alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Thursday, August 11, 2022

Pemkot Denpasar Gercep Vaksinasi Booster Door to Door

DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar, Bali, akan melakukan percepatan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau penguat (booster) melalui skema “door to door” atau mendatangi rumah-rumah warga.

“Pelaksanaan skema ini bekerja sama dengan Kepolisian, TNI, BIN, desa dinas dan desa adat,” kata Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana di Denpasar, Senin.

Alit Wiradana mengatakan perlunya percepatan cakupan vaksinasi penguat tersebut saat menggelar rapat bersama jajaran Forkopimda, Perwakilan BIN Provinsi Bali, jajaran organisasi perangkat daerah setempat, kepala puskesmas dan perbekel/lurah se-Kota Denpasar.

Menurut dia, percepatan vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap infeksi COVID-19, terutama perkembangan kasus yang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga :  Bocah 9 Tahun Asal Kalbar Akhirnya Bertemu Jokowi di Surakarta

“Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi salah satunya dengan skema door to door,” ujarnya.

Dengan adanya vaksinasi langsung mendatangi rumah warga diharapkan vaksinasi kota Denpasar meningkat dan memenuhi sasaran.

Selain skema door to door, kata Alit Wiradana, pelaksanaan percepatan vaksinasi juga dilakukan dengan menggelar vaksinasi massal dan pelayanan di fasilitas kesehatan seperti di puskesmas dan rumah sakit.

“Kami harapkan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan, sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti menyampaikan terkait cakupan vaksinasi di Kota Denpasar.

Baca Juga :  KONI Batasi 170 Atlet

Untuk cakupan vaksinasi tahap pertama sudah mencapai 152 persen, vaksinasi tahap kedua sekitar 140 persen, dan untuk vaksin penguat sudah mencapai 92 persen.

“Kendati demikian, kita tetap harus waspada. Untuk itu, saya mendorong bagi masyarakat yang belum divaksin bisa segera melakukan vaksinasi COVID-19 dengan mendatangi tempat-tempat vaksin di Kota Denpasar,” kata Tri Indarti. (*/antaranews.com)

DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar, Bali, akan melakukan percepatan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau penguat (booster) melalui skema “door to door” atau mendatangi rumah-rumah warga.

“Pelaksanaan skema ini bekerja sama dengan Kepolisian, TNI, BIN, desa dinas dan desa adat,” kata Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana di Denpasar, Senin.

Alit Wiradana mengatakan perlunya percepatan cakupan vaksinasi penguat tersebut saat menggelar rapat bersama jajaran Forkopimda, Perwakilan BIN Provinsi Bali, jajaran organisasi perangkat daerah setempat, kepala puskesmas dan perbekel/lurah se-Kota Denpasar.

Menurut dia, percepatan vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap infeksi COVID-19, terutama perkembangan kasus yang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga :  Didukung TNI AU, Kemendag Pasok 52.800 Liter Minyak Goreng ke Papua

“Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi salah satunya dengan skema door to door,” ujarnya.

Dengan adanya vaksinasi langsung mendatangi rumah warga diharapkan vaksinasi kota Denpasar meningkat dan memenuhi sasaran.

- Advertisement -

Selain skema door to door, kata Alit Wiradana, pelaksanaan percepatan vaksinasi juga dilakukan dengan menggelar vaksinasi massal dan pelayanan di fasilitas kesehatan seperti di puskesmas dan rumah sakit.

“Kami harapkan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan, sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti menyampaikan terkait cakupan vaksinasi di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Jepang Konfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama

Untuk cakupan vaksinasi tahap pertama sudah mencapai 152 persen, vaksinasi tahap kedua sekitar 140 persen, dan untuk vaksin penguat sudah mencapai 92 persen.

“Kendati demikian, kita tetap harus waspada. Untuk itu, saya mendorong bagi masyarakat yang belum divaksin bisa segera melakukan vaksinasi COVID-19 dengan mendatangi tempat-tempat vaksin di Kota Denpasar,” kata Tri Indarti. (*/antaranews.com)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/