng kadernya Titik Masudah sebagai bacawabup. Bahkan, pimpinan partai PDIP sempat melakukan pertemuan dengan tokoh DPP PKB Abdul Halim Iskandar pada 16 Juni lalu di kantor DPP PKB, Jakarta.

Tak hanya itu, Pung bersama Titik dan jajaran pengurus PKB, juga bertemu langsung dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. (far/ris)

 

SINYAL turunnya rekom PKB dalam mengusung incumbent Pungkasiadi yang akan berpasangan dengan kadernya, Titik Masudah, masih menjadi teka-teki.

Meski belakangan ini komunikasi antara DPC PDI Perjuangan dengan DPC PKB Kabupaten Mojokerto telah terjalin harmonis, tak lantas memperjelas ke mana arah rekom partai berlambang bola dunia itu berlabuh.

Bahkan, ketika Pung dan Titik turut terlihat mendampingi kunjungan kerja Menaker Ida Fauziyah di PC NU Kabupaten Mojokerto Sabtu (4/7), belum ada keterangan resmi dari DPP maupun DPC PKB soal terbitnya rekom.

Ida Fauziyah menuturkan, perihal rekomendasi bagi Pung dan adiknya, PKB masih harus akan menunggu keputusan dari pemerintah dan KPU terkait pelaksanaan pilkada. Meskipun di beberapa daerah rekom partai sudah diterbitkan. Namun, arah dukungan untuk pilkada Mojokerto masih menanti kepastian pelaksanaan pilkada benar-benar dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Baca Juga :  Lukisan Karya Joni Ramlan Dipalsukan

’’Sementara kan pilkada akan tetap dilaksanakan serentak bulan Desember. Kita ngikutin keputusan pemerintah. Dan (memang) beberapa daerah sudah turun rekomendasinya. (Sekarang) mereka sudah banyak yang bekerja,’’ tandas Wakil Ketua Umum DPP PKB bidang kesra dan perekonomian ini.

Ketika ditanya lebih dalam lagi soal waktu turunnya rekom, mantan Ketua Umum PP Fatayat NU ini justru mengibaratkan dengan kalimat, waktu siang sebagai waktu terang, dan malam sebagai waktu gelap. Lagi-lagi, Menaker kelahiran Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko ini mengalihkan pertanyaan tersebut kepada ketua DPC PKB Ayni Zuroh sebagai pimpinan PKB di daerah.

- Advertisement -

’’Kalau siang-siang jelas terang lho, kalau malam pasti gelap. Nanti tanya ke Mbak Ayni ya,’’ imbuhnya. PKB Kabupaten Mojokerto masih ogah menyikapi koalisi partainya dengan PDI Perjuangan di pilkada nanti. Sampai saat ini, fungsionaris partai ini kompak enggan buka. PKB baru akan mengumumkan pencalonan bapaslon yang akan diusung di pilkada setelah partainya mengeluarkan selembar rekomendasi.

Baca Juga :  Belum Siap Terapkan Protokol Kesehatan, Wisata Candi Masih Tutup

Padahal, terlihat jelas incumbent Pung tengah intens menjalin koalisi bersama PKB dengan menggandeng kadernya Titik Masudah sebagai bacawabup. Bahkan, pimpinan partai PDIP sempat melakukan pertemuan dengan tokoh DPP PKB Abdul Halim Iskandar pada 16 Juni lalu di kantor DPP PKB, Jakarta.

Tak hanya itu, Pung bersama Titik dan jajaran pengurus PKB, juga bertemu langsung dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. (far/ris)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/